Ayah Materazzi melatih di Yunani

, by idrayang


Giuseppe Materazzi yang tak lain adalah ayah dari Marco Materazzi defender kontroversial Intermilan, kini melatih di Yunani. Mantan staf olahraga di Lazio ini sempat bekerja untuk Lazio di akhir tahun 80-an hinga awal 90-an. kini ia melatih di Olympiakos Vola (divisi dua). Pria yang menyukai tantangan ini sebelumnya melatih klub Tianjin Teda FC di Cina.




LIVERPOOL JUGA MINATI ELANO.

, by idrayang





Berita tentang rumor kemana perginya Elano bila meninggalkan Manchester City semakin panas, setalah Lazio dan Espanyol secara terang-terangan tertarik terhadap centrocampista asal Brazil ini, kini klub premiership juga menytakan tertarik, the red Liverpool digosipkan juga berminat mendapatkan pemain kidal ini.

Namun Lotito boleh sedikit tenang, mantan pelatih Elano di Shaktar Donetsk Carlo Nicolini memberikan masukan kepada Elano untuk lebih memilih pindah ke kota Roma bila ia harus pergi dari manchester City.

"Aku berbicara dengan empat hari lalu dan ia menanyakan padaku tentang Lazio" Ungkap Carlo Nicolini di Teleradiostereo.

"Aku merekomendasikan ia untuk menerima kemungkinan ini."

"Opiniku, Bila ia harus meninggalkan Manchester, maka lebih baik ia ke kota Roma." Jelas Carlo Nicolini.

Semoga saja rekomendasi dari Carlo Nicolini bisa membuat Elano memalingkan dirinya ke Lazio, ketimbang harus ke Liverpool ataupun Espanyol.


.

TRANSFER MARKET LAZIO

, by idrayang

Saat ini Lotito sibuk dengan pencariannya untuk mengisi skuad Lazio bulan Januari nanti, berikut beberapa daftar nama pemain yang diicar oleh Lotito. berhubung masih sekedar rumor kepastian terjadinya transaksi masih butuh konfirmasi.

1 Elano
centrocampista asal brazil yang terus coba didekati oleh Lotito, sang Presiden berharap dapat meinjam Elano hingga akhir Juni dari klub Manchester City.
2 Tonel
pemain asal portugal, berposisi sebagai bek tengah, saat in bermain di sporting lisbon, dikabarkan bahwa Lazio sudah saling kontak dengan agen dari si pemain.
3 Michele Pazienza
Lazio menginginkan pertukaran antar Mauri dengan Pazienza, sebelum mengalihkan ke Dabo Lotito mencoba mendapatkan Pazienza namun Corvino presiden Napoli meminta 3,5 juta euro
4 Lendro Rinaudo
Sama halnya dengan proses Pazienza, Lazio juga berharap Napoli mau menukar Leandro dengan Mauri.
5 Thiago Heleno
Bek Brazil yang bermain di Cruzeiro
6 Gael Genevier
Lazio bisa mendapatkan gelandang serang yang bermain di Pisa ini dengan gratis karena kontraknya akan segera berakhir
7 Pablo Contreras
Contreras sudah mengakui bahwa bermain di liga italia adalah impiannya, tinggal bagaimana Lazio mendekati bek asal Uruguay ini.
8 Joao Miranda
Pemain Sao Paolu diminati oleh Lotito, namun Milan juga berminat dengan Bek asal Brazil ini.
9 Damian Escudero
Sayap asal argentina yang dipinjamkan ke Valladolid oleh Villareal.
10 Fabian Andres Rinaudo
Masih dari argentina, Centrocampista yang bermain di Gimnastia coba didekati Lotito.
11 Joao Miranda
Pemain Sao Paoulo diminati oleh Lotito, namun Milan juga berminat dengan Bek asal Brazil ini.
12 Renato
Dikabarkan Lotito juga berminat terhadap bek brazil yang bermain di Corinthians.
13 Ivanovic
Bermain di Chelsea namun hanya menjadi cadangan membuat banyak yang berminat terhadap bek asal Serbia ini,Lazio salah satunya.
14 Jonathan Maidana
Mantan pemain Boca Junior yang saat ini membela klub ukraina Metalist Charkiv.
15 Sebastian Blanco
Salah satu talenta argentina, centrocampista yang bermain di Lanus.

Elano makin mendekat ke Lazio

, by idrayang


Menurut berita terakhir, centrocampista asal Brazil ini masih bersengketa dengan Mark Hughes dan berniat meninggalkan liga Inggris. Saingan Lazio untuk mendapatkan Elano hanyalah dari Espanyol.

Tampaknya Lazio berharap dapat meminjam Elano seperti yang pernah dilakukan Lotito saat meminjam Rolando Bianchi juga dari Manchester City.

"Saya malu dengan diri saya......"

, by idrayang





Kelakuan Zarate yang terekam Kamera saat digantikan oleh Tommaso Rocchi sempat memanaskan isu perselisihan diantara mereka berdua.
Namun ternyata kelakuan Zarate tersebut bukanlah dikarenakan ia digantikan oleh Rocchi melainkan karena ia merasa malu dengan penampilannya dipertandingan melawan Palermo. Zarate sendiri memang bermain buruk saat itu, beberapa kali ia membuat kesalahan dan memaksakan untuk melewati pertahanan Palermo.



Rocchi sendiri telah mengerti sikap Zarate saat itu, menurutnya media terlalu membesar-besarkan hal tersebut. Presiden Lotito pun meyakini bahwa diantara Zarate dan Rocchi tidak ada perselisihan, Lotito mempercayakan skuadnya yang memang banyak dihuni oleh pemain muda "kita harus percaya kepada anak muda, dan anda akan melihat kami terbang. berikan kepada saya langsung ini akan menjadi Lazio yang terbaik" ucap Lotito.
(dari berbagai sumber)




LAZIO SELANJUTNYA

, by idrayang





Kemarin adalah Latihan terakhir Skuad Lazio di Formello, kini semua punggawa Lazio berlibur hingga tanggal 2 Januari nanti. Namun bagi Lotito dan Rossi belum saatnya untuk berlibur dua orang penting ini masih sibuk untuk menambal segala kekurangan di skuad Lazio.



Lazio saat ini membutuhkan seorang defender dan seorang centrocampista menurut harian Brazil "Lancenet" Lazio mengincar Thiago Heleno (foto atas)bek yang saat ini membela Cruizero sedang untuk centrocampista Rossi coba melirik Gael Genevier (foto samping) playmaker asal Perancis yang bermain di Pisa. Gael Genevier akan habis masa kontraknya dan dapat pergi dengan bebas di bulan Januari nanti.

