Showing posts with label 2009. Show all posts

Satu Tahun IndieLaziale : Non Mollare Mai....

, by idrayang


Akhirnya satu tahun sudah blog Indielaziale menjadi salah satu blog yang selalu setia menemani perjalan pasukan Gli Aquilotti, satu tahun lebih IndieLaziale memanjakan para Laziale Indonesia dengan berita-berita mengenai tim kesayangan, bisa dibilang blog ini salah satu pelopor blog khusus untuk menampilkan berita Lazio, kini makin banyak blog-blog yang lahir dan dikhususkan untuk menyebarkan segala hal tentang Lazio.

Jelas suatu kebanggaan bila melihat begitu banyak Laziale Indonesia yang mampir ke blog ini walau hanya sekedar melirik dan membaca postingan di blog ini, satu hal yang tak dapat dipungkiri Lazio Indonesia kian berkembang dan kian menjadi salah satu komunitas yang tak dapat di pandang sebelah mata.

Sayang kemajuan yang diperlihatkan komunitas Lazio di Indonesia tak diringi dengan prestasi mengkilap dari Biancoceleste, ditangan Ballardini Lazio tak mampu keluar dari lorong hitam dan terus saja sulit meraih tiga poin.

Padahal di musim lalu, saat awal musim 2008/2009 dimulai Lazio sempat memberikan mimpi indah kepada seluruh Laziale ketika mereka mampu berdiri di papan atas klasemen seri-a, namuan sayang dipertengahan Lazio ambruk dan hanya mampu finish di papan tengah, namun prestasi masih diberikan anak asuh Delio Rossi dengan meraih Piala Coppa dengan mengkandaskan Sampdoria, musim 2009/2010 dimulai dengan berbunga-bunga saat Ballardini memberikan kemenangan di Super Coppa atas Inter Milan, namun setelah itu, hanya geleng-geleng kepala yang bisa dilakukan Laziale ketika melihat prestasi tim kebanggaan ini.

Meski begitu walau satu tahun IndieLaziale harus dirayakan dengan iringan kesedihan dari Formello, jelas tak boleh ada kata menyerah dan putus asa. Non Mollare Mai.......



read more

Siena vs Lazio 1 - 1 : Masih Gagal

, by idrayang


Lagi-lagi hanya hasil imbang yang bisa di berikan oleh anak asuh Ballardini kepada para tifosi. Tampaknya harus ada pembenahan besar-besar yang mesti dilakukan Lotito, zona merah pun terus mendekat ke Biancoceleste, palagi dipertandingan berikutnya Lazio harus berhadapan AC Milan.

Gol dan kegagalan
Melawan Siena, pasukan biru langit belum bisa keluar dari bayang-bayang kegagalan. Meski sempat memimpin lewat sundulan dari Mauri di menit ke 8, Lazio tak mampu mempertahankan keunggulan. Maccarone melalui solo run mampu memperdaya Muslera dan membuat skor akhir imbang di menit ke 32. Hasil ini sungguh mengecewakan bagi tifosi Lazio.

Kartu Merah Muslera
Muslera sempat di kartu merahkan oleh wasit ketika dirinya menjatuhkan Maccarone, sebelumnya siviglia melakukan kesalahan fatal dengan blundernya saat ingin menyelamatkan bola, namun Maccarone lebih dahulu menguasai bola dan tinggal berhadapan dengan Muslera. Muslera berhasil merebut bola namun wasit menilai Muslera melakukan pelanggaran dan mengkartu merahkannya sebelum akhirnya kartu tersebut dibatalkan setelah wasit berkonsultasi dengan hakim garis.

Hasil buruk
Hasil ini memperburuk perjalanan Lazio dibawah kepemimpinan Ballardini, sedang bagi pelatih baru Siena Marco baroni, debut ini merupakan keberhasilan. Setelah pertandingan berakhir seluruh staf dan pemain Lazio disarankan untuk tutup bicara kepada press untuk menjaga mental dan kepercayaan diri pemain yang mengalami krisis.



read more

Menuju Lazio vs Villareal : The History

, by idrayang


Setelah beberapa tahun sempat mampir ke kota Roma, Villareal akan segera kembali ke Olimpico dalam lanjutan kompetisi Liga eropa grup G melawan Lazio.
Kedua tim pernah bertemu di fase grup Piala UEFA musim 2004/2005, tepat tanggal 21 Oktober 2004 saat itu Lazio dengan pelatihnya Domenico Caso imbang 1-1 melawan Villareal yang dilatih oleh Manuel Pellegrini (sekarang melatih Real Madrid).

Formasi saat itu adalah :
Lazio:
Sereni, Siviglia*, Dabo* (Giannichedda, 57), Zauri, Manfredini (Rocchi*, 46), Pandev*, Liverani, Inzaghi*, Oddo, Negro, Šerić (Di Canio, 66).

