Showing posts with label indonesia vs uruguay. Show all posts

Laporan nonton bersama Lazio Indonesia : Indonesia vs Uruguay

, by idrayang

banner raksasa Lazio Indonesia

Gol Boaz Salossa sempat membuat pendukung Indonesia bersorak gembira menyambut gol pembuka di partai Indonesia vs Uruguay, namun setelah itu mimpi buruk menghampiri Indonesia ketika gawang Markus di berondong tujuh gol, gol Uruguay dicetak Cavani dan Suarez yang masing-masing mencetak tiga gol serta satu gol dari Sebastian Eguren .

Lazio Indonesia yang datang ke Stadion yang diwakili dari beberapa Region yakni Bekasi, Depok, Jakarta, Tangerang, Semarang, Bandung dll. menonton dari  tribun atas tepat belakang gawang. Berharap dapat menyaksikan langsung aksi Muslera di tim Uruguay para fanatik Lazio itu selalu meneriakkan nama Muslera di sepanjang pertandingan. Hujan yang sempat turun sebelum pertandingan sempat membuat beberapa Laziali terjebak kemacetan namun semangat terus berkobar!

Sayang di line-up starting XI tidak tercantum nama Muslera, yang ada malah kiper kedua Juan Castillo, bahkan Alvaro Gonzalez juga hanya terlihat di bangku cadangan, kekecewaan pun mulai menyeruak di kubu Lazio Indonesia.
Muslera dan Alvaro di bench
Namun the show must go on....

Indonesia sempat membuat kejutan dimenit 17' ketika Boaz Salossa berhasil memperperdayai kiper kedua Uruguay Juan Castillo, umpan lambung dari Bambang Pamungkas berhasil melewati para pemain belakang Uruguay, Boaz yang mendapatkan bola mendribel bola sambil mengecoh Castillo dan kemudian dengan mudah menceploskan gawang yang sudah melompong.
aksi boaz saat mencetak gol (getty images)
Sayang sekali setelah itu Uruguay seperti tersengat dan langsung merubah permainan, Indonesia terus diserang dan tak mampu berkutik hanya sesekali melakukan serangan balik, praktis gol bagi Uruguay seperti hanya menunggu waktu saja, dan pada menit ke 35' Cavani berhasil menyarangkan gol lewat sundulan yang tak bisa di antisipasi Markus.

Selanjutnya giliran Suarez yang berhasil memanfaatkan ketidak konsistenan pemain belakang Indonesia, aksinya berhasil melewati dua pemain belakang langsung menaklukkan Markus yang sebelumnya sulit untuk di taklukkannya.  2 - 1 untuk Uruguay dan skor bertahan hingga akhir babak pertama.

Nurdin Mundur!
Babak pertama berakhir dan laziali suporter Indonesia masih berharap Muslera akan segera tampil di babak kedua, namun harapan tinggal harapan Juan Castillo masih betah berada di bawah mistar gawang Uruguay.

Pertandingan babak kedua berlanjut, Oscar Tabarez mengganti kapten timnya Diego Lugano dengan Andress Scotti, sementara Indonesia belum ada pergantian pemain.

Suarez mencetak gol kedua (gi)
Uruguay tetap menampilkan permainan menyerang, sementara Indonesia tetap setia dengan lebih sering berkumpul di lini belakang. Meski hanya pertandingan eksibisi namun Indonesia tidak berani tampil menyerang dan hanya mengandalkan beberapa kali serangan balik yang selalu putus di tengah jalan sebelum sempat merepotkan penjaga gawang Castillo, praktis Castillo lebih banyak bersantai di posnya.

Enam menit babak pertama berjalan, Suarez kembali menjadi momok buat Indonesia, striker Ajax ini menjebol gawang Markus. Menit 57' Suarez kembali mempunyai andil dalam proses terjadinya gol keempat Uruguay, umpan unselfish-nya berhasil dimanfaatkan oleh Eguren 4-1 untuk Uruguay.
Lini belakang Indonesia sulit hadang Suarez (gi)

Support Laziale...