Zarate Masih Perlu Bimbingan..

, by idrayang



Raut wajah Mauro Zarate terlihat tidak terima saat ia digantikan oleh Tommaso Rocchi di babak kedua pada saat pertandingan Lazio vs Palermo, Rocchi sendiri akhirnya menjadi pahlawan dengan gol yang dicetaknya di menit 66.
Sikap Zarate tersebut semakin mengencangkan rumor adanya perselisihan dirinya dengan Rocchi, Zarate memilih melewati pinggir lapangan ketika di ganti ketimbang menghampiri Rocchi, sikap tersebut menurut Rossi terlalu kekanak-kanakan dan memang Zarate harus bisa mengontrol emosinya.




Meski begitu Zarate tidak perlu terlalu disudutkan dia masih muda masih perlu banyak belajar apalagi bermain di seri-a yang memang sangat keras persaingannya. Di awal musim Zarate sempat menggila dengan menempati peringkat ertama di persaingan Top skor, debutnya bersama Lazio di lakoni dengan dua gol ke gawang Cagliari, tapi kini permainan Zarate terlihat menurun, gaya Zarate sepertinya sudah dapat di baca, turunnya performa Zarate harus tidak semua berasal dari permainan Zarate sendiri, Rossi harusnya mampu membca karakter permainan Zarate, ia adalah tipe pemain yang suka berlama-lama mengolah bola dan memilki kecepatan dalam mendribling bola. saat perandingan melawan Palermo Zarate ditempatkan di depan sebagai penyerang tengah dan tampak Zarate kesulitan mendapatkan bola karena dikawal ketat oleh bek Palermo, terlebih lagi pemain Lazio juga terlalu sering salah mengumpan bola, imbasnya permainan Lazio jadi tak berkembang.
Dan memang setelah Rocchi masuk ia mampu mengubah jalannya permainan, Rocchi punya pengalaman dan seharusnyalah Rocchi dapat membimbing penerusnya di Lazio bukan saling berselisih, karena Zarate memiliki bakat untuk dapat melebihi apa yang dimilki Rocchi sekarang ini. hanya tingga diri sendirinya lah yang bisa mewujudkannya dengan bimbingan dan dukungan dari yang lain tentunyalah.

PEMBUKTIAN ROCCHI

, by idrayang



LAZIO VS PALERMO 1 - 0

Rocchi membuktikan kapasitasnya sebagai striker andalan Lazio, setelah banyaknya rumor mengenai krisis di Lazio, serta pertengkarannya dengan Zarate, Rocchi membuat para Laziale dapat tersenyum riang dengan golnya di menit 66.

Menghadapi Palermo Rossi memakai formasi 4-4-2 dengan Pandev dan Zarate di lini depan. Babak pertama lazio sungguh mengecewakan, kerjasama antar pemain sangat buruk, bahkan Zarate pun bermain tak maksimal, hanya Pandev yang terlihat penuh improvisasi. beberapa kali ia mampu mengecoh bek palermo, dan sempat mendapatkan peluang gol kalau saja Amelia gagal menepis tendangannya.

Babak Kedua Lazio masih tetap tak mampu mencetak gol, Zarate betul-betul tak berkutik malam itu, Rossi pun menarik Zarate digantikan oleh Rocchi dimenit ke 58, Zarate pun terlihat tak bisa menerima dengan keputusan tersebut, saat meninggalkan lapangan ia tidak melewati tengah lapangan melainkan memilih lewat pinggir lapangan, kesan tersebut semakin menguatkan rumor adanya keretakan antara Rocchi dengan Zarate.
Masuknya Rocchi ternyata memberi hasil positif bagi permainan Lazio, beberpa kali Rocchi mampu menciptakan peluang didepan gawang. kerja samanya dengan Pandev, Foggia, dan Meghni pun terlihat baik. khusus bagi Meghni di pertandingan ini ia memperlihatkan keahliannya mengolah bola yang sempat hilang semenjak mengalami cedera, bahkan ia bermain mampu lebih ke dalam untuk membantu pertahanan.
Permainan indah Meghni akhirnya memberi hasil, ia mampu memberi umpan manis kepada rocchi dari sisi kiri pertahanan Palermo. dan Rocchi pun membayar janjainya dengan gol ke gawang Palermo di menit 66.
hingga akhir pertandingan Lazio dapat mempertahankan keunggulannya, namun Lazio harus menerima kenyataan kembali cederanya bek kanan nadalan Lichsteiner setelah diganjar keras oleh Balzaretti yang akhirnya di kartu merah oleh wasit.
Poin plus untuk Diakte yang bermain sangat berani, ia terlihat percaya diri dalam mengawal pertahanan lazio, kemampuannya berduel diudara patut diacungi jempol. Semoga hasil bagus ini akan berlanjut setelah istirahat musim dingin.(idr)





Ranieri Inginkan Mauri

, by idrayang



Menurut Corriere dello Sport Ranieni pelatih Juventus berminat menarik gelandang serba bisa Lazio Stefano Mauri (tengah.foto) untuk menjadi anggota skuad Juventus Januari nanti.
bukan hanya juventus, Zenit St Petersburg pun dikabarkan juga berminat terhadap Mauri

PREVIEW LAZIO VS PALERMO

, by idrayang



Biancocelesti
Rome
January 9, 1900

Delio Rossi

Stadio Olimpico
Saturday, December 20, 2008 5:00 PM

1.92 3.06 4.03

Rosanero
Palermo, Sicily
1900

Davide Ballardini


Rossi mungkin dalam tekanan, kegagalan meraih angka penuh dalam 5 pertandingan terakhir membuat posisinya dipertanyakan. Presiden Lazio, Claudio Lotito berharap hasil maksimal diraih saat meladeni Palermo di Olimpico malam nanti.
Lotito telah menepis rumor tentang kemungkinan Donadoni menggantikan Rossi, dia mengatakan tak ada niat untuk mengantikan Rossi dengan Donadoni, "Rumor tentang kemungkinan Donadoni menggantikan Rossi adalah bohong" kata Lotito. ia melanjutkan kalau dirinya lebih memikirkan untuk memperpanjang kontrak Rossi yang tinggal 6 bulan lagi.
Lotito terkesan dengan fighting spirit yang ditunjukkan oleh pemain saat menghadapi Udinese, dan ia berharap menghadapi Palermo, Lazio dapat menunjukkan kembali kelas mereka. Palermo sendiri bukanlah lawan yang mudah untuk lazio, musim lalu Palermo berhasil mempermalukan Lazio di Olimpico dengan skor 1 - 2.
Rossi kemumgkinan akan memasang Tridente sejak awal mengingat krusialnya laga ini, kemenangan wajib diperoleh. Pandev, Zarate dan Rocchi harus membuktikan bahwa Lazio tidak dalam krisis. Foggia mungkin menjadi cadangan bila tridente Lazio benar-benar diturunkan sejak awal.
Bila Rossi betul-betul menerapkan permainan menyerang, maka Rossi harus berhati-hati untuk lini pertahanan. saat menghadapi Udinese terlihat jelas bagaimana mudahnya pertahanan Lazio di lumpuhkan oleh Di Natale dan Qualiarella, semoga saja saat menghadapi Palermo hal tersebut tidak terjadi lagi mengingat Miccoli dan Cavasin juga memiliki kecepatan seperti para penyerang Udinese.



