PREVIEW Lazio vs Napoli

, by lazio4ever

Lupakan kekalahan,saatnya kembali terbang!!

Minggu, 14 November 2010, pukul 18.30 WIB, Stadion Olimpico Roma
Pada pekan ini Lazio akan menjamu Napoli di Olimpico Roma. Baik Lazio maupun Napoli saat ini berpeluang untuk merebut capolista apabila memenangi laga ini dan Milan kalah dalam derby della madoninna.

Lazio  v   Napoli

Dalam menghadapi Napoli, Lazio sedang mengalami tren menurun akibat 2 kekalahan berturut-turut dari rival sekota+wasit Ass Rioma dan tim promosi Cessena pada lawatan mereka di tengah minggu. Sedangkan dari tim lawan,Napoli, tim mereka dalam kondisi on-fire serta kemungkinan besar mereka turun dengan skuad utamanya minus walter gargano yang terkena hukuman.

Support Laziale...

Pada pertandingan ini Lazio akan kembali turun dengan kekuatan terbaiknya setelah beberapa dari mereka diistirahatkan pada partai melawan cessena. Muslera masih kokoh di bawah mistar gawang yang akan di bantu oleh kuartet bek Litch-Biava-Dias-radu. Lini tengah masih mengandalkan duet Brocchi yang mempunyai agresifitas serta pergerakan dinamis ke segala penjuru lapangan dan Ledesma yang mempunyai umpan-umpan yang taktis dalam membangun serangan. Striker tunggal Floccari akan ditopang oleh 3 gelandang serang yang akan kembali diisi oleh Zarate-Hernanes-Mauri.
“Dalam waktu 5 tahun di Napoli tidak akan bisa dilupakan. Saya banyak mendapatkan respek serta mempunyai ikatan kepada para penggemar. Tapi sekarang saya di Lazio, saya harus melakukan yang terbaik dan mendapatkan 3 poin”, ujar Reja dalam wawancaranya.

Masalah Zarate
Disisi lain ini akan menjadi pembuktian bagi Zarate atas performanya yang kurang meyakinkan pada partai lawan cessena dan akhirnya diganti oleh Alvaro Gonzales pada menit 70'. ada kabar yang mengatakan Zarate tidak senang atas pergantian tersebut dan kecewa pada Reja,sang pelatih, serta kabar lain yang menyudutkan Zarate.

Namun sang kakak, Sergio Zarate mengklarifikasi, " saya berbicara dengan Mauro kemaren dan dia sangat sedih, bukan atas pergantian yang diterimanya, tetapi atas kekalahan yang di derita atas Cessena". kabar tidak sedap ini pun diikuti oleh rumor penjualanan sang pemain pada bulan Januari, namun Presiden Lotitto langsung angkat bicara "Kami sekarang berada bulan November, tidak menjadi masalah saat ini, pasar dibuka pada bulan Januari, kami akan bicara . Sayangnya, semua pemain mengalami pasang surut, tapi saya yakin bahwa dia memiliki potensi besar dan akan menegaskan kembali lapangan".

Hal ini diperkuat oleh pernyataan Serigo,sang kakak, "kami memiliki kontrak dengan Lazio dan sekarang kita belum dianggap ada alternatif. Namun, pembicaraan singkat dengan Lotito dan mencoba untuk memahami bagaimana hal meskipun saya tidak berpikir akan ada beberapa masalah, Mauro mencintai orang dan ingin tinggal di Roma Lazio ". Namun dari beberapa pertandingan ini Zarate belum dapat memenuhi ekspektasi dari pelatih Reja. Inilah saat paling pas untuk membuktikan kemampuan mu Zarate!!!
Perkiraan Formasi :

LAZIO (4-2-3-1): 86 Muslera,2 Lichtsteiner , 3 Dias, 20 Biava, 26 Radu, 32 Brocchi, 24 Ledesma, 6 Mauri , 8 Hernanes, 10 Zarate, 22 Floccari.
Cadangan : 12 Berni, 21 Diakite, 14 Garrido, 11 Matuzalem, 23 Bresciano, 17 Foggia, 9 Rocchi
Out: Stendardo, Meghni
Hukuman: tidak ada
Peringatan : Radu, Lichtsteiner