Begitu cepat gol yang tercipta untuk Uruguay di babak kedua membuat Gelora Bung Karno sejenak menjadi hening, hanya sorak-sorak "Nurdin Mundur, Nurdin Mundur" yang terdengar setiap kali timnas Garuda merah putih kejebolan gol. Tampaknya suporter setia Indonesia sudah muak dengan setiap hasil yang didapat timnas kesayangan mereka, dan bagi mereka kesalahan ada pada bobroknya organisasi PSSI.
Mulai di atas angin, Tabarez memasukkan dua lagi pemain dari bangku cadangan. Martin Caceres masuk menggantikan Mauricio Victorino, sedangkan Sebastian Fernandez mengisi posisi Cristian Rodriguez. Sementara Riedl pun memberi kesempatan kepada penyerang muda Yongki Aribowo untuk memulai debut bersama Merah-Putih dan menggantikan Bambang.

jatuh bangun BP (gi)
Total sudah tiga pemain digantikan oleh Tabarez, dan harapan Lazio Indonesia untuk menyaksikan Muslera dan Alvaro gagal sudah, namun semangat mendukung Indonesia tetap membara dan terus meneriakkan yel-yel untuk mendukung Indonesia.Uruguay kembali menambah koleksi gol pada menit ke-69. Tak pernah bisa mengantisipasi pergerakan lawan, Indonesia lengah mengawasi posisi Cavani. Markus pun terpaksa keluar sarang dan menjatuhkan Cavani sehingga mengakibatkan hukuman penalti. Indonesia pun harus rela tertinggal semakin jauh, Suarez yang mengeksekusi tendangan penalti membuat Indonesia tertinggal 1-5 dan sorakan Nurdin Halid untuk mundur dari jabatan ketua PSSI semakin akrab terdengar.

Salah satu pemain debutan lagi dipercaya tampil oleh Riedl, yakni Oktovianus Maniani yang menggantikan Firman Utina. Tak berapa lama menginjakkan kaki di lapangan, memanfaatkan kecepatannya, Okto merangsek masuk pertahanan lawan sebelum memberikan bola kepada Boaz. Sayangnya, tendangan Boaz dapat dimentahkan Castillo.

Menit 80, Cavani melesakkan lagi bola ke dalam gawang Markus. Suarez terlepas dari jebakan off-side pertahanan Indonesia. Satu kali kecohan, Markus berhasil dilewati. Saat akan mengeksekusinya jadi gol, Suarez berbenturan dengan Nova sehingga terjatuh. Bola masih bergulir ke arah gawang Indonesia dan Cavani muncul dari belakang untuk menyelesaikan peluang tersebut jadi gol keenam Uruguay.
Lazio Indonesia di Curva Nord GBK
Markus bertukar kaos dengan Muslera.
Tampaknya melawan Indonesia, anak asuh Tabarez betul-betul mengincar banyak gol. Duet Suarez dan Cavani akhirnya saling berbagi tiga gol. Kembali lolos dari jebakan off-side para bek Indonesia, Cavani melesakkan bola menjauhi jangkauan Markus. Marjin keunggulan kian lebar saja, yel-yel penonton meminta pengunduran Nurdin Halid terdengar lagi dan hanya yel-yel meminta penurunan Nurdin Khalid yang santer terdengar di tribun penonton Gelora Bung Karno.

Hampir saja skor bertambah kala Sebastian Fernandez mencetak gol, beruntung gol itu dianggap offside dan skor 1 - 7 tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
penghormatan kepada penonton (gi)
Setelah penghormatan dari para pemain kepada penonton, para pemain pun saling menukar kaos. Terlihat Muslera memasuki lapangan, dan Markus menghampirinya dan mereka saling bertukar seragam. Wow!! bahagia sekali Muslera berhasil mendapatkan koas dari salah satu kiper terbaik dunia saat ini, satu pertanyaan.. mengapa Markus lebih memilih bertukar kaos dengan Muslera padahal saat itu Muslera tidak diturunkan dan harusnya ia bertukar kaos dengan Castillo?