Matuzalem masih belum kembali memperkuat Lazio, Brocchi kembali tampil setelah skorsing, Silvestri diragukan apakah pulih saat pertandingan. Siviglia dipastikan absen hingga 2009.



Palermo datang ke Olimpico dengan modal kemenangan atas Siena, kembalinya Miccoli dari sanksi diharapkan menambah moral skuad Ballardini. hanya saja Igor Budan bakal absen karena cedera.



Donadoni pengganti Rossi?

, by idrayang

Mungkin para Laziale setuju bila seandainya Delio Rossi diturunkan dari kursi kepelatihan Lazio mengingat hasil-hasil yang diraihnya di lima pertandingan terakhir, mungkin ada yang berkomentar tunggulah hingga selesai mercato bulan Januari dan lihat kemudian bagaimana hasil yang didapatnya.
Namun bila melihat pengganti dari Rossi, apakah pantas seorang Donadoni menduduki kursi kepelatihan Lazio, selain ia adalah seorang Milanisti, Donadoni pun gagal saat menukangi tim Italia di Piala Eropa terakhir. Di tingkat klub Donadoni pun hanya pernah membesut Livorno dan itupun dinilai gagal.
Semoga saja Lotito tahu apa yang dia perbuat dan sepatutnyalah kita beri Rossi dukungan namun dengan jaminan ia mampu mengembalikan performa Lazio seperti awal kompetisi, bila tidak Rossi harus tau diri!!! (4za Lazio)

Pertukaran Rocchi - Balotelli??

, by idrayang


Belum lepas dari ingatan isu Rocchi ditukar Pazzini kini ada lagi isu terbaru. Diambil dari berita di situs TuttoMercatoWeb.com dikatakan bahwa ada ide untuk mencoba menukar Rocchi dengan Balotelli.

Uji Coba, Lazio vs Tor Bella Monaco 10 - 0

, by idrayang

Lazio menang besar, namun hanya di partai uji coba. Lazio melakukan uji coba midweek menghadapi Tor Bella Monaco, hasilnya skor besar terjadi 10 - 0 untuk Lazio.

Rossi memasang Pandev berduet dengan Zarate dengan Mauri dibelakang mereka, Meghni menggantikan Ledesma (absen karena izin keluarga), bersama Dabo dan Brocchi dilini tengah, lini belakang dipercayakan kepada Rozehnal dan Diakite didukung Lichsteiner dan Radu di bek sayap.
Babak pertama Lazio mencetak 4 gol masing-masing oleh Pandev (2 gol), Diakite, dan Mauri.
Babak kedua Rocchi, Makinwa dan Inzaghi menjadi ujung tombak, hasilnya Inzaghi bersama Makinwa cetak 2 gol, Rocchi 1 gol dan Firmani 1 gol.
Semoga hasil ini memberi sinyal positif untuk menghadapi palermo di Olimpico sabtu malam nanti. (4za Lazio)

kontrak 5 tahun Zarate tinggal manunggu waktu

, by idrayang

Teka-teki masa depan bintang muda Lazio asal argentina Mauro Zarate mulai menuju akhir, Pemilik Lazio Claudio Lotito menegaskan kesepakatan antara lazio dengan Al Saad telah menemui titik terang, dan kini hanya menunggu waktu untuk Zarate menandatangani kontrak selama 5 tahun bersama Pasukan Biru Langit.
Zarate bergabung bersama Lazio dengan status pinjaman, namun penampilan gemilangnya di awal musim dengan torehan 8 gol di seri-a membuat para Laziale berharap Zarate akan memakai kostum Biru Langit selama mungkin.

SENGIT DAN CADAS!!!

, by idrayang


UDINESE 3 : 3 LAZIO

Kerja keras Lazio hingga menit akhir akhirnya terbayarkan lewat Gol Cristian Ledesma dimenit 85', Hasil imbang 3-3 memperlihatkan sengitnya pertandingan antara Udinese dengan Lazio.
\
Babak Pertama, Lazio sebetulnya sejak awal lebih menekan tim tuan rumah, beberapa kali Lazio mencoba memasuki pertahanan Udinese, namun tetap tak mampu menembus pertahanan Udinese yang digalang oleh Sala.
Bahkan Lazio harus membayar mahal dimenit ke 9' setelah serangan balik yang dilakukan oleh Udinese, menerima umpan dari Quagliarella, Di Natale meneruskan dengan sontekan yang memperdayai Carizzo. 1 - 0 untuk keunggulan Udinese.
Lazio yang dikagetkan gol cepat Udinese mencoba terus menekan Udinese, dan sekali lagi terlihat benar bagaimana rapuhnya lini belakang Lazio, lewat serangan balik cepat melalui Antonio Di Natale yang lolos dari jebakan offside dan kemudian mengirim umpan kepada Fabio Qualiarella, Udinese unggul 2 - 0.
Beberapa kali Lazio mencoba merubah keadaan, sundulan Rocchi masih tipis diatas mistar gawang Udinese, hingga bubar babak pertama skor tetap 2 - 0 untuk Udinese.
Babak Kedua, Rossi merubah strategi dengan memasukkan meghni dan Pandev secara bersamaan, Del Nero dan Belleri keluar.
Keinginan Rossi untuk terus menyerang, membuat Lazio melupakan pertahanan, dan akhirnya untuk ketiga kalinyadimenit 55' lewat serangan balik yang benar-benar dipergakan sempurna oleh Duet Udinese, akhirnya gawang Lazio kembali jebol lewat kaki Di Natale, pemain yang baru kembali tampil setelah absen melawan Atalanta karena akumulasi kartu ini menjadi momok untuk lini pertahan Lazio, aksinya memperdayai Radu kemudian melepaskan tendangan keras yang tak dapat di halau dengan baik oleh Carizzo, bola rebound sisambut Di Natale hingga dengan leluasa dia mencetak gol keduanya dipertandingan tersebut.
Lazio tak patah semangat, 5 menit kemudian Zarate mencetak gol memanfaatkan bole rebound tendangan Pandev yang ditepis Handanovic. Menit ke 72 kembali Lazio memperkecil skor, lewat sundulan Diakite memanfaatkan tendangan pojok yang dilepaskan Zarate, 2 - 3 Lazio memperkecil ketinggalan.
Quagliarella mendapat peluang mencetak gol kedua namun tendangannya masih bisa dihalau oleh Carizzo. Untuk menambah daya gedor Rossi memasukkan Foggia menggantikan Dabo, serangan demi serangan dilancarkan Lazio. Tendangan keras Zarate masih melebar dari sasaran.
Menit ke 85' Ledesma membuat Laziale bersorak tendangan kerasnya menyusur tanah melewati pertahanan Udinese dan menjebol gawang Handanovic yang hanya terdiam terpaku, hasil dramatis ini membuat Lazio tetap bertahan di posisi 8, sedangkan Udinese di posisi 11.