Napoli (3-4-2-1): De Sanctis 26, 2 Grava, 28 Cannavaro, 14 Campagnaro, 11 Maggio , 21 Yebda, 5 Pazienza, 18 Zuniga, 7 Lavezzi, Hamsik 17; 22 Cavani.
Cadangan : 1 Iezzo, 13 Santacroce, 25 Cribari, 80 Blasi, 3 Vitale, 77 Sosa, 12 Dumitru
Out: Lucarelli, Aronica, Dossena
Hukuman : Gargano
Peringatan: Hamsik, Lavezzi

Wasit: Bergonzi di Genova (Romagnoli, Nicoletti; IV: Rocchi)

Head to Head
Serie A Italia ‎(SA)‎ 3 Apr 2010 Lazio 1 - Napoli 1
Serie A Italia ‎(SA)‎ 22 Nov 2009 Napoli 0 - Lazio 0
Serie A Italia ‎(SA)‎ 8 Mar 2009 Napoli 0 - Lazio 2
Serie A Italia ‎(SA)‎ 26 Okt 2008 Lazio 0 - Napoli 1
Coppa Italia ‎(CI)‎ 18 Jan 2008 Napoli 1 - Lazio 1


read more

review : Cesena vs Lazio 0-1

, by idrayang

Cesena 0 v 1 Lazio

Tanpa kehadiran Mauri dan Hernanes Lazio terbukti harus takluk oleh tim lemah Cesena, bresciano dan Foggia yang bertugas menggantikan peran kedua pemain tersebut tak mampu menemani Zarate, Zarate sendiri lebih sering kehilangan bola. Alhasil Lazio kalah 0-1 dari tuan rumah Cesena.

Permainan Zarate terlihat buruk dan membuatnya di tarik keluar oleh pelatih Edy Reja, lini tengah pun tak mampu mengalirkan bola ke depan yang membuat striker Sergio Floccari sulit untuk mengancam gawang lawan.
Support Laziale...
Dari awal hingga babak pertama berakhir peluang gol sedikit sekali terjadi, tendangan Foggia masih bisa di tahan oleh Antonioli. Babak pertama pun berakhir 0-0.

Babak kedua pertandingan belum berubah, Lazio masih kesulitan dalam menembus pertahanan lawan, kolaborasi antara foggia, Zarate dan Bresciano sering gagal sebelum masuk kekotak penalti lawan.

Akhirnya yang tidak diinginkan pun terjadi, sebuah tendangan spektakuler dari Marco Parolo di 5 menit akhir pertandingan tak mampu dijangkau oleh Muslera. 1-0 untuk Cesena.

Sampai akhir babak kedua Lazio tak mampu mengejar ketertinggalannya, Biancoceleste pun harus pulang dengan tangan hampa.

Scoring Summary
Cesena Lazio
Marco Parolo (85)
Match Stats

Cesena Lazio
Shots (on Goal) 12(4) 9(1)
Fouls 15 13
Corner Kicks 6 3
Offsides 3 0
Time of Possession 40% 60%
Yellow Cards 2 1
Red Cards 0 0
Saves 1 3
Match Information
Stadium: Dino Manuzzi, Italy
Attendance: 15,279
Match Time: 19:45 GMT
Referee: Daniele Orsato


read more

wasit Morganti Sakit Jiwa!!!!

, by idrayang

“Hasil Derby ini ditentukan oleh wasit. Maaf jika saya berkata demikian, namun itu faktanya,” ketus Reja. Ya memang derby della capitale minggu lalu bukanlah Lazio melawan Rioma namun Lazio melawan wasit Morganti. Siapapun tahu meski hanya satu orang namun melawan wasit siapapun takkan bisa menang.

Keputusan-keputusannya kerap merugikan pihak Biancoceleste, dan anehnya kejadian itu terjadi berulang-ulang.
lazio vs Morganti

Hal yang pertama dikritisi adalah sikap acuh wasit atas pelanggaran John Arne Riise kepada Stefano Mauri di kotak terlarang ketika Lazio baru tertinggal satu gol. Saat itu pengadil lapangan beralasan sebelum pelanggaran terjadi, Andre Dias sudah lebih dulu berada di posisi offside dan anehnya Morganti dengan mudahnya mengkartu kuning Foggia karena dianggap memprotes terlalu keras, sedangkan ia hanya membiarkan saja seorang Vucinic yang melakukan protes keras terhadapnya.
Hadiah tendangan 12 pas untuk Giallorossi pada menit ke-87 jadi hal kedua yang dicermati oleh Reja. Dia menilai wasit telah salah mengambil keputusan karena yang sebenarnya dilanggar oleh Guigliermo Stendardo bukan Julio Baptista, tapi sebaliknya.
Support Laziale...
“Stendardo yang dilanggar oleh Baptista. 11 pemain Lazio seperti menghadapi 12 pemain Roma,” tuntasnya seperti dikutip Football Italia.