Villarreal:
Reina, Rodríguez, Cazorla* (Josico, 77), Riquelme, Roger (Font, 73), Quique Álvarez, Venta*, Battaglia, José Mari, Arzo (Armando Sá, 87), Alcantara.

(*masih ada di tim sekarang)

Antara Lazio dengan Klub Spanyol
  • Hanya Barcelona yang mampu mengalahkan Lazio di Olimpico, yakni saat babak kedua kompetisi Piala UEFA 1975/1976 dengan skor 3-0. Sejak itu Lazio 2 kali menag dan 4 kali seri dengan tim asal Spanyol di Olimpico.
  • Villareal mencatat dua kali seri dan emapat kali kekalahan saat berkunjung ke Italia.
  • Lazio selalu mencetak gol di 12 pertandingan Eropa terakhir sebagai tuan tumah. Tim terakhir yang tak bisa dijebol oleh Lazio adalah Chelsea yang mengalahkan Lazio 4-0 di fase grup Liga Champion 4 November 2003.
  • Kekalahan atas FC Salzburg memutuskan kemenangan tiga kali berturut-turut Villareal (10 gol dan dua kemasukan)

Fakta menarik

  • Stefan Radu, bek tengah dan kiri Lazio akan merayakan ulang tahunnya yang ke 23 tepat pada hari pertandingan
  • Striker Villareal, Giuseppe Rossi adalah partner Tommaso Rocchi (kapten Lazio) di timnas Italia saat kompetisi Olimpiade
  • Lionel Scaloni, akan berhadapan dengan mantan rekannya di tim yang berbeda Joan Capdevila (RC Deportivo La Coruña, 2000-06) dan Ariel Ibagaza (RCD Mallorca, 2008).
  • Dalam tiga pertandingan melawan tim Italia sebagai pelatih Athletic dan Espanyol, Valverde selalu menang - dua kali di kandang dan satu tandang.



read more

Menuju Levsky Sofia vs Lazio : Kesempatan untuk Luciani

, by idrayang


Menghadapi Levsky Sofia, kemungkinan kesempatan untuk Alessio Luciani bek muda Lazio untuk tampil sangat besar. Ballardini kepada La Lazio Siamo Noi mengungkapkan bahwa ia akan memberikan kesempatan kepada Luciani.
Luciani adalah Kapten tim Primavera Lazio, dan kini ia berkesempatan menjajal kemampuannya di tim senior setelah Ballardini kehilangan banyak pemain belakangnya dan hanya menyisakan 3 pemain.
Sementara itu Ballardini juga berucap bahwa ia akan kembali memasang Kiper Albani Bizzari, meski di pertandingan pertama sempat melakukan blunder namun Ballardini akan memberikan kesempatan sekali lagi.


read more

Menuju Levsky Sofia vs Lazio

, by idrayang



Lazio akan segera kembali melanjutkan petualangan mereka di Liga eropa, Dipertandingan perdana Lazio kalah 1-2 oleh Salzburg di Olimpico. Kini mereka akan menghadapi Klub Belgia Levski Sofia.

Kondisi tim Lazio sedang buruk, Ballardini dipastikan kehilangan banyak pemain inti di posisi pemain bertahan. Sevilla, Faraoni, Scaloni absen karena cedera, Kolarov terkena akumulasi kartu, Del Nero yang kini bertransformasi menjadi seorang bek kiri baru tidak terdaftar di liga eropa sama halnya dengan Stendardo, Artipolli serta Bonetti, terakhir Diakite diragukan untuk tampil besok. Ballardini kini hanya memiliki 3 pemain untuk mengisi lini belakang mereka adalah Lichtsteiner, Cribari serta Radu.

Kini Ballardini hanya memiliki sedikit alternatif guna menghadapi masalah ini, yakni mencoba untuk mengadaptasi seorang gelandang bertahan menjadi seorang bek sentral (seperti halnya yang pernah dialami oleh Giannicheda) atau memberikan kesempatan pemain muda untuk menggantikan peran pemain inti atau mencoba pakem baru yakni pola 3-5-2?.

Untuk alternatif pertama, Ballardini mungkin bisa mencoba Dabo untuk mengisi posisi lowong di lini belakang. Namun resikonya mungkinkah Dabo bisa bermain bagus di posisi yang jelas-jelas bukan favoritnya, seperti yang pernah di lakoni oleh Giannicheda. Mungkin juga Eliseu di berikan kesempatan untuk mengisi posisi bek kiri.

Alternatif kedua bila Ballardini memberikan kesempatan untuk pemain muda, kemungkinan kesempatan itu diberikan kepada kapten tim Primavera Lazio Alessio Luciani. atau mungkin Perpetuini dicoba untuk beradaptasi sebagai bek sentral?.