Melihat Muslera memasuki lapangan, Lazio Indonesia sontak meneriakkan nama Muslera, Muslera pun melambaikan tangan ke tribun dimana Lazio Indonesia berada.
menanti Muslera dan Alvaro setelah pertandingan
Meski pertandingan telah berakhir namun Lazio Indonesia tetap mencoba untuk memberikan ucapan selamat jalan kepada Muslera, di pintu keluar utama Stadion seluruh Lazio Indonesia berkumpul dan membentangkan dua banner raksasa bertuliskan tentang Muslera dan Gonzalez. Bus yang ditumpangi dua pemain lazio itu keluar dari stadion dan seluruh Lazio Indonesia menyanyikan yel-yel untuk mereka berdua. Terlihat Alvaro dan Muslera melambaikan tangan mereka dari dalam bus.

Dan kisah Fernando "Nando" Muslera dan Alvaro "el Tata" Gonzalez di Indonesia berakhir, meski sebenarnya anti klimak namun setidaknya mereka hadir di Indonesia... FORZA LAZIO!!! (idr / picts LI by septian adi. n)

gelora bung karno (un)

IndonesiaIndonesia1:7 (1:2)UruguayUruguay

Indonesia:
Markus Haris Maulana (k),Benny Wahyudi, Maman Abdurahman, Nova Arianto, M. Nasuha, M. Ridwan, Firman Utina/Otovianus Maniani, Ahmad Bustomi, Toni Sucipto, Boaz Salossa dan Bambang Pamungkas/Yongky Aribowo (c)

Uruguay:
Juan Guillermo Castillo (k), Edinson Cavani, Jorge Fucile/Gaston Ramirez, Walter GarganO/Alvaro Gonzales, Diego Lugano (c), Alvaro Pereira, Maxmiliano Pereira, Diego Perez/Sebastian Eguren, Christian Rodriguez/Sebastian Fernandez, Luis Suarez dan Mauricio Victorino/Martin Caceres






read more

Preview : Indonesia vs Uruguay

, by idrayang


Indonesia harus siap hanya bermaterikan pemain tanpa naturalisasi ketika melawan semifinalis Piala Dunia 2010 Uruguay, meski Riedl begitu kecewa setelah dirinya tak bisa menurunkan pemain naturalisasi namun pertandingan harus tetap berjalan.

Tampaknya awan tebal yang menyelimuti prestasi Indonesia di dunia sepakbola belum akan bergerak hilang, seluruh rakyat Indonesia tentu berharap timnas kebanggaan mereka bisa meraih kemenangan setelah sekian lama berpuasa kemenangan, terkahir Indonesia meraih kemenangan adalah pada Piala AFF 2008 yakni atas Kamboja dengan skor 4-0, setelah itu berturut-turut Indonesia hanya meraih hasil seri dan kalah di setiap partai yang dilakoninya.
Semoga saja tanpa pemain naturalisasi Indonesia tetap bisa mengimbangi permaian Uruguay, setidaknya mencetak gol ke gawang Muslera dan tidak kemasukan banyak gol.

“Waktu yang tersedia sangat mepet. Saya sejak awal sudah menyiapkan tiga pemain baru itu. Saya terpaksa mengubah formasi tim. Saya berharap pemain bisa mencetak gol ke gawang Uruguay,” ujar Riedl.

Riedl bakal mengandalkan duet Boaz Salossa dan Bambang Pamungkas dibantu Firman Utina dari lini kedua untuk menembus pertahanan Uruguay yang digalang bek tangguh Diego Lugano, kesulitan besar mungkin dihadapi para pasukan garuda putih dalam mencetak gol mengingat dibawah mistar Uruguay berdiri salah kiper terbaik dunia Fernando Muslera.

Lini belakang Indonesia dipastikan lebih tenang dengan ketidak hadiran pemain terbaik Piala Dunia 2010 Diego Forlan, meski begitu tugas berat masih menanti pertahanan Indonesia karena Le Celeste masih mempunyai penyerang kelas dunia seperti Suarez dan cavani. Markus dipastikan harus berjibaku dan jatuh bangun dalam menahan gempuran Uruguay.

Semoga saja semangat juang timnas garuda 1974 kembali merasuki para pemain garuda saat ini.. ayo Indonesia kami mendukungmu!!!

