Stefan Radu sang gladiator!

, by idrayang

 

Stefan Radu, adalah salah satu gladiator Lazio asal Rumania yang pada tanggal 23 Oktober 2010 lalu genap berusia 24 tahun.


Radu saat ini mengharapkan perpanjangan kontrak dari Lotito mengingat kontraknya yang akan segera berakhir pada tahun 2012. Radu saat ini di kontrak 450 ribu pertahun oleh Lazio, menurut agen Radu Victor Becali pemain ini diincar oleh juventus dan Manchester City.

Roberto Mancini tertarik memboyong pemain kidal ini, sebelumnya Mancini telah menarik Kolarov ke Manchester namun pemain yang dibeli musim panas lalu itu menderita cedera parah dan harus absen cukup lama.

Awal Karir
Radu memulai karir di klub raksasa Rumania Dinamo Bucharest dan bermain empat musim di tim inti Dinamo. Pada musim 2006/2007 Radu menjadi pemain kunci di tim Dinamo, dari seorang pemain muda berbakat menjadi salah satu bek central terbaik di liga Rumania. Selain itu Radu sukses mambawa Dinamo merengkuh gelar ke 18 sebagai champion di Liga Rumania.

Berkat prestasinya tersebut Radu mendapat julukan sebagai "the new chivu" oleh media-media di Rumania, dan menjadi perhatian klub-klub besar eropa. Radu memang memiliki kesamaan posisi dengan Chivu yakni sebagai bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek sayap kiri.

Meski diminati oleh Juventus, ass Rioma, juga Genoa. pada musim 2007/2008 tepatnya Januari 2008 Radu memilih untuk hijrah ke Lazio yang saat itu mengikatnya dengan status sebagai pemain pinjaman.

Berbaju biru langit
Radu di angkut Lazio dari Dinamo lewat status sebagai pinjaman, ketika itu Lazio baru saja gagal di Liga Champion, kedatangan Radu diharapkan Lotito bisa merubah permaian Lazio di lini belakang. Radu memulai debutnya bersama Biancoceleste pada partai Piala Coppa melawan Fiorentina.
Support Laziale...
Kemampuan Radu dalam menjaga pertahanan Lazio membuatnya sedikit demi sedikit mendapat kepercayaan lebih dari Delio Rossi yang saat itu menjabat sebagai pelatih Lazio. Karena kehadirannya Radu bahkan membuat Kolarov terpinggirkan,

Berkat prestasinya tersebut Lotito pun mempatenkan Radu pada musim 2008/2009.

 
Gladiator Lazio
Memasuki musim keduanya bersama Lazio, Stefan Radu kesulitan mendapatkan kepercayaan dari Delio Rossi, ia pun terpaksa lebih banyak duduk di bangku cadangan. Total ia hanya bermain 19 kali saat itu. Namun prestasi diukir bersama Lazio dengan merengkuh Coppa Italia dan Super Coppa Italia.

Radu baru mendapat kepercayaan lagi ketika dibawah kepelatihan Davide Ballardini yang ironisnya ketika Lazio di bawah kendali Ballardini pasukan biru langit harus menderita karena hampir di perjalanan musim 2009/2010 harus berjuang lepas dari zona degradasi.
Di musim ini Radu mejadi salah satu gladiator di pertikaian antar pemain di derby della capitale terakhir musim itu, ketika itu Lazio harus mengaku kalah dari Rioma merda dengan skor tipis 1-2 , diakhir pertandingan Radu yang terlihat tak senang dengan sikap para riomanista dengan sengaja mengganjal kaki Simone Perrota ketika sedang berlari merayakan kemenangan mereka. Pertikaian akhirnya terjadi dan sempat membuat kerumunan pemain kedua klub.
Kini di musim 2010/2011 Radu makin menunjukkan kualitasnya, dirinya selalu menjadi pilihan utama pelatih edy reja untuk mengawal lini belakang Lazio sebagai bek sayap kiri. Semoga pencapaian Lazio di awal musim ini bisa terus berlanjut dan sebagai hadiahnya Lotito akan memberikan perpanjangan kontrak kepada Stefan Radu.



read more

Friendly Match : Lazio vs Nuova Tor Ter Teste

, by idrayang

Lazio Kamis sore kemarin (21/10) melakukan sebuah pertandingan ujicoba menghadapi Nuove Ter Teste, Partai tersebut di menangi oleh Lazio dengan skor 6-2.

Photo-photo pertandingan ujicoba

Berikut para pemain yang di turunkan oleh Coach Edy Reja.
LAZIO-NUOVA TOR TRE TESTE 6-2

Pencetak gol : Giacani (N), Kozak (L), Rocchi (L), Gonzalez (L), Del Nero (L), Zarate (L), Balzani (N), Zarate (L)

LAZIO (babak pertama): Muslera; Cavanda, Diakitè, Dias, Garrido; Gonzalez, Matuzalem, Mauri; Hernanes; Kozak, Rocchi. All. Reja

LAZIO (babak kedua): Berni; Lichtsteiner, Scaloni, Biava, Del Nero; Brocchi, Ledesma, Bresciano; Foggia; Floccari, Zarate.