Udinese: Handanovic, Domizzi, Comel, Sala, D'Agostino (87' lupo), Motta, Lukovic, Inler, Pepe (71'' Obodo), Di Natale, Quagliarella (87' Floro Flores).
cadangan : Belardi, Nef, Asamoah, Sanchez
P.
Marino Marino

Lazio: Carrizo, Belleri (46' Meghni), Cribari, Radu, Diakite, Lichtsteiner, Dabo (80' st Foggia), Ledesma, Del Nero (46' Pandev), Zarate, Rocchi.
cadangan : Muslera, Rozehnal, Firmani, Manfredini
D. Rossi

Gol9', 55' Di Natale, 15' Quagliarella, 60' Zarate, 72' Diakite, 85' Ledesma




PREVIEW UDINESE VS LAZIO

, by idrayang


Bianconeri
Udine
1896

Pasquale Marino

Stadio Friuli
Sunday, December 14, 2008 2:00 PM

2.22 2.99 3.24

Biancocelesti
Rome
January 9, 1900

Delio Rossi




Lazio harus kembali ke jalur yang benar, kekalahan telak 0-3 oleh Inter diolimpico harus segera dilupakan.menghadapi Udinese Rossi kembali harus memutar otak setelah pemain andalannya dihantamcedera, Pandev kemungkinan absen belum lagi Zarate yang masih meragukan, Rossi mungkin akan mengandalkan duet Rocchi dan Makinwa dengan Inzaghi sebagai alternatif bila Zarate belum juga bisa tampil. Dari empat pertandingan lazio hanya mampu memetik satu poin,

formasi 4-3-3 yang digunakan oleh Rossi betul-betul memperlihatkan kelemahan Lazio dilini belakang, bobroknya lini pertahanan terlihat jelas dengan gol cepat Walter Samuel kala Inter dijamu Lazio. belum lagi lini tengah yang sangat miskin kreasi Ledesma bermain kurang konsisten, Lazio hanya berharap Matuzalem dapat mengisi kekosongan di lini tengah Lazio.

Menghadapi Udinese yang sama-sama mengalami krisis setelah kekalahan telak 0-3 atas Atalanta minggu lalu, Lazio diharapkan dapat memetik angka penuh seperi halnya musim lalu di Friuli Lazio mampu mengalahkan Udinese 0-1, yah Lazio memiliki banyak kenangan manis saat menghadapi Udinese. seharusnya ini dapat dijadikan awal kebangkitan Lazio sebelum menghadapi musim dingin kedepan.



kumpulan Gol Lazio vs Udinese dari SololaLazio.Blog




Seperti halnya Lazio yang akan dijamunya. Udinese juga sedang dalam masalah krisis, kekalahan demi kekalahan didapati Udinese.
Namun Udinese mendapat suntikan moral dengan kembali hadirnya Antonio DiNatale yang absen pekan lalu akibat akumulasi kartu.
Zapata kemungkinan Absen.




Lazio harus kehilangan Pandev, Brocchi, De silvestri dan Kolarov, Zarate masih diragukan untuk tampil, namun Matuzalem dan Firmani dikabarkan fit, sedangkan Lichsteiner telah sembuh.
Siviglia masih cedera Cribari bakal mengisi posisinya.


Friendship never End

, by idrayang

ini gw kutip dari blog orang biz lucu
n dikit gw ubah
mudah2an pengarangnya ga marah.... "MUpZ Boz"

hehehehe lumayan buat nyegerin nih blog!!!

alkisah cerita terjadi saat Zarate dan Carizzo masih bocah!!!

Dua orang sobat kental,Zarate dan Carizzo, sedang duduk-duduk sambil
memberi makan ikan di kolam dan membicarakan sepakbola, permainan yang
mereka mainkan setiap hari, apalagi selama piala eropa kemarin.
Tiba-tiba Zarate berkata pada Carizzo, "Menurut loe ada nggak ya
sepakbola di surga?"
Carizzo berpikir sebentar dan menjawab, "Wah, ngga tau deh gue. Tapi
kita bikin perjanjian aja: kalau gue meninggal duluan, gue bakal balik
dan ngasih tau loe apa ada sepakbola di surga, dan kalau loe meninggal
duluan,loe musti ngelakuin hal yang sama."
Mereka pun berjabat tangan dan sedihnya beberapa tahun kemudian si
Zarate yang malang meninggal dunia.
Suatu hari, seperti biasa Carizzo sedang duduk di pinggir kolam
memberi makan ikan-ikannya seorang diri ketika dia mendengar bisikan
suara, "ZOO... Zoo ..." Carizzo celingukan,
"zar...?! itu loe nih?"
"Iya ini gue, Zo", bisik hantu Zarate.
Dalam ketakjubannya Carizzo bertanya, "Jadi gimana, ada sepakbola ngga
di surga?"
"Ntar dulu...", Zarate berkata, "Gue punya cerita bagus dan cerita
jelek nih."
"Kasih gitu cerita bagus dulu deh", kata Carizzo masih penasaran.
Zarate berkata, "Yaa... emang ada sih sepakbola di surga."
Carizzo kegirangan, "Hebat dong! Trus cerita jelek apaan yang bisa
ngerusak cerita hebat tadi?!"
Zarate melenguh dan berbisik, "Loe bakal jadi kiper hari Sabtu ini."

cerita dan nama tokoh hanya rekaan belaka
pabila da kesamaan dalam segala hal itu hanya kebetulan saja, ga usah
dipikirin!!!

forza lazio

Lotito tertarik Elano.