Perkiraan Pemain:
Indonesia (4-4-1-1): Markus Haris Maulana; M Nasuha, Nova Arianto, Maman Abdurahman, M Benny Wahyudi; Ahmad Bustomi, Firman Utina, Atep, Octovianus Maniani; Boaz Salossa; Bambang Pamungkas.

Uruguay (4-4-2): Fernando Muslera; Jorge Fucile, Maurizio Victorino, Lugano, Andrea Scotti; Walter Gagano, Alvaro Gonzales, David Perez, Alvaro Perreira; Edinson Cavani, Luis Suarez


Support Laziale...


read more

Presiden pastikan menonton Indonesia vs Uruguay

, by idrayang

Persiapan serius dilakukan oleh Local Organizing Commuttee (LOC) laga uji coba Indonesia vs Uruguay, terutama soal pengamanan. Apalagi, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono memastikan diri akan hadir langsung dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (8/10).

“ Benar bapak Presiden RI akan hadir pada pertandingan nanti. Bahkan, sebelum pertandingan, Pak SBY akan menghampiri kedua tim untuk kemudian berjabat tangan dengan pemain. Dengan catatan, tidak turun hujan,” ungkap Joko Driyono, Ketua LOC.
Dengan hadirnya orang nomor satu di Indonesia tersebut, pihak LOC sudah melakukan pertemuan di Sekretariat Negara. Sinergi masalah keamanan di stadion menjadi agenda penting pertemuan yang berlangsung Kamis (7/10) pukul 11:00 WIB itu.

Sore harinya, pihak kemanan dari Pasmpampres pun sudah mendatangi SUGBK. Mereka didampingi oleh Nugroho Setiawan (Koordinator Keamanan LOC) dan Maz Boboy (Sekretaris LOC). Sedangkan dari jumlah personel yang disiapkan LOC bidang keamanan adalah sebanyak 2000 personel.

“ 800 personel akan berjaga di stadion saat pertandingan. Sisanya akan disebar di berbagai sudut kota Jakarta. Terkait hal ini, kita sudah koordinasi dengan Polda Metro Jaya,” kata Joko Driyono.

Sementara itu, laga antara Indonesia vs Uruguay ini akan dipimpin oleh wasit Abas Bin Daud dari Singapura. Ia akan dibantu oleh asisten wasit Idza Salim dan Sivanesan serta wasit cadangan R Krishnan, ketiganya berasal dari Malaysia. Sedangkan Match Commissioner pertandingan ini adalah Hanizam Aris Bin Harun dari Singapura.

Kick off pertandingan akan dilakukan mulai pukul 20:00 WIB. Bagi penonton yang tidak bisa hadir di Stadion bisa menyaksikannya secara langsung lewat ANTV dan TvONe yang mulai on air sejak pukul 19:30 WIB. (pssi)

Support Laziale...


read more

Timnas tanpa pemain Naturalisasi

, by idrayang

John Beukering
Menghadapi Uruguay, timnas dipastikan tanpa tiga pemain naturalisasi. Pasalnya, pihak Uruguay menginginkan laga uji coba ini bersifat resmi dan dicatat oleh FIFA. Dengan kondisi begitu, Van Beukering cs pun tidak diizinkan main karena tidak memegang paspor Indonesia.

“ Timnas tidak diperbolehkan menjalani laga persahabatan resmi dengan menggunakan pemain asing. Hal ini sesuai dengan Statuta FIFA pada artikel 15 poin 1. Inilah yang menjadi dasar bagi PSSI untuk tidak memainkan ketiganya,” kata Sekjen PSSI, Nugraha Besoes.

Sekjen FIFA Jerome Valcke telah mengeluarkan peringatan resmi melalui surat yang dilayangkan kepada kepada PSSI yang isinya, jika PSSI menurunkan para pemain asing itu, maka PSSI tidak akan meraih poin untuk perbaikan peringkat dari pertandingan itu, begitu juga dengan Uruguay.
Support Laziale...
"Karena pertandingan ini under FIFA Sanction. PSSI dapat surat langsung dari sekjen FIFA Jarome Valcke. Jika tetap memainkan mereka maka PSSI rugi tidak meraih poin dari FIFA, begitu juga dengan Uruguay," ungkapnya lagi.