Alternatif ketiga mungkin lebih simpel, Ballardini mengubah pola 4-4-2 menjadi 3-5-2 dengan Lichtsteiner, Cribari dan Radu di belakang. disini sosok Lictsteiner menjadi pertanyaan mengingat dia adalah bek kanan dan bakal beradaptsi menjadi bek central dengan pola tiga bek. Dengan tiga bek berarti lima gelandang bisa diisi dengan Mauri, Eliseu atau Foggia sebagai sayap di kanan dan kiri. Pilihan di tengah bisa Dabo, Meghni, Matuzalem, Baronio atau Perpetuini minus Brocchi yang masih di landa cedera. Didepan, dua striker bakal jatuh kepada Zarate dan Rocchi setelah Cruz dipastikan absen.

Daftar pemain yang dibawa :
1) Gonzo, 86) Muslera, 25) Cribari, 26) Radu, 2) Lichtsteiner, 6) Dabo, 23) Meghni, 8) Matuzalem, 5) Mauri, 99) Perpetuini, 7) Eliseu, 17) Foggia, 10) Zarate, 33) Baron, 9) Rocchi, 42) Sevier, 52) Luciani, 46) Cavanda


read more

trophy "Karol Wojtyla" II

, by idrayang

Elang muda Lazio sukses menekuk Sampdoria di partai perdana mereka di Tropi Wojtyla, Lazio menang 1-0 berkat gol penyerang muda Lazio Alessandro Di Mario. Di Mario saat ini memang sedang menunjukkan ketajamannya, di liga primavera ia sudah mencetak 5 gol dari 2 partai yang sudah dijalani tim elang muda.
Kemenangan ini jelas membuka peluang tim muda Lazio untuk meraih gelar ketiga mereka secara berturut-turut.




read more

Zarate is back!!

, by idrayang

Kegagalan Lazio meraih tiga poin saat menjamu Palermo memang menyakitkan, Poin tampak sulit meraih kemenangan sejak beberapa pertandingan terakhir . Namun ada hal yang menggembirakan saat Lazio ditahan imbang Palermo, yakni keberhasilan Zarate mencetak gol perdana di musim ini tanpa harus melalui titik putih penalti.
Zarate memang sebelumnya telah mencetak gol melalui penalti saat Lazio dikalahkan Parma 1-2, namun gol saat melawan Palermo jelas memberikan kepercayaan diri lebih bagi Idola baru Laziale ini. Zarate sebenarnya memiliki banyak peluang untuk mencetak lebih dari 1 gol namun penampilan cemerlang kiper Palermo membuat Zarate sempat frustrasi sebelum akhirnya Maurito berhasil membuka kran golnya.

Kini Maurito ingin kembali mencetak gol dan mengembalikan Lazio kejalur kemenangan, melawan Levski Sofia di lanjutan Liga Eropa jelas kesempatan untuk Zarate untuk kembali tajam sekaligus mencetak gol ke-200 Lazio di eropa.

Zarate adalah maskot baru Lazio, sebagai penyerang muda yang sangat berbakat ketajamannya sangat diharapkan kembali seperti di musim pertamanya bersama Lazio sekaligus membawa Lazio meraih kemenangan. Meski banyak yang mengatakan Zarate bisa saja pergi musim depan namun Sergio Zarate agen sekaligus kakak kandung Maurito mengatakan bahwa Zarate betah dan akan terus bersama Lazio.
Forza Lazio
Ave Maurito.......


read more

Bergabung di Lazio Indonesia?

, by idrayang



Dear Laziale Indonesia,

Untuk menjadi member Laziale Indonesia bisa bergabung di Milis Lazio Indonesia dan untuk Forum bisa ke Forum Lazio Indonesia, untuk website resmi Lazio Indonesia, saat ini sedang di bahas karena website yang ada saat ini sedang dalam masalah teknis.

Agar mempermudah komunikasi antar Laziale yang ada di regionnya masing-masing, maka telah dibuat LI Grup di Facebook untuk setiap region oleh koordinatornya masing-masing..Dan untuk sementara Region yang sudah memiliki Grup sendiri di Facebook adalah sebagai berikut :