, by idrayang


Setelah hasil buruk di beberapa laga terakhir, mungkin membuka mata Lotito untuk berbenah. Lotito dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan untuk menggaet gelandang handal dari Manchester City, Elano. Elano yang dikabarkan tidak betah di Manchester City dan sedang mengalami masalah dengan Mark Hughes juga diincar Tottenham.
Kemungkinan Lazio menggaet Elano mungkin menjadi obat utuk kesedihan Lazio di beberapa laga terakhir, Elano terbilang seorang gelandang serang yang kreatif, kaki kirinya juga sangat handal dalam melakukan tendangan bebas. sebagai seorang Brazil dia memiliki skill diatas rata-rata, dan semua itu jelas sangat dibutuhkan Lazio mengingat saat ini Lazio hanya dipenuhi oleh gelandang bertipe perebut bola.
semoga saja Lotito berhasil menggaet Elano. (idr)

Episode Menyakitkan!!! selanjutnya apa?

, by idrayang

Entah apa lagi yang harus dikatakan...
Lazio sudah remuk...
Kekalahan menyakitkan 0-3 dari Inter merupakan lanjutan Episode menyakitkan buat lazio di seri-a.
Kegagalan memetik poin penuh membuat Lazio semakin terperosok di klasemen seri-a, bahkan dengan As Roma Lazio hanya terpaut 3 poin. padahal diawal musim Lazio berada di papan atas jauh dari as Roma yang berada di papan bawah.
melihat situasi ini pantaslah untuk Lotito memikirkan langkah apa yang terbaik untuk memperbaiki kinerja Lazio, termasuk melihat dari sisi kepelatihan Rossi.
Lotito harus berani mengambil sikap. Rossi tampaknya sudah kehabisan akal untuk meramu timnya untuk memiliki mental yang kuat dalam bertanding, kekalahan telak 0-3 dari Inter bisa menjadi bukti, bagaimana Lazio terlihat tak mampu berbuat banyak untuk meruntuhkan barisan pertahanan Inter.
Kalaupun Lotito bersikeras mempertahankan Rossi, setidaknya ia harus menambal skuad yang telah ada dengan pemain baru di Bulan Januari yang bisa menutup kelemahan skuad Lazio sekarang, lini tengah yang miskin kreativitas seharusnya di isi oleh seorang Playmaker handal.
seorang Zarate, Rocchi ataupun Pandev yang mempunyai naluri mencetak gol besar takkan mampu berbuat banyak bila lini tengah mereka tidak bisa menciptakan suatu kreasi untuk mereka menggedor pertahanan lawan.
mungkin dibulan Januari nanti kita akan melihat Lazio yang memiliki mentalitas baru ataukah masih seperti ini kelanjutan dari Episode yang menyakitkan ini?. (idr)

PREVIEW LAZIO VS INTER

, by idrayang

Lazio v Internazionale


Berbekal kemenangan 2-1 ata Milan di piala coppa lalu lazio berniat kembali membuat kota Milan menangis untuk kedua kali dalam seminggu, menghadapi Intermilan di sabtu malam nanti Lazio masih mengandalkan duet tersubur mereka yakni Goran Pandev dan Mauro Zarate. inilah kesempatan Lazio untuk mendekati perolehan nilai yang sudah menjadi 10 poin.

Kemenangan sangat diperlukan untuk mengembalikan

Lazio ke jalur scudeto sekaligus menjauhi kejaran dari tim-tim yang berada di bawah lazio mengingat perbedaan poin yang tidak begitu jauh.
Nada optimis dilepaskan oleh sang presiden Lazio “Lazio bisa melawan siapa saja dan kami tidak takut dengan Inter. Secara pribadi, saya tidak pernah takut pada siapapun. Kami harus menunjukkan nilai kami sesungguhnya lewat permainan cepat dan determinasi tinggi,” ujar Lotito.
ya, melihat performa Lazio saat menghadapi Milan mungkin bisa sedikit meyakinkan kalau Lazio sesungguhnya memiliki kans untuk menghajar Inter di Olim[ico, meski dibawah asuhan Mourinho Inter memang cukup menakutkan namun permainan Inter belum mencapai apa yang diinginkan Moratti. Inter beruntung memiliki gelandang yang memilki ketajaman seperti Sulley Muntari , semoga saja Ledesma mampu mematikan permainan dari lini tengah Inter sehingga umpan-umpan untuk duet Ibrahimovic dan adriano akan terputus.
Zarate dan pandev diharapkan akan kembali menjadi kartu AS Lazio, kedua pemain ini memang sangat di andalkan setelah permainan Rocchi yang belum maksimal sekembali dari pulih cederanya.
Walau antara Laziale dan Internisti terjalin hubungan baik, untuk pertarungan ini diharapkan Lazio dapat menghentikan hegemoni dari Inter di seri-a. ayo lazio buktikan kemampuanmu.(idr)

sang Pahlawan "SALAS el Matador"

, by idrayang


Bila anda betul-betul seorang Laziale, anda pasti mengingat dan mengenal siapa itu Marcello Salas!
Yup Salas adalah salah satu anggota skuad Lazio musim 1998 - 2001, saat itu adalah masa keemasan Lazio, berbagai gelar diraih saat itu Scudetto, Piala Italia, Piala Winner, Piala Super Italia, Piala Super Eropa.
Kini salah satu pahlawan Lazio tersebut telah memutuskan pensiun pada akhir musim kompetisi utama Chili berakhir. Salas memutuskan pensiun di usia 33 tahun dan klub terakhir yang dibelanya adalah Universidad de chile yang tak lain juga klub pertama yang dibelanya saat memulai kiprah di dunia sepakbola profesional. Namun Salas diharapkan tidak berhenti dari dunia sepakbola, Presiden Universidad de chile berharap Salas akan memegang salah satu jabatan tertentu di klub tersebut.
Salas dibeli lazio seharga 18 juta dollar AS (Rp. 215 Milyar) dan Lazio tidak percuma mentransfernya dari klub Riverplate setelah permainan cemerlangnya di Piala Dunia 1998, duetnya bersama Ivan Zamorano saat itu betul-betul membuat lazio kesemsem.

Masih terlintas jelas bagaimana aksi Salas saat mencetak gol ke gawang Manchester United di Piala Super Eropa 1999 yang membuat Sir Alex Ferguson sempat kepincut kepadanya. Sepakan kaki kirinya membuat seluruh Laziale bergemuruh dan menjadikan Lazio salah satu klub ditakuti saat itu.
Semoga saja ada penerus Salas di Lazio yang akan memberikan yang terbaik untuk Lazio. 4za Lazio.
video

Lazio Permalukan Milan di SanSiro!!!