Padahal Tiga pemain keturunan telah tiba di Jakarta. Dua di antaranya John Beukering dan Tobias Waisapy bahkan sudah ikut bergabung dalam sesi latihan di Lapangan ABC Senayan,Selasa (5/10/2010) kemarin.Sementara Rafael Guillermo Eduardo belum ikut latihan karena baru tiba.

Menurut Noegraha Besoes, para pemain proyek naturalisasi telah diberitahu mengenai hal ini oleh Ketua Badan Tim Nasional, Iman Arif.Noegraha mengklaim mereka bisa menerimanya.
Nugraha Besoes
"Untuk pemain naturalisasi sendiri sudah di beritahu lewat ketua BTN, Iman Arif. Mereka sepertinya bisa terima. Mereka juga tetap hadir saat pertandingan nanti," lanjut Noegraha.

"Setidaknya dengan kedatangan mereka sekarang, mereka jadi tahu atmosfer sepakbola Indonesia dan lebih siap jika nanti jadi dinaturalisasi," terang Noegraha lagi.

Sebelumnya, persoalan ini telah disinggung akan menjadi kendala bagi PSSI untuk menghadirkan para pemain naturalisasi di partai uji coba resmi itu, namun PSSI dengan yakin mengatakan para pemain itu bisa diturunkan dengan status bintang tamu.(berbagai sumber)



read more

Meski banyak pemain cedera, Indonesia tetap PD

, by idrayang

Motivasi Tinggi Jelang Lawan Uruguay

Skuad timnas Indonesia kembali dirundung masalah cedera jelang laga uji coba melawan Uruguay di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (8/10). Kabar terakhir, Arif Suyono dan Kurnia Meiga dipastikan tidak bisa tampil melawan tim Le Celeste.

“ Kita kembali kehilangan dua pemain karena cedera, Kurnia Meiga dan Arif Suyono. Khusus untuk Kurnia Meiga, kita sudah memanggil kiper Persiba I Made Wirawan sebagai penggantinya,” kata manajer timnas Indonesia, Andi Darussalam.

Menghadapi tim sekaliber Uruguay, Andi yakin para pemainnya tidak akan minder. Justru mereka akan bermain penuh motivasi dalam pertandingan nanti.

“ Ini adalah pertandingan persahabatan yang sangat bagus karena menghadapi tim peringkat ketujuh dunia. Saya yakin, hal itu akan menjadi pemicu motivasi para pemain. Tentunya kita pun tidak ingin malu dipermainkan mereka,” tegas Andi Darussalam yang menghadiri langsung acara Managers Meeting Indonesia vs Uruguay di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (7/10) (PSSI)

Support Laziale...



read more

kilas balik : Indonesia sempat permalukan Uruguay

, by idrayang



Indonesia mungkin akan sulit untuk menang melawan Uruguay Jumat (8/10) nanti, semua rakyat Indonesia pasti mengakui dengan skuad yang ada saat ini bisa menahan imbang atau setidaknya tidak kejebolan banyak gol saja sudah untung bagi Indonesia.

Tapi tahukah Anda, pada tahun 1974, tepatnya 19 April Le Celeste pernah kita kalahkan ditempat yang sama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Saat itu, Fernando Morena dkk meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan kepala tertunduk setelah menyerah 1-2. Indonesia menurunkan semua pilarnya, di antaranya Ronny Pasla, Andjas Asmara, Sutan Harhara, Abdul Kadir, dan Ronny Pattinasarany. Kemenangan atas Uruguay ini merupakan salah satu sejarah manis sepak bola Indonesia.

Ketika itu Mereka datang ke Jakarta untuk melakoni laga persahabatan untuk memperingati HUT PSSI. Disaksikan sekitar 60 ribu penonton, timnas Indonesia secara mengejutkan menaklukkan negara asal Amerika Latin itu dengan skor 2-1.
Support Laziale...
"Saat itu kami tidak mengalami kesulitan berarti menghadapi mereka. Gaya permainan hampir sama dengan kita, mengandalkan umpan-umpan pendek dan sesekali bermain individu duel satu lawan satu. Beruntungnya kala itu timnas Indonesia dihuni banyak pemain yang memiliki skill individu bagus," kata Sutan.