LI Region Jakarta/Indonesia
http://www.facebook.com/group.php?gid=41946360711

LI Region Banten
http://www.facebook.com/group.php?gid=132496417159

LI Region Bekasi
http://www.facebook.com/group.php?gid=143694271056

LI Region Bogor
http://www.facebook.com/group.php?gid=102543894535

LI Region Depok
http://www.facebook.com/group.php?gid=100764782561

LI Region Jogja
http://www.facebook.com/group.php?gid=133867769417

LI Region Bogor
http://www.facebook.com/group.php?gid=102543894535

LI Region Karawang
http://www.facebook.com/group.php?gid=263793700045

LI Region Bandung
http://www.facebook.com/group.php?gid=74863777450

LI Region Semarang
http://www.facebook.com/group.php?gid=90451332341

LI Region Banjar
http://www.facebook.com/group.php?gid=92985881379

LI Region Palembang
http://www.facebook.com/group.php?gid=103674578526

LI Region Pekanbaru
http://www.facebook.com/group.php?gid=120138223248

LI Region Aceh dan Medan
http://www.facebook.com/group.php?gid=96123148918

LI Region Kalimantan Timur
http://www.facebook.com/group.php?gid=125058569587

REGION YANG BARU:

LI Region Bali
http://www.facebook.com/group.php?gid=121349897899

LI Region Kalimantan Selatan
http://www.facebook.com/group.php?gid=125645177970

Kami sarankan untuk yang berdomisili di region diatas agar dapat bergabung dengan regionnya masing-masing agar dapat mempermudah komunikasi internal regionnya..Dan kami harapkan agar region tersebut dapat berkembang.

Untuk region yang belum ada harap menunggu perkembangan region-region selanjutnya.

Forza Lazio!!!


read more

Daftar Pemain yang terkena hukuman

, by idrayang




Berikut daftar pemain yang terkena hukuman dilarang bermain setelah giornata ke-2 serie-a :

Dua kali larangan tampil :

penyerang AS Bari : Ferdinando Sforzini

Satu kali larangan tampil :

Bek Lazio : Emilson Cribari
Gelandang AC Milan : Gennaro Gattuso
Bek AS Livorno : Mirko Pieri


read more

Bukber Puasa Laziale Depok

, by idrayang


Untuk mempererat tali silahturahmi di antara kita.
Laziale Depok Mengadakan Buka Bersama Yang akan diadakan pada :

Hari / Tanggal : Kamis , 10 September 2009
Tempat : D'Cost, ITC Depok
Jam : 16.30 (kumpul di ITC)

CP : Idriz . 021-93220926
Lutfi . 021-98198031
Delvyn. 021-91205221


Ps : sekalian pengumpulan dana untuk Sahur On The Road Yang akan dilaksakanan pada. Sabtu, 12 September 2009. (ket lebih lanjut menyusul / bisa hub Edo . 021-95934504 / 085692117941)


Thanks

"noi siamo i biancoblu"


read more

Pemain habis kontrak 2010

, by idrayang


Menurut situs La Lazio siamo Noi, ada 64 pemain beken di Italia yang dipastikan habis masa kontraknya di tahun 2010 nanti, beberapa nama diantara saat ini membela Lazio, mereka adalah Goran Pandev yang saat ini dianggap penghianat oleh Lotito. Selain Pandev ada Julio Cruz yang memang hanya semusim saja dikontrak Lazio, lalu Dabo dan terakhir Baronio yang saat ini baru merasakan dirinya masuk skuad biru langit.

Selain mereka adalah Filippo Inzaghi dari Ac Milan yang telah memasuki usia 37 tahun lalu Fabio Cannavaro yang baru saja bergabung kembali ke Juventus . Dari Genoa ada nama Sculli dan Marrazina serta Claudio Belluci yang berada di Sampdoria.

Di Inter Milan ada sosok Patrick Vierra yang saat ini belum pasti akan kemana ia setelah kontraknya habis, Ambrossini di Milan serta incaran Lazio saat ini Fabio Simplico di Palermo.

Di posisi kiper dari Ac Milan adalah Dida, Storari serta Flavio Roma, Napoli kemungkinan akan memperpanjang Gennaro Iezzo, selain itu ada nama lain seperti Lupatelli dan Guardalben.

Dari As Roma merda ada beberapa nama, seperti pemain tua mereka yang kemungkinan bakal pensiun setelah mundurnya Spalleti yakni si totti, lalu Pizzaro, Taddei dan Perotta.


read more

Macheda : Saya dan Zarate akan menjadi pasangan serasi

, by idrayang


Setelah sebelumnya Macheda mengungkapkan suatu saat dirinya ingin kembali ke Lazio, kini striker MU saat diwawancarai oleh La Lazio Siamo noi mengatakan bahwa dirinya akan menjadi pasangan yang sangat serasi bila diduetkan dengan Zarate.

Meski menurutnya saat ini Liga Inggris lebih baik ketimbang serie-a, ini yang menyebabkan banyaknya pemain Italia bermain di luar negeri mereka sendiri. Namun ucapan seorang pemain yang baru saja melangkahkan kakinya di dunia sepakbola jelaslah tidak bisa di benarkan begitu saja. Macheda meninggalkan kota Roma dimana ia tumbuh besar dan disana ada kekasihnya, dan teman-teman masa kecilnya. Baginya awalnya sangat sulit namun kini ia telah beradaptasi.