, by idrayang


Akhirnya lazio berhasil membalaskan kekalahan mereka di seri-a setelah menggulung pasukan ancelotti dengan skor tipis 1-2, Lazio menyudahi perjalanan Milan di Piala Coppa lewat gol masing-masing oleh duet striker zarate di menit 87 lewat titik putih, dan Pandev dimenit 92.

Di pertandingan ini Rossi menurunkan Fernando Muslera di bawah gawang menggantikan Carizzo, Diakite menggantikan Siviglia yang masih cedera lalu dua bek sayap muda lazio Kolarov dan De Silvestri menempati posisi di bek kanan dan kiri Lazio, Lichsteiner sendiri di majukan kedepan. Rocchi dan Pandev berduet dilini depan sedangkan wonderkid lazio Zarate di istirahatkan dahulu.
Pertandingan berjalan ketat, kedua tim saling membuka peluang, beberapa kali sheva mendapatkan peluang mencetak gol, namun selalu saja kandas, begitupun dengan Lazio melalu Pandev yang beberapa kali tendangannya mampu ditepis oleh Dida.

Bencana datang saat Emerson dikeluarkan oleh wasit setelah menekel dengan keras Ledesma dimenit 66, unggul 1 pemain membuat lazio makin bernafsu mencetak gol Rossi memasukkan Zarate menggantikan kapten Rocchi, namun keasyikan menyerang membuat Lazio melupakan pertahanan, melalui aksi solo sheva langsung melepaskan tendangan jarak jauh yang tak mampu ditepis Muslera dan gol untuk Milan dimenit 76.

Beruntung dimenit 87 Favali yang mantan kapten Lazio melakukan tackle keras terhadap Pandev didalam kotak penalti, Wasit Ayroldi langsung menunjuk titik putih dan Zarate tak menyia-nyiakan kesempatan itu dengan tendangan sempurnanya yang membuat Dida hanya mampu terdiam karena terlanjur salah langkah.

Hingga akhir waktu normal skor masih 1 - 1, 2 menit perpanjangan waktu, Pandev berhasil meriuhkan para Laziale setelah berhasil mencetak gol d kemelut yang terjadi di depan gawang Milan. skor pun berakhir 1 - 2 untuk kemenangan Lazio.


video

Rocchi ditukar Pazzini?

, by idrayang


Berita mengejutkan menghampiri para Laziale, setelah Rocchi yang di isukan akan ditukar dengan Pazzini kini bek sayap asli binaan Lazio Lorenzo De Silvestri dikabarkan akan ditukar dengan Kuzmanovic.
akankah hal ini terjadi, menurut sejumlah kalangan, Lazio seharusnya berpikir lagi untuk menukarkan pemain mereka tersebut. apalagi kedua pemain tersebut termasuk ikon di klub Lazio. Rocchi adalah pemain terlama yang membela Lazio di skuad Lazio sekarang, sedangkan De Silvestri adalah harapan masa depan Lazio. De Silvestri asli produk Lazio dan banyak orang mengatakan ia sebagai Nesta baru, mungkinkah kedua pemain tersebut benar-benar ditukar?.

HASIL POLLING SOLUSI UNTUK LAZIO

, by idrayang


setelah dibuat polling solusi apa yang terbaik untuk Lazio, akhirnya diputuskan yang terbaik untuk lazio adalah memberikan kesempatan kepada para pemain yang selama ini berada di bangku cadangan dan juga para pemain muda lazio sebaiknya diberikan kesempatan pula untuk membuktikan apakah mereka sudah layak bermain di pentas sei-A.

kesempatan untuk para pemain cadangan dan pemain muda untuk tampil agaknya terbuka karena di pertandingan melawan Milan pada Coppa Italia nanti malam Rossi mengatakan akan memberikan kesempatan kepada Fernando Muslera dan bek hasil binaan lazio Diakite.
berita cukup bagus datang dari Pandev yang telah sembuh dari cederanya, kini ia kemungkinan akan diduetkan dengan zarate dibantu oleh Stefano Mauri sedangkan Rocchi tampaknya akan kembali duduk di bangku cadangan.
selain memberikan kesempatan kepada pemain cadangan dan pemain muda banyak laziale yang memilih untuk memecat Rossi, bila hasil nanti malam juga tidak memberikan hasil baik, sebaiknya Claudio Lotito berpikir kembali untuk membeli pemain baru di bulan Januari nanti.
Hasil yang positif jelas ditunggu para Laziale setelah kegagalan-kegagalan memetik hasil psoitif di beberapa pertandingan terakhir. ayo Lazio kepakkan sayapmu, terbang yang tinggi.. 4za lazio.

SPONSOR BARU LAZIO!!!

, by idrayang




Akhirnya setelah lama menunggu akhirnya Lazio mengumumkan sponsor baru mereka yang akan menempati bagian dada para pemain lazio, bahkan hebatnya lagi Lazio akan membuat catatan baru di dunia Sepak Bola seri-A, karena dengan menyepakati perjanjian dengan Digital Brothers, Konami Digital Entertainment GmbH, dan Pro Evolution Soccer 2009 maka Lazio menjadi klub sepakbola pertama yang disponsori gim video sepakbola.

Konferensi pers akan digelar sebelum pertandingan melawan Inter digelar. Sayangnya kesepakatan tersebut hanya berlaku untuk satu pertandingan saja. bisa dipastikan kaos yang mungkin bakal jadi barang langka tersebut akan menjadi incaran para penggemar Lazio ataupun penggemar Gim PES 2009.

PES 2009 yang di Indonesia lebih akrab dengan versi lainnya yaitu Winning Eleven memang cukup laku terjual di Italia, sebanyak 675.000 kopi telah terjual di Italia.