Dalam pertandingan uji coba tersebut timnas Indonesia yang diasuh Djamiat diperkuat Rusdianto, Ronny Paslah, Abdul Kadir, Anwar Ujang, Nabon dan Waskito. Kendali permainan dipegang Indonesia. Tim asuhan Juan Alberto Schiaffino kala itu kerap direpotkan dengan serangan dari sektor sayap.

Merasa malu dengan kekalahan itu, Uruguay pun meminta pertandingan ulang sehari setelah kekalahan. Mereka sukarela tampil gratis tanpa dibayar.

"Kami sih mau saja walau kondisi fisik lelah karena berpikir kesempatan bermain melawan tim luar negeri bisa menaikkan reputasi," ujar Sutan.

Sayangnya, pada laga ulang timnas Indonesia kalah 2-3. Walau begitu hal tersebut tak menghilangkan kebanggaan para pemain. "Kami telah memberi pelajaran berharga kepada mereka untuk tidak meremehkan tim-tim yang kelasnya dibawah," ucap Sutan. (bola)

Jadi sebenarnya Indonesia itu Bisa!!!!


read more

ANTV dan TVOne siarkan laga Indonesia vs Uruguay

, by idrayang

Sebelumnya RCTI disebut-sebut oleh Sekjen PSSI Nugraha Besoes sebagao pemegang hak siarpartai antara Indonesia vs Uruguay, namun pada hari sabtu (2/10) PSSI secara resmi mengumumkan Viva Group (ANTV dan TV One) yang akan menyiarkan langsung laga persahabatan itu. Sisi komersial yang menyebabkan BTN menyeberang ke perusahaan keluarga milik Bakrie tersebut.

"Dari konsep bisnis apa yang ditawarkan oleh grup Viva lebih menguntungkan untuk industri sepakbola' kata Iman Arif, Ketua BTN seperti di kutip oleh Tabloid Bola.

Dengan viva group selain mendapat pembayaran dari hak siat kami juga mendapatkan profit sharing dari keuntungan promo dan marketing yang dilakukan mereka.
Support Laziale...
"Kami berterima kasih kepada Badan Tim Nasional PSSI yang mempercayai kami sebagai 'official partner' televisi untuk pertandingan Indonesia lawan Uruguay. Kami akan menayangkannya sebaik mungkin," kata Reva Deddy Utama, Head of Production and Sport ANTV, di Jakarta, Selasa (5/10/2010).

Selain menyiarkan langsung jalannya pertandingan, ANTV juga akan mengupas mengenai laga-laga tersebut dalam program sport yang ada. Antara lain dalam acara Lensa Olahraga, Total Football, dan Kampiun

"Kami akan memuaskan penggemar sepak bola dengan kedatangan tim Uruguay ini. Pokoknya tak ada acara yang tidak kami siarkan," janji Reva Deddy, sambil menambahkan bahwa ANTV dan tvOne juga akan menayangkan langsung pertandingan Indonesia melawan Maladewa, 12 Oktober mendatang.