Meski begitu Lazio tetap selalu ada didalam hatinya. Ia mengaku akan selalu menjadi fan dari Lazio, mengenai Lotito meski Lotito sempat mengeluarkan statement yang sempat menyakitinya namun ia memilih untuk tidak berkomentar.

Saat ditanya mengenai Mauro Zarate, ia berucap bahwa Zarate adalah seorang pemain yang hebat. Dalam beberapa tahun ia akan menjadi pemain yang terkuat di dunia.

Mengenai kemungkinan duetnya bersama Zarate, Macheda berpikir ia dan Zaratekid akan menjadi pasangan yang serasi. Zarate bermain sebagai second striker dan Macheda bermain sebagai penyerang tengah.


read more

Barreto "the new Zarate"

, by idrayang


Barreto dipastikan menjadi milik Lazio, the new Zarate ini baru saja menandatangi kontrak selama 5 tahun namun masih menunggu empat bulan untuk berbaju biru langit, pada tanggal 22 Januari 2010 Barreto baru bisa terjun ke serie-a, hal ini pernah terjadi kepada striker belia AC Milan Alexander Pato yang juga sempat menunggu hingga usia 18 tahun.

Striker muda ini akan ikut serta dalam Piala Dunia U-17 di Nigeria pada 24 October sampai 15 November, baru kemudian ke Roma untuk medical cek, dan selama 2 bulan mencoba adaptasi dengan kehidupan baru di Italia diselingi dengan beberapa partai uji coba untuk menjajal sepak bola ala Italia.

Barreto baru saja mencetak gol di menit ke 13 sejak debut pertamanya bersama timnya danubio FC, meski hanya memiliki selama 5 bulan pelatih Danubio Jorge Jordan mengaku merasa bangga telah memiliki pemain seperti Barreto karena ia adalah pemain yang fantastis.

Memang setelah partai debutnya itu, Barreto langsung di resmikan oleh Presiden mereka bahwa ia telah dijual ke Lazio, di bawah bimbingan Zarate, Rocchi serta Cruz diharapkan ia bisa menjadi pemain besar dikemudian hari. Barreto memiliki permainan yang sama dengan Zarate dan Chevanton.


read more

Wawancara Dino Zoff dengan La lazio siamo noi

, by idrayang


Dino Zoff mantan pemain Lazio dan Juventus, serta mantan Pelatih Lazio berkomentar tentang Muslera, Zarate serta partai bigmatch antara Juventus vs Lazio.

Melalui wawancara eksklusif oleh Lalaziosiamonoi.it Dino Zoff mengatakan bahwa Saat ini kiper terbaik eropa masih Julio cesar dan Buffon namun Muslera telah memperlihatkan kemajuan yang bagus dan bila ia dapat terus mempertahankannya maka ia akan menjadi kiper yang hebat.

Sedangkan tentang Dino Zoff berkomentar tentang Zarate, "Zarate adalah pemain yang luar biasa, ia akan menjadi titik kekuatan untuk Lazio yang baru."

Lalu tentang Partai antara klub yang sempat membesarkan namanya, Zoff mengharapkan terjadinya pertarungan yang bagus, karena kedua tim memiliki komposisi pemain yang bisa memuaskan penonton, dan menurutnya pertandingan ini tak bisa di tebak, kedua tim takkan begitu saja membiarkan mereka kalah."




read more

Friendly : Zaragoza vs Lazio 0-2

, by idrayang


Pertengahan pekan ini Lazio melakukan pertandingan persahabatan melawan Real Zaragoza, meski hanya partai persahabatan namun partai ini juga memperebutkan trophi yang dinamakan trophi Carlos Lapetra atau Ciudad de Zaragoza. Lazio sendiri sebelumnya pernah memenangkan gelar ini ditahun 1997, saat itu Lazio menang 2-0 lewat gol dari bomber Signori dan Boksik.

Di partai ini Lazio mencoba beberapa pemain muda untuk menambah pengalaman, sedang Zaragoza bermain tanpa beberapa pemain inti mereka karena panggilan timnas masing-masing, salah satunya adalah penjaga gawang Lazio yang sedang dipinjamkan ke Zaragoza, Pablo Carizzo.

Ballardini mencoba beberapa eksperimen dengan memasang Del Nero sebagai bek kiri, Del nero bermain baik dalam menopang Eliseu yang berada di depannya, Cribari dicoba Ballardini sebagai bek kanan sedangkan bek tengah di isi duet Radu dan Stendardo. disini Stendardo terlihat bermain percaya diri dan bersemangat, tampaknya Stendardo ingin memperlihatkan kemampuannya sebagai bek tengah dan mungkin pantas mengisi salah satu posisi yang dianggap terlemah musim ini. Dabo dan Matuzalem menjadi jangkar lini tengah sedangkan Foggia dan eliseu bermain di sayap.