Support Laziale...



read more

Lazio perpanjang kontrak Kozak

, by idrayang

Lazio dikabarkan telah memperbaharui kontrak striker muda asal Republik ceko, Libor Kozak, Kozak yang dibeli Lazio tahun 2008, kini telah menembus tim senior dan berhasil mencetak gol debut musim ini pada saat melawan Fiorentina, golnya membawa Lazio unggul 2-1 atas Fiorentina. Kozak di kontrak hingga tahun 2015.

Kozak juga menjadi aktor atas lolosnya u-21 ceko, Kozak mencetak dua gol di dua partai kualifikasi kejuaraan Eropa u-21 2011.


Support Laziale...


read more

Lazio hapus kutukan wasit gianluca rocchi

, by idrayang

Ketika dirilis nama wasit yang akan memimpin partai Bari vs Lazio adalah Gianluca Rocchi dari Firenze, beberapa pihak dari Lazio sudah merasa pesimis lazio akan sulit untuk menang di san Nicola.

Bukan tanpa alasan mereka merasa pesimistis, dibawah kepemimpinan wasit Gianluca Rocchi sejak 2005 Lazio hanya menang dua kali dari total 11 kali partai. Lazio hanya menang atas Chievo dan Catania. Dua kali Lazio kalah dari Rioma di derby ketika di pimpin wasit Rocchi. Dua kali KO dari Palermo dengan skor yang sama 1-3, serta hasil imbang yang menyedihkan dimenit-menit akhir dari Napoli (gol hamsik menit 94').

Namun kini kutukan itu telah hilang, Lazio sekarang membuktikan lebih kuat dan lebih baik dari yang dulu, Biancoceleste mampu tampil unggul atas tuan rumah Bari. Skor 2-0 membuktikan Lazio tak lagi bisa di remehkan dan kepemimpinan Gianluca Rocchi tak lagi membawa dampak buruk bagi hasil Lazio. Mungkinkah ini pertanda Lazio akan mendapat hasil indah di musim ini?? (lalaziosiamonoi)

Berikut hasil partai yang dijalani Lazio saat dipimpin oleh wasit Gianluca Rocchi..

2004-05 Chievo - Lazio 0-1

2005-06 Reggina – Lazio 1-0
2005-06 Palermo – Lazio 3-1

2006-07 Lazio – Inter 0-2
2006-07 Lazio – Catania 3-1

2007-08 Sampdoria – Lazio 0-0
2007-08 Roma – Lazio 3-2
2007-08 Napoli – Lazio 2-2

2008-09 Roma – Lazio 1-0

2009-10 Palermo – Lazio 3-1

2010-11 Bari - Lazio 0-2



Support Laziale...


read more

HOODIE LAZIO INDONESIA kloter kedua

, by idrayang

hoodie keren

Setelah sukses dengan pembuatan Hoodie (sweeter) LazioIndonesia kloter pertama, kini telah dibuka kembali pemesanan Hoodie (sweeter) Lazio Indonesia kloter kedua. Hoodie keren cocok untuk para Laziale yang pengen begaya sambil nunjukin sebagai seorang Laziale!!

bagi para Laziale yang berminat bisa memesan dengan cara mengisi data pemesan dibawah ini :

Nama :
Jumlah brg yg dipesan :
Size :
Alamat lengkap:
laziale region :
No. hp :
Email :
(bagi yang belum bargabung di regionnya silakan kosongkan saja)


Data tersebut silakan kirim lewat pesan ke FB Idriez

contoh hasil
mengenai detail barang bisa dilihat keterangan dibawah ini :


Bahan : FLEECE cutton
belakang: sablon rubber/timbul
depan :BORDIR KOMPUTER

ATURAN MAIN::
1. barang preorder bukan ready stok
2. kouta 24 pcs
3.WAKTU PRODUKSI: 2-4 minggu (konfirmasi).
4.Prize : 130.000 (exclude ongkir)
5.pembayaran di buka setelah memenuhi kuota

CP : 08989941477 (idriez)
Email/YM : idriezmuhammad@yahoo.com

SIZE (patokan jaket original adidas asian size)
XS : panjang = 60 ; Lebar = 44; Panjang Lengan = 57
S : Panjang = 63 ; Lebar = 48 ; Panjang Lengan=59
M : Panjang = 66 ; Lebar = 52 ; Panjang Lengan = 61
L : Panjang = 69 ; Lebar = 56 ; Panjang Lengan = 63
XL : Panjang = 72 ; Lebar = 60 ; Panjang Lengan = 65
XXL : Panjang = 74 ; Lebar = 64 ; Panjang Lengan = 67
XXXL : Panjang = 75 ; Lebar = 68 ; Panjang Lengan = 69

Untuk size XL keatas biaya tambahan Rp.10.000
TIDAK MELAYANI CUSTOME SIZE

pengepakkan hoodie tuk dikirim
bila ada pertanyaan bisa langsung di tanya lewat link dibawah ini

HOODIE LAZIO INDONESIA


Support Laziale...


read more

REVIEW : Bari vs Lazio 0 - 2

, by idrayang


Malam yang indah kembali hadir, Lazio sukses merebut kembali capolista serta membalaskan dendam atas kekalahan musim lalu di Olimpico dari Bari. Dua gol masing-masing dari Hernanes dan Floccari membuat sang elang kembali memuncaki klasemen sementara lega calcio 2010/2011.