read more

Lazio Indonesia Sambut kedatangan Muslera dan Alvaro

, by idrayang

spanduk Lazio Indonesia
Akhirnya yang ditunggu datang.. Fernando "Nando" Muslera dan Alvaro Gonzalez hadir di Indonesia, Nando dan Alvaro tiba di bandara Sukarno Hatta Selasa siang pukul 13.05 WIB menggunakan penerbangan Cathay Pacific CX 777. Pemain Uruguay lainnya yang datang adalah duet gelandang Bologna, Diego Perez dan Gaston Ramirez serta Carlos Valdez.
Muslera dan Alvaro (belakang) tiba dibandara
Muslera menuju Bus
Kedatangan Muslera dan Alvaro memang telah ditunggu oleh para Laziale di Indonesia, sambutan ketika mereka keluar dari Bandara pun dilakukan oleh Lazio Indonesia, dengan membentangkan sebuah spanduk besar bertuliskan "Benvenuto in Indonesia Fernando Muslera e Alvaro gonzalez, da laziali indonesian" para laziale pun meneriakkan yel-yel khusus untuk Muslera dan Alvaro. Muslera dan Alvaro pun melepaskan senyum dan melambaikan tangan mereka ke para laziale Indonesia.
Tidak hanya di bandara soekarno hatta mereka menyambut Muslera, rombongan Lazio Indonesia yang berasal dari Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang serta Bandung juga mengikuti Muslera cs menuju Hotel tempat mereka menginap di Four Season.
Big Family of Lazio Indonesia
Support Laziale...
Sayang keinginan para fans Lazio untuk berfoto bersama atau setidaknya mendapatkan tanda tangan dari idola mereka sulit terwujudkan mengingat ketatnya penjagaan yang dilakukan para pengawal pemain-pemain Uruguay tersebut.
Hari kedua Muslera cs di Indonesia pun Laziale masih sulit untuk mendekati mereka, di latihan pagi hari yang diadakan di Stadion Soemantri Brodjonegoro, para laziale  hanya bisa menyaksikan dari luar stadion karena latihan tersebut dijadwalkan tertutup.

Meski begitu hasrat untuk melihat idola mereka secara langsung telah terlaksana dan para laziale bangga dengan kedatangan pemain-pemain Lazio ke Indonesia, mereka berharap suatu saat nanti bukan hanya satu dua pemain Lazio saja yang hadir tapi seluruh skuad Lazio akan kembali datang ke Indonesia, seperti halnya pada tahun 90-an ketika Lazio melakukan friendly match melawan Indonesia. (idr/photo by Lazio Indonesia)


read more

RCTI siarkan Indonesia vs Uruguay

, by idrayang

Menurut situs okezone.com RCTI dipastikan menjadi satu-satunya stasiun televisi swasta nasional yang memegang hak siar laga, yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 8 Oktober 2010.

"RCTI yang akan menyiarkan," cetus Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Nugraha Besoes, Senin (27/9/2010).
Support Laziale...
Besoes mengungkapkan, hak siar ini merupakan lanjutan dari kontrak kerja sama selama tahun 2010. Selain Uruguay, jadwal terdekat yakni ujicoba melawan Timnas Honduras (13 Oktober) dan Pantai Gading, November 2010.

Jadi bagi kawan-kawan yang berhalangan hadir menonton laga ini, siapkan saja beebrapa makanan dan minuman ringan di depan teve anda dan siapkan diri anda untuk fokus menonton partai Indonesia vs Uruguay.



read more

Menanti Indonesia vs Uruguay (Muslera)

, by idrayang



Kesempatan Laziale
Sebuah kesempatan langka akan didapat para Laziale di bulan Oktober nanti, kesempatan langka itu adalah dapat menyaksikan secara langsung aksi kiper no.1 Lazio Fernando Muslera beraksi dalam menjaga gawangnya. Meski bukan berbaju Lazio namun kedatangan Muslera ke Indonesia tetaplah sebuah kebanggaan luar biasa bagi laziale. Syukur-syukur bisa bertemu dan sekedar foto bareng serta minta tanda tangan, sudah jelas Laziale tersebut pasti seperti terbang ke awan.

Para striker timnas Indonesia akan dites kemampuannya dalam merobek jala kiper No. 1 timnas Uruguay dan Lazio itu, Bambang Pamungkas, Boaz Salossa dkk akan berhadapan dengan Muslera di ajang partai persahabatan Indonesia vs Uruguay yang rencananya akan di langsungkan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Indonesia, pada tanggal hari Jum'at tanggal 8 Oktober 2010.
situs fifa.com  menjadwalkan indonesia melakukan uji coba melawan Uruguay
Kepastian jadwal ini sudah terdapat pada situs resmi fifa.com dan dipastikan bukan hoax. bahkan situs resmi Fernando Muslera (fernando-muslera.com) juga mengeluarkan jadwal Muslera ke Indonesia,

gambar diambil dari situs pribadi Muslera.
Support Laziale...
Badan Tim Nasional [BTN] PSSI juga telah memastikan timnas senior akan menghadapi semifinalis Piala Dunia 2010 dalam pertandingan uji coba pada 8 Oktober mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