Babak pertama Lazio bermain lebih banyak bertahan, Zaragoza lebih banyak menekan beruntung Bizzari bermain tenang dan mampu beberapa kali menggagalkan peluang dari Zaragoza. Duet Rocchi dan Julio Cruz hanya sesekali mampu mendekati kiper Zaragoza.

Babak kedua Ballardini mencoba memaksimalkan pemain muda yang dia bawa, Perpetuini, Diakite, Faraoni masuk menggantikan Cribari, Radu dan Matuzalem. Penampilan Perpetuini yang tanpa kompromi meski masih muda namun tampak tak ingin di intimidasi cukup menjanjikan, Faraoni bermain juga dengan baik jelas mereka adalah masa depan Lazio. Zarate, dan Mauri masuk di menit 65 menggantikan Del Nero dan Dabo.

dengan 3 striker didepan Zarate, Cruz dan Rocchi, Lazio akhirnya mampu mencetak gol lewat titik putih setelah Cruz diganjal keras oleh pemain bertahan Zaragoza. Foggia yang menjadi algojo berhasil menunaikan tugas dengan baik.

Ballardini memasukkan satu nama baru lagi di skuad Lazio, pemain muda Sevieri menggantikan Cruz dimenit 83.

Menit ke 91, sebelum peluit akhir berbunyi, Zarate dengan gol khasnya berhasil menambah pundi golnya lewat serangan balik, Zarate mendribling bola dan dari luar kotak penalti ia menceploskan bola ke gawang tanpa bisa di tepis oleh kiper Zaragoza.

R. Zaragoza:

López Vallejo (Diego García, min.83); Borque (José, min.60), Ayala (Pulido, min.79), Pablo Amo (Pavón, min.60), Babic; Kevin Lacruz (Montejo, min.72), Gabi (Aridane, min.83), Ponzio, Jorge López; Songo'o (Paredes, min.60) y Arizmendi (Miramón, min.83).

Lazio:

Bizzarri; Emilson (Perpetuini, min.46), Radu (Diakite, min.46), Stendardo, Del Nero (Zárate, min.65); Matuzalem (Faraoni, min.46); Dabo (Mauri, min.64), Foggia, Eliseu (Artipoli, min.83); Tommaso, Julio Cruz (Sevieri, min.80).

Gols: 0-1. min.74. Foggia (penalti) 0-2. min.91. Zárate


Wasit: A. Izquierdo (Spa)

Berikut daftar juara tophi Carlos Lapetra :

1971 1.FC Köln (TRIANGULAR)
1972 Hamburger SV (TRIANGULAR)
1973 Borussia Mönchen. (TRIANGULAR)
1974 Real Zaragoza 1-0 Eintracht Frankfurt
1975 Real Zaragoza 2-0 CA Boca Juniors
1976 Real Zaragoza 2-0 Górnik Zabrze
1977 CSKA Sofia 2-1 Real Zaragoza
1978 Real Zaragoza 2-1 Club Nacional
1979 Real Zaragoza 1-0 Dinamo Zagreb
1980 RCD Español 3-2 Real Zaragoza
1981 Real Zaragoza 1-1 Nottingham Forest (PEN)
1982 Manchester United FC 5-3 Real Zaragoza
1983 Real Zaragoza 3-2 Club América (México)
1984 Videoton SC 3-1 Universidad Católica
1985 FC Barcelona 2-0 Real Zaragoza
1986 Real Zaragoza 1-1 1 FC Köln (PEN)
1987 Real Zaragoza 2-0 Czechoslovakia
1988 CA Peñarol 0-0 Real Zaragoza (PEN)
1989 Real Zaragoza 4-3 Club Atlante
1990 Dinamo Moskva * Triangular Trophy
1991 Real Zaragoza 4-1 Dinamo Bucuresti
1992 Real Zaragoza 3-1 FC Barcelona
1993 CR Vasco da Gama 0-0 Real Zaragoza (PEN)
1994 Real Zaragoza 2-1 CSKA Moskva
1995 Real Zaragoza 3-0 Club Nacional
1996 Real Zaragoza 1-0 Hamburger SV
1997 SS Lazio 2-0 Real Zaragoza
Trofeo Ciudad de Zaragoza - Memorial Carlos Lapetra
1998 AS Parma 0-0 Real Zaragoza
1999 Real Zaragoza 2-0 SC Feyenoord
2000 Real Zaragoza 2-2 AS Parma (PEN)
2001 Real Zaragoza 5-0 Twente Enschede
2002 Real Zaragoza 2-1 Athletic Club de Bilbao
2003 Real Zaragoza 2-1 Chievo Verona
2004 Atlético de Madrid 2-0 Real Zaragoza
2005 Real Zaragoza 2-2 Real Madrid CF (PEN)
2006 Real Zaragoza 2-1 AS Livorno
2007 Real Zaragoza 2-1 FC Juventus
2008 Getafe CF 2-2 Real Zaragoza (PEN)
2009 Real Zaragoza 0 - 2 SS Lazio