Biancoceleste tampil dengan seragam tandang mereka hijau gelap (army color), sementara Bari dengan warna kebanggaan mereka putih-putih. Pertemuan kali ini ada pertemuan ke-40 antara Bari vs Lazio, Lazio 12 kali menang atas Bari, begitu juga sebaliknya, sisanya 15 kali Lazio dan Bari imbang.



Bari 0 - 2 Lazio

jalannya pertandingan
Babak pertama berlangsung tanpa gol, kedua tim bermain sedikit berhati-hati. Lazio sempat membuka peluang lewat playmakernya Hernanes. Tendangan jarak jauh kaki kiri Hernanes hanya menyamping sedikit dari kanan gawang Bari.

Permainan yang terlalu lambat membuat Edi Reja mengintruksikan pemainnya untuk lebih bermain cepat.

Peluang kembali didapat Lazio, umpan Ledesma lewat tendangan bebas berhasil ditanduk oleh Dias yang maju kedepan, sayang meski berhasil menyundul bola namun arah bola masih jauh dari target.
Babak kedua masih berjalan lambat dan membosankan sebelum akhirnya Hernanes membuka kebuntuan Lazio lewat golnya memaksimalkan umpan terukur Mauri. Hernanes melepaskan tendangan menyusur tanah yang tak mampu diantisipasi Jean-Francois Gillet.

Selanjutnya Zarate yang mendapat giliran menebar maut di pertahanan Bari, umpan lambung ditahan dada oleh Zarate, zarate langsung menembak bola, sayang tendangan kerasnya hanya menyamping.
Menit ke 61', berawal dari umpan Lichtsteiner dari sisi kanan Lazio, bola berhasil di buang bek Bari, namun jatuh tepat di depan Mauri yang langsung mem-voli bola, meski arah bola jauh dari gawang tapi Floccari yang berdiri tepat di arah bola langsung menyambar bola dengan lututnya, bola pun berubah arah dan kiper Gillet yang sudah salah langkah tak mampu menepis bola yang lewat diatas kepalanya.GOAL!! 2-0 lazio memimpin.
Unggul 2-0, Lazio sedikit melemahkan daya serang mereka, otomatis Lazio lebih banyak diserang. Pemain pengganti Jose Castillo berhasil menyundul bola kearah gawang, beruntung Muslera dengan sigap berhasil menangkap bola sebelum masuk ke gawang.
Support Laziale...
Menit ke 79' reja menarik Hernanes menggantinya dengan bresciano.

Castillo kembali memiliki peluang emas, sundulannya memanfaatkan umpan sepak pojok hampir saja menjadi gol, sayang usahanya digagalkan oleh tiang gawang Lazio, bola muntahan dibuang keluar oleh bek Lazio.

Kemenangan 2-0 tampaknya sudah cukup bagi reja, ia kembali menarik salah satu penyerang Lazio di menit ke 85' dan menggantinya dengan bek Diakite untuk lebih memperkuat lini belakang

Untuk ketiga kalinya Castillo memilki peluang emas, sebuah kerja samanya dengan rekannya membuat Castillo hanya berhadapan dengan Muslera, lagi-lagi usahanya gagal kali ini tendangannya masih jauh dari gawang.

Peluang terakhir di dapat Bari, Sergi Almiron melepaskan sundulan tepat di pelukan Muslera. Peluit akhir pun di bunyikan dan Lazio kembali memuncaki klasemen Lega Calcio untuk kedua kali dalam dua minggu berturut-turut.

Semoga keindahan malam ini tidak hanya sampai di minggu ini, elang harus terus terbang!! Forza LAZIO!!!





 

BARI-LAZIO 0-2 (0-0)

scorer : 52' Hernanes, 61' Floccari

BARI (4-4-2): Gillet, Belmonte, A. Masiello, Parisi, S. Masiello, Parisi, S. Masiello; Rivas (68' D'Alessandro), Gazzi (68' Donati), Almiron, Ghezzal; Barreto, Kutuzov (62' Castillo)

cadangan : Padelli, M. Rossi, Pulzetti, Caputo.

LAZIO (4-2-3-1): Muslera, Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu, Brocchi, Ledesma, Zarate (85 'Diakite), Hernanes (79' Bresciano), Mauri, Floccari(90 'Rocchi).

cadangan : Berni, Garrido, Gonzalez, Foggia.

Referee: Gianluca Rocchi
Assistants: Niccolai, Papi



read more

Followers