"Pertandingan melawan Uruguay sudah dipastkan pada tanggal 8 Oktober. Kami sudah menandatangani kontrak kerja sama hari Minggu di Amsterdam [Belanda]. Sedangkan untuk pertandingan melawan Honduras, kami masih menunggu konfirmasi," ungkap Iman, ketua Badan Tim Nasional [BTN] PSSI.(Source : Goal.com/id-ID/)

Laga persahabatan Tim Merah Putih melawan Uruguay ini menjadi salah satu persiapan Timnas akan akan berlaga di Piala AFF 2010 Desember nanti, semoga para pemain Indonesia mengambil banyak pelajaran dari laga ujicoba ini untuk dibawa ke Piala AFF. Dan semoga saja PSSI tidak hanya membawa pemain yang itu-itu saja, melainkan memberikan kesempatan kepada para pemain muda yang betul-betul memiliki masa depan untuk timnas kesayangan ini.

Bagi para Laziale di Indonesia, ini akan menjadi suatu kebanggaan bisa menyaksikan tim kebanggaan Garuda Merah Putih sekaligus dapat melihat pemain idola mereka yakni Muslera. Sosok Muslera sendiri kini memang telah menjadi salah satu idola bagi laziale seluruh dunia mengingat catatan prestasi dan penampilan gemilang yang selalu ditampilkan oleh kiper yang pernah merasakan kegagalan di musim pertamanya bersama Lazio.

Selain Muslera pemain Lazio lainnya yang juga bakal ikut ke Indonesia adalah Alvaro Gonzalez, gelandang tengah yang baru di beli Lazio di musim panas kemarin memang tak sempat ikut ke Piala Dunia 2010, namun kini ia dipanggil oleh pelatih Uruguay Oscar Tabarez.

Bintang sepakbola lain yang akan datang adalah Diego Forlan (atletico Madrid) dan Luis Suarez (Ajax. Striker baru Napoli, Edinson Cavani juga dipanggil Tabarez. Striker berpengalaman Sebastien Abreu juga masih masuk dalam skuad Uruguay. Tabarez juga memasukkan tiga pemain Porto dalam skuadnya, seperti Jorge Fucile, Cristian Rodriguez dan Alvaro Pereira. Playmaker muda Ajax, Nicolas Lodeira, masih absen karena cedera, dan itulah yang membuatnya tidak dipanggil Tabarez. Dengan hadirnya bintang-bintang sepakbola eropa ini dipastikan kita akan disuguhi pertandingan menarik, dan kita juga berharap Indonesia juga tidak akan mudah dikalahkan begitu saja oleh negara yang memakai warna kebanggaan biru muda sama seperti warna kebanggaan Lazio.

Tak hanya itu, Presiden Uruguay Jose Mujica juga dijadwalkan hadir mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di SUGBK. Namun, masih menunggu kepastian dari Departemen Luar Negeri dan Kedutaan Besar Indonesia di Uruguay.

Bagi para laziale yang tak berkesempatan menyaksikan langsung, jangan dulu kecewa karena laga ini akan disiarkan secara langsung oleh RCTI.

Berikut skuad Uruguay yang akan bertanding melawan Indonesia :

Kiper: Juan Castillo (Deportivo Cali), Fernando Muslera (Lazio)

Bek: Martin Caceres (Sevilla), Diego Lugano (Fenerbahce), Jorge Fucile (Porto), Diego Godín (Atletico Madrid), Mauricio Victorino (Universidad de Chile), Maximiliano Pereira (Benfica), Andres Scotti (Colo Colo), Carlos Valdez (Siena)

Tengah: Diego Perez (Bologna), Alvaro Gonzalez (Lazio), Sebastian Fernandez (Malaga), Sebastian Eguren (Sporting de Gijon), Walter Gargano (Napoli), Ignacio Gonzalez (Levante), Alvaro Pereira (Porto), Gaston Ramirez (Bologna), Cristian Rodriguez (Porto), Jorge Rodriguez (Jaguares de Chiapas)

Depan: Sebastian Abreu (Botafogo), Edinson Cavani (Napoli), Diego Forlan (Atletico Madrid), Luis Suarez



read more

Followers