Banyak yang berharap dengan terjalinnya kesepakatan ini dapat meningkatkan permainan lazio bahkan kembali membangkitkan kejayaan Lazio seperti yang juga diharapkan sang Presiden Claudio Lotito, semoga saja itu terjadi, sebagai seorang laziale tentu ingin sekali hal itu terwujud.(idr)

Lazio Mengincar Ivanonic

, by idrayang


Bulan Januari nanti tampaknya bakal jadi waktu untuk Lazio memperbaiki skuadnya, setelah menampilkan permainan cantik dan menyerang di awal-awal musim Lazio kini terus menurun grafik permainannya, produktivitas Lazio yang begitu bagus tidak di ikuti dengan solidnya lini belakang mereka.
untuk memperbaiki kinerja lini belakang mereka, Lazio dikabarkan akan menggaet Bek yang yang kini bermain untuk Chelsea, Branislav Ivanovic.
Pemain berusia 24 tahun itu sudah santer dikaitkan dengan kemungkinan bermain di Serie A pada musim panas lalu setelah Juventus dan AC Milan tertarik merekrutnya, namun kini Presiden Lazio, Claudio Lotito berjanji akan membeli pemain hebat untuk lini belakang merka dan pemain itu adalah Ivanovic.
Setelah gagal menembus skuad utama Chelsea, kemungkinan Ivanovic bakal lebih memilih hengkang ketimbang jadi cadangan di Chelsea.
Lazio sendiri hanya mencoba untuk meminjam Ivanovic, tampaknya seorang Lotito memiliki kesenangan dalam hal meminjam pemain, setelah bulan Januari lalu meminjam pemain dari manchester City yaitu Striker asal italia Rolando Bianchi, lalu awal musim ini mereka meminjam striker asal Argentina Mauro Zarate yang kini menjadi bintang di Lazio. Akankah bila peminjaman Ivanovic berhasil didapatkan akan menjadi seperti yang terjadi pada diri Zarate? kita tunggu saja. (idr)

, by idrayang

Atalanta v Lazio


Atalanta v Lazio: Preview

Kapten lazio, Tommaso Rocchi akan masuk ke starting line-up, saat Lazio menghadapi tuan rumah Atalanta minggu malam 30 November 2008.

Rocchi selama ini menjadi cadangan setelah penampilan yang baik diperlihatkan Zarate dan Pandev diawal-awal musim, hingga dia merasa kecewa setalah menjadi cadangan saat Lazio menjamu Genoa minggu kemarin yang berakhir 1-1. Rocchi sendiri saat ini hanya sekali menjadi starting line up musim ini.

Rocchi merasa dia sedikit tidak mengerti dengan apa yang dilakukan Rossi, walau begitu ia masih mencaoba sabar, dan kini kesempatan untuk tampil semakin besar setelah andalan lazio dari Macedonia Goran Pandev mengalami cedera.

Lazio sendiri telah tiga kali menang dari enam kali dalam lawatan mereka ke kandang lawan dimusim, dan kini Lazio mencoba bangkit untuk meraih keempat kalinya kemenangan di kandang lawan demi memperbaiki peringkat mereka di klasemen.

Rossi akan kembali memainkan Stefan Radu dan Gelandang Cristian Ledesma yang di partai terakhir absen setalah terkena akumulasi kartu, jadi Aleksander kolarov dan Mourad Meghni akan duduk manis di bangku cadangan.

Christian Manfredini diharapkan dapat mengambil alih posisi Ousmane Dabo in di sektor tengah sementara Fabio Firmani, Matuzalem dan Sebastiano Siviglia bersama Pandev harus menjalani perawatan setelah mengalami cedera.

Bek Atalanta Thomas Manfredini yakin tim mereka akan kembali ke jalur yang benar setalah kegagalan di minggu kemarin. Atalanta mengalami kekalaha kelima kalinya saat tandang ke Reggina dan mencoba mengulang penampilan baik mereka di awal musim.

Veteran striker Christian Vieri telah sembuh dari flu dan akan berharap dapat tampil saat menghadapi mantan klubnya.

Alessio Cerci, Luca Cigarini dan Antonino D'Agostino kembali di ruang perawatan..



Berita tentang Zarate "wonderkid Lazio"

, by idrayang

Agen Zarate : "masa depannya Zarate ada di Lazio"

Sergio Zarate, kakak kandung sekaligus manajer dari Penyerang Lazio Mauro Zarate,

menegaskan bahwa tentang rumor yang beredar tentang Zarate dan Real Madrid adalah bohong, ia mengatakan : "para fans lazio (laziale.red) tidak usah mendengarkan isu ini; saya konfirmasikan bahwa Zarate saat ini hanya memikirkan tentang Lazio; kami telah berbicara dengan Lotito beberapa minggu lalu dan tak ada lagi yang perlu dibicarakan. Mauro sedang berkonsentrasi di lapangan dan masa depannya adalah bersama Lazio".

" hope so, coz he is my new idol"

"4za Lazio, 4za zarate, 4za Laziale...."




SS LAZIO 1900, masa lalu, masa kini, dan esok

, by idrayang


Tepat 9 Januari 2010 Lazio genap 110 tahun, apa yang telah dicapai Lazio merupakan hasil dari sebuah evolusi tim biru langit, kini menghadapi tantangan kedepan Lazio membutuhkan kembali mental juara dan rasa patriot sejati yang jelas hilang setelah masa keemasan Lazio di akhir 90-an dan awal tahun 2000.

inilah sekilas sejarah LAZIO :

SS Lazio (Societa' Sportiva Lazio) adalah satu dari dua klub sepakbola besar di Kota Roma, Italia. dengan kostum kebanggan berwarna biru langit.

Di dirikan pada tanggal 9 Januri 1900 oleh 9 orang dengan diketuai oleh Luigi Bigirarelli, dengan nama "Societa' Podistica Lazio" yang awalnya untuk olahraga balap. Dua tahun kemudian, di tahun 1902, Bruno Seghettini, staff dari Racing Club Paris, mengenalkan olah raga sepakbola kepada tim Lazio. Mereka akhirnya memulia mengenalkan Sepakbola di kota Roma dan membuat Klub Lazio, dan mereka tak terkalahkan. bahkan mereka ikut serta dalam Turnamen Nasional.

Di tahun 30-an, Lazio memiliki Penyerang terbaik Italia dalam sejarah sepakbola, Silvio Piola, yang sampai saat ini rekornya belum terkalahkan dengan 143 gol.Gelar pertama Lazio datang pada tahun 1958 dengan Pelatih Bernardini dan kapten Lovati Lazio merengkuh Piala Coppa, terima kasih pada Prini atas golnya di final saat melawan Fiorentina.


Gelar yang paling ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, 16 tahun kemudian tepatnya di musim 1973/1974 Lazio menggapai scudetto untuk pertama kalinya, dua tahun setelah Lazio kembali ke seri-A setelah sempat mencicipi seri-B. Skuad Lazio saat itu adalah : Pulici, Petrelli, Martini, Wilson, Oddi, Nanni, Garleaschelli, Re Cecconi, Chinaglia, Frustalupi dan D'Amico.

Masa keemasan Lazio adalah saat Lazio di pegang oleh Sergio Cragnotti yang memegang Lazio sejak 1992 yang menginvestasi puluhan milyar, ditangannya Lazio menjelma menjadi salah satu klub elit di Italia dan Eropa.