Selain Reja, gelandang bertahan Cristian Brocci juga mengakui terang-terangan bagaimana dosa besar seorang MOrganti.

“Sayang sekali keputusan-keputsan itu harus kami bayar mahal hari ini (dengan kekalahan).Saya masih tidak percaya bagaimana pelanggaran terhadap Stefano Mauri tidak dinilai sebagai pelanggaran,” ulas Brocchi, seperti dikutip Goal, Senin (8/11/2010).
"Wasit, seperti kami, dapat berbuat kesalahan, tetapi sangat tidak wajar jika kejadian itu berulang-ulang seperti ini" lanjut Brocchi.

“Kami harus berpikir apa yang telah kami capai di klasemen saat ini dan tidak terlalu memikirkan kekalahan. Lazio tetap di atas klasmen, dan tidak ada yang lebih baik dari kami sejauh ini,” Brocchi membanggakan diri.

Bila melihat video yang ada dibawah ini kita akan melihat bagaimana kebodohan-kebodohan seorang Morganti, wasit ini seperti orang sakit jiwa yang tak tahu apa-apa.



read more

Laporan Gathnas LI k-2 : We Are Big Family!!!

, by idrayang

we are big family!!
Gathering Nasional Lazio Indonesia kedua yang berlangsung pada tanggal 6 dan 7 November 2010 lalu di Pantai Parangkusumo Yogyakarta telah berakhir dengan aman dan lancar.

Kegiatan terbesar Lazio Indonesia tahun ini tersebut menghasilkan beberapa hal yang semoga bisa membuat komunitas ini menjadi lebih baik.
simbolis pemindahan tampuk kepemimpinan bung jo (kanan) kepada Adrian
Kegiatan Gathering Nasional Lazio indonesia kedua antara lain adalah Melakukan pemilihan presiden Lazio Indonesia kedua yang akhirnya memilih bung Adrian sebagai pengganti Presiden sebelumnya Bung Johan Maputra, silaturahmi dan perkenalan para laziali, lalu memberikan bantuan kepada para pengungsi korban Gunung Merapi serta terakhir Nobar partai derby Della Capitale.

Photo-photo Gathnas Lazio Indonesia

didepan penginapan
Berkumpulnya para Laziali dari Indonesia selain memperlihatkan kekompakan yang ada di keluarga besar Lazio Indonesia juga dapat membuat para Laziali bisa saling mengenal saudaranya dari penjuru Indonesia.

Kesuksesan dari acara ini tidak lepas dari kerja keras para panitia yang terdiri dari anggota Laziale dari Region Jogya yang telah membuat kegiatan ini menjadi berjalan lancar.

Support Laziale...

Meski sempat di hinggapi rasa cemas karena adanya semburan awan panas dan debu dari gunung merapi namun keamanan yang dijanjikan pihak panitia membuat keyakinan untuk berkumpul sesama Laziale tetap berkobar, seperti yang diutarakan oleh salah satu founding father LI yakni  Bung Felix Wijaya di salah satu wall post Facebooknya.

bung Felix
"Dari 2 bulan yang lalu gue udah minta ijin ama istri and boss. Terus ditambah ada Merapi meletus, semua gak ada yang dukung datang, semua melarang, tapi tetap Ultraz alias Bonek dong. Terus yg gue heran, gue perginya cuma tidur 1 jam kayanya, udah gitu bawa mobil juga lagi, rencana awal gue cadangan ke tiga, akhirnya naik jadi supir utama, karena Bro Rama dari Kantornya belum tidur dari kemarinnya. Bawa mobil jam 1 - 5 pagi kl gak salah, sama sekali gak ngantuk. Gue aja heran ama semangat gue. FORZA LAZIO lah pokoknya !!!"