Real Zaragoza vs Lazio 0-2 Half Time

Real Zaragoza vs Lazio 0-2 The goal of Foggia

Real Zaragoza vs Lazio 0-2 Zarate's goal



read more

Macheda : Lazio masih dihatiku

, by idrayang


Pemain muda sensasional Manchester United, Federico Macheda mengatakan bahwa dirinya ingin menggapai impiannya menjadi seorang bintang untuk Lazio.

Macheda adalah produk asli Lazio yang di ambil oleh MU dikarenakan kelemahan sistem transfer di Italia untuk pemain muda. Macheda menjadi bintang di Old Trafford setelah mencetak gol kemenangan atas Sunderland dan Aston Villa di musim lalu.

Macheda lahir di kota Roma dan hatinya tetap untuk kota kelahirannya dan klub asalnya Lazio. Ia berucap akan dengan senang hati untuk kembali ke Italia karena dia adalah seorang fan Lazio dan berharap suatu saat akan kembali bermain untuk pasukan biru langit.

Namun saat ini Macheda sedang menikmati masa-masanya bersama tim setan merah.



read more

Muslera di incar trio Premier League

, by idrayang


Harap-harap cemas jelas menghampiri benak Laziale, mengetahui kiper yang saat ini jadi buah bibir karena penampilannya yang selalu cemerlang sedang di minati oleh tiga klub asal Premier League, tidak tanggung-tanggung Arsenal dan duo Manchester yakni City dan MU dikabarkan bersiap untuk mencoba mendapatkan Fernando Muslera.

MU bahkan dikabarkan telah menyiapkan dana sebesar 14 juta euro dan jutaan euro untuk kontrak sang kiper. Lebih buruk lagi saat ini Muslera dalam kontrak klausulnya bisa pergi dalam waktu setahun dengan hanya membayar sekitar dua juta euro.

Lotito saat ini jelas dalam keadaan terjepit, mungkin inilah yang membuat Lotito tidak membeli beberapa pemain baru lagi karena mengutamakan untuk mempertahankan pemain yang jelas-jelas dibutuhkan oleh Lazio untuk saat ini.

Lotito akan berbicara dengan agen dari Muslera yakni Fonseca untuk membicarakan masalah perpanjangan kontrak Muslera bersama Lazio. Saat ini Muslera telah menjadi salah satu elemen penting di skuad biru langit dan Lotito jelas akan mempertahankan salah satu pemain yang akan dibawa oleh pelatih Uruguay ke Piala Dunia nanti.

Lotito menyiapkan kontrak untuk Muslera dengan klausul pelepasan dengan nilai yang tinggi seperti kontrak yang telah diberikan kepada Zarate. Saat ini Muslera dikontrak dengan gaji sebesar 250.000 euro dengan klausul pelepasan sebesar 2 juta euro, kini Lotito akan menaikkan gaji Muslera dan menjadikan ia salah satu pemain dengan gaji tinggi di skuad Ballardini.


read more

Pandev : Fokus dan berkontribusi untuk Lazio

, by idrayang


Goran Pandev menggungkapkan kepada pubik Lazio bahwa dirinya saat ini akan fokus untuk Lazio dan akan memberikan kontribusi kepada tim seperti yang selalu ia lakukan. Ia juga menyangkal dan tak mau membicarakan lebih jauh segala pernyataan di TV Telma yang menyatakan bahwa dirinya ingin bermain di klub yang lebih besar dari Lazio.
berikut kutipan dari pernyataannya
"Aku tidak tahu apa masa depanku dipenjualan pemain, hal yang menarik bagi saya adalah bermain untuk Lazio dan timnas Macedonia . "


read more

Lotito menyangkal kepindahan Kasami

, by idrayang


Publik Lazio berharap Lotito menyangkal berita yang menyatakan bahwa Lazio telah menjual pemain muda asal Swiss Pajtim Kasami ke Palermo, berikut pernyataan dari Claudio Lotito melalui website resmi Lazio "SS Lazio menyatakan bahwa berita tentang transfer pemain kami Pajtim Kasami ke Palermo dianggap sama sekali tanpa dasar."

