Showing posts with label Pablo Aimar. Show all posts

Lotito inginkan Aimar...

, by idrayang


Pablo Aimar, playmaker asal Argentina yang saat ini membela klub Benfica, kembali menjadi incaran Claudio Lotito. Lotito berhasrat untuk menjadi Aimar bukan hanya pasukan biru langit Argentina namun juga sebagai salah satu punggawa pasukan biru langit Lazio. Meski baru sebatas pendekatan namun untuk hal ini jelas saya