Bung Felix juga mengomentari sikap kekeluargaan yang ada di Lazio Indonesia "Kalo tahu hubungannya erat and fun kayak gini mah, kapan aja kalo ada waktu sih pasti datang. "BIG Family Of Lazio-Indonesia" Memang MANTAP. Hubungannya Baik sekali. "Family" yang gue cari nih...." ungkap Bung Felix.

Meski puncak acara ini yaitu nobar harus berakhir dengan kekalahan Lazio atas tetangga sebelah dengan keputusan-keputusan wasit yang menyakitkan membuat kebahagiaan sedikit ternodai, namun keberhasilan mempererat jalinan silaturahmi lebih utama dan menjadi yang terpenting.


Masih ada Derby selanjutnya dan akan masih ada waktu bagi para Laziali Indonesia yang belum berkesempatan untuk saling mengenal sesama laziale. next time kita guling serigala ompong itu, dan terakhir semoga Lazio kembali ke jalur kemenangan serta Lazio Indonesia semakin jaya.

FORZA LAZIO! (idr)


read more

Market : Lazio tertarik Fucile

, by idrayang


Rumor belanja Lazio menyatakan bahwa Lazio saat ini sedang memantau pemain Uruguay berpaspor Italia yang kini bermain di Porto, Jorge Fucile.

Pemain kelahiran 1984 ini bisa bermain di kanan atau kiri sebagai gelandang ataupun pemain bertahan.

Gelandang ini dikabarkan juga diminati oleh Juventus, total harga Fucile sekitar 7 juta euro.



Support Laziale...


read more

Review : Lazio vs Rioma 0 - 2

, by idrayang

Lazio  v  Rioma


Petaka datang ketika Lazio melawan Rioma Merda di derby della capitale minggu lalu, Lazio harus mengakui kekalahan lewat keputusan kontroversial wasit.

Emidio Morganti, wasit yang memimpin pertandingan Derby Della Capitale melakukan beberapa keputusan kontroversial yang terlihat begitu sengaja seolah menginginkan kekalahan Lazio.

Pertandingan yang berjalan seru menjadi rusak ketika sang pengadil berlaku curang.

Beberapa kali kedua tim saling menyerang, Hernanes yang bernafsu mencetak gol mendapat peluang ketika tendangan setengah volinya hanya jauh diatas mistar gawang.

Rioma dua kali berturut-turut mendapat peluang emas beruntung kedua eksekusi tersebut masih jauh dari gawang Muslera.

Babak kedua berakhir 0-0.

Babak kedua Rioma mendapat hadiah penalti ketika bola tendangan dari Simplico membentur tangan dari Lichtsteiner.Borrielo yang mengambil tendangan berhasil mencetak gol.

Lazio merespon dengan terus menyerang, sundulan Floccari masih jauh diatas mistar, sedang umpan manis dari Mauri gagal di konversi menjadi gol oleh Hernanes. Begitu juga Rioma yang memiliki peluang emas dari Simplico gagal karena terbentur tiang.

Support Laziale...

Wasit Morganti mengeluarkan keputusan kontroverisal ketika Stefano Mauri yang memiliki peluang mencetak gol di langgar oleh Riise dari belakang, wasit membiarkan saja pelanggaran terjadi, para pemain Lazio langsung memprotes atas keputusan tersebut, namun wasit tetap bersikeras dengan keputusannya.
Malapetaka Lazio berlanjut, dan lagi-lagi keputusan aneh Morganti yang menjadi biang keladi.

Gol kedua Ass Rioma yang juga terjadi karena penalti dari Vucinic merupakan hasil dari diving seorang Baptista. Morganti menunjuk titik putih ketika Baptista yang mendapat pengawalan ketat dari Dias terjatuh meski saat itu Dias tidak melakukan pergerakan yang bisa dianggap kasar.

Meski harus menerima pil pahit dari kekalahan ini, Lazio masih memimpin di klasemen seri-a sementara dengan 22 poin unggul 2 poin dari AC milan yang sebelumnya sukses mengalahkan Bari dengan skor tipis 3-2.

Mereka boleh bangga mengalahkan sang capolista, tapi Biancoceleste harus tetap kembali kejalur kemenangan di pertandingan selanjutnya. FORZA LAZIO!!!!


read more

Followers