Kasami adalah pemain muda yang dibeli Lazio dari Grasshoppers sekarang ia berlatih bersama tim kedua Lazio, ia termasuk talenta yang berbakat, seorang pemain tengah. Saat ini Kasami membela timnas muda Swiss, meski ia sempat di tawarkan oleh Pandev untuk bermain bersama membela Macedonia dan juga Tare yang menawarkan untuk bergabung bersama Albania namun Kasami tetap memilih untuk bermain di Swiss.


read more

Pemain Lazio yang keluar

, by idrayang

Setelah membahas tentang pemain yang masuk, kini kita membahas pemain yang keluar baik itu dijual maupun yang dipinjamkan.


Pemain Keluar :

Juan Pablo Carrizo - Real Zaragoza - loan, 1 juta euro

Carizzo gagal membuktikan kapasitasnya sebagai kiper nomor satu Lazio, ia harus mengalah dengan Muslera yang ternyata mampu melebihi kemampuan Carizzo. Carizzo dianggap gagal, menurut pengamat Carizzo gagal karena ia berasal dari Argentina yang notabene kurang memiliki sejarah bagus dengan kiper mereka, dan juga ia tak bisa menghilangkan beban sebagai harapan pengganti Marchegiani dan Peruzzi, meski begitu dipinjamkannya ke Zaragoza semoga saja bisa membuatnya kembali dengan penampilan yang lebih baik dan belajar seperti Muslera yang di musim pertamanya berbaju Lazio juga dianggap gagal.

David Rozehnal - Hamburg - 5 juta euro

Salah satu penjualan yang sangat disayangkan, mungkin bila memang ada pengganti sepadan bisa dimaklumi, namun sepeninggal Rozehnal Lotito tidak menambah kekuatan lini belakang dengan memboyong pemain yang lebih kuat. Di akhir-akhir musim lalu Rozehnal menjadi andalan Lazio di lini belakang bersama Siviglia, Cribari yang dulu sering di gosipkan akan pindah dan sempat dicaci oleh fans Lazio karena penampilannya yang buruk, malah bertahan.


Lorenzo De Silvestri - Fiorentina - 6 juta euro

Asli didikan Lazio dan sempat digembar-gemborkan menjadi penerus Alessandro Nesta, namun kini memilih untuk pergi dari Biancoceleste. Satu hal yang menyebabkan ia pergi, karena Lotito!, ya sebuah alasan yang patut dipertanyakan, mungkinkah Lotito tidak memperlakukan seorang fanatik Lazio dengan baik, ambil contoh seorang Paolo Di Canio yang juga tidak diperpanjang oleh Lotito dan sempat bersitegang dengan Lotito.

Namun disamping masalah diatas, performa De Silvestri memang menurun dan ia kalah saing dengan Lichtsteiner, bek sayap yang bermain sangat dominan musim lau, De Silvestri lebih memilih pindah ketimbang menunggu di bangku cadangan dan kemudian membuktikan kapasitasnya. Semoga saja langkah Lorenzo de Silvestri ini tidak diikuti oleh calon-calon Nesta lainnya.

Alberto Quadri - Pescina - loan

Kiper yang memang tiap musimnya menjadi langganan Lazio untuk dipinjamkan.

Luciano Zauri - Sampdoria - loan

Mantan kapten Lazio, tak ada pilihan lain baginya selain dipinjamkan ke Sampdoria mengingat Lazio telah memiliki beberapa stok pemain bek kiri yang potensial.

Alessandro Tuia - Monza - loan

The Next Alessandro Nesta, semoga masa peminjamannya di Moza bisa membuatnya menjadi lebih siap untuk seterusnya mengisi dan memimpin pos lini belakang Lazio yang saat ini terbilang sangat rawan, saat ini Tuia tercatat sebagai salah satu anggota skuad Italia u-21.


Ettore Mendicino - Crotone - loan

Mendicino mengatakan bahwa dirinya kan kembali sebagai pemain yang bisa diandalkan Lazio, meski seharusnya Mendicino dipertahankan mengingat tipe second striker Lazio saat ini hanya dimiliki di diri Zarate, sedang Pandev diragukan semangat bermainnya.

Libor Kozak - Brescia - loan

Kozak termasuk beruntung bisa dipinjamkan ke Brescia mengingat pemain muda lainnya dipinjamkan di klub yang kurang dikenal. Kozak adalah salah satu striker dengan kemampuan bola-bola atas yang baik, dengan datangnya Cruz jelas tempat untuk Kozak bermain makin sulit, pilihan untuk meminjamkannya jelas lebih baik.

Lucas Correa - Taranto - loan

Setelah penampilan gemilangnya di klub yang meminjamnya musim lalu, Correa sebenarnya berharap bisa bertahan di skuad senior Lazio musim ini dan bersaing mendapatkan satu tempat, namun Ballardini belum bisa mempercayainya . Gelandang menyerang asal Argentina ini seharusnya mungkin bisa diberi kesempatan mengingat Lazio juga hanya sedikit memiliki gelandang serang.



read more

Followers