Di musim 1997/1998, Cragnotti dengan Pelatih Sven Goran Ericksson memulai era baru Lazio dengan membeli beberapa pemain dengan mental juara seperti, Almeyda, Mancini dan Jugovic dipadu dengan pemain bintang binaan Lazio Alessandro Nesta namun harus mengorbankan seorang kapten Lazio yaitu Giuseppe "Beppe" Signori dan hasilnya Lazio memenangkan gelar Coppa Italia untuk kedua kali dengan mengkandaskan Milan pada tanggal 29 April 1998.

Tim yang ditangani Erickson hampir saja kembali merengkuh gelar lainnya, yaitu Piala UEFA. Sayangnya Lazio harus kandas oleh Inter Milan yang saat itu masih di bela Ronaldo pada 6 Mei 1998.

Musim berikutnya, 1998/99, dimulai pada 29 Agustus 1998 dengan hadirnya para pemain berkelas yaitu Salas, Vieri, Mihajlovic, dan pemain muda Stankovic Lazio menambah koleksi gelar juara dengan merengkuh Supercoppa dan di kota Milan Lazio membalaskan dendam atas Inter dengan mengalahkan Inter di Final Coppa Italia. Saat itu pula Lazio menjadi penguasa abadi atas Piala Winner berkat gola dari Vieri dan Pavel Nedved.

Musim 1999/2000, musim yang tak mungkin terlupakan, Lazio dipenuhi oleh beberapa pemain baru berlabel bintang meski Vieri harus meninggalkan Lazio, namun Cragnotti mendatangkan Veron, Sensini, Simeone dan Simone Inzaghi. kemudian di bulan Desember Fabrizio Ravanelli datang dari Olimpic Marseile.

Saat itulah Lazio mengguncang Eropa, dan menorehkan tinta emas dengan mengalahkan Manchester United lewat gol Marcelo Salas yang masuk menggantikan Simone Inzaghi yang cedera setelah disikut Stam dan meraih gelar Piala Super Eropa.





Lazio belum berhenti membuat kejutan, Scudetto mampu diraih dan menjadi prestasi terbesar di masa keemasan Lazio. Ditambah lagi Lazio saat itu merengkuh scudetto dengan pencapaian prestasi yang sangat luar biasa, saat itu Lazio tertinggal 10 poin dengan hanya tersisa 8 pertandingan dari Pemuncak klasemen Juventus suatu sejarah baru sebuah tim dengan jarak begitu besar mampu mengejar dan menjadi Scudetto sekaligus mematahkan dominasi Milan (5 Scudetto) Juve (3) di 8 musim terakhir.


Lazio yang harus meraih penuh di pertandingan akhir mampu meraih poin penuh dengan mengkaghajar Reggina 3-0 lewat gol Simone Inzaghi dari titik putih disusul Veron juga dari penalti dan terakhir Simeone melengkapi kemenangan Lazio di Olimpico. Sementara di Perugia partai Perugia vs Juve di tunda karena cuaca buruk.

Hari itu Para Laziale memang sangat mengharap keajaiban datang setelah sebelumnya Laziale merasa dirugikan karena Juventus seperti mendapatkan bantuan dari wasit. Karena dipartai sebelumnya saat Juventus versus Parma wasit menganulir gol Fabio Cannavaro ke gawang Juventus yang jelas-jelas sah.

Para Laziale meluapkan kemarahan dan menjadikan hari itu hari kematian sepakbola italia. para penggemar Lazio itu meminta diadakan Playoff antara Lazio dan Juventus atau perang. Namun sejarah berkata lain Juventus harus rela melepas scudetto ke kota Roma setelah dikalahkan oleh Perugia 0 - 1 lewat gol Alessandro Calori.

Kota Roma berubah jadi lautan biru langit saat itu juga, gemuruh di stadion Olimpico meledak setelah hasil Perugia vs Juventus tersiar memperlihatkan bagaimana bahagianya para Laziale saat itu, para pemain Lazio ikut serta dalam berpesta scudetto di tribun penonton. sementara Carlo Ancelotti pelatih dari Juventus saat itu berkomentar "sore hari yang aneh ini akan selalu teringat untuk waktu yang lama". Musim berikutnya Lazio masih memperlihatkan taji dengan kembali menghajar Intermilan di Supercoppa Italia pada 9 September 2000. sebelum akhirnya sang pelatih Erickson memilih mundur dari kursi kepelatihan.

Tahun 2002 menjadi akhir dari masa Lazio bersama Cragnotti setelah kebangkrutan yang dialami Cirio membuat Lazio terjerumus kelubang kehancuran. satu persatu pemain bintang Lazio meninggalkan klub yang saat itu sedang kesusahan. Bahkan maskot Lazio sang kapten Nesta harus menyeberang ke kota Milan setelah memutuskan untuk pindah ke AC. Milan.


Musim 2003/2004 dibawah kepelatihan Roberto Mancini Lazio sempat kembali meraih gelar Coppa Italia, setelah mengalahkan Juventus dengan agrerat 4-2. Masa-masa kesulitan makin menjadi setelah Lazio di putuskan bersalah dalam kasus Calciopoli dan mendapat hukuman pengurangan poin.

Tahun 2004 Lotito resmi mengambil alih Lazio, Presiden baru Lazio ini memiliki hasrat besar untuk mengembalikan kejayaan Lazio.

Musim 2008/2009 Lazio banyak berbenah Lotito memiliki keinginan untuk membuat stadion khusus untuk Lazio dan meregenerasi skuad Lazio, pemain seperti Zarate dipinjam dari Klub Al-Sadd dan bermain gemilang di seri-A, duetnya Pandev juga tak kalah bersinar, musim ini Pandev memperlihatkan kelasnya dan membuat banyak klub meliriknya. Ditambah lagi dengan pemain veteran seperti il'capitano Tommaso Rocchi membuat Lazio semakin lengkap. Bersama Delio Rossi yang masih dipercaya Lotito untuk melatih Lazio, di musim ini Lazio sukses menyabet gelar Coppa Italia dengan mengkandaskan Sampdoria dibabak adu penalti, kiper Muslera menjadi pahlawan dengan menepis dua tendangan penalti Sampdoria.

Musim 2009/2010, Lotito mengganti Delio Rossi dengan Ballardini. Polesan pelatih itu di partai debutnya sukses membawa Lazio merebut gelar Supercoppa dengan menjungkalkan juara Scudetto Inter Milan 2-1 di Stadion National Beijing China, Gelar pertama Lazio di musim 2009/2010 dan semoga menjadi awal yang indah untuk pasukan biru langit, semoga Lazio dapat kembali mengepakkan sayapnya dan meraih tahta tertinggi seri-A yaitu Scudetto. (idr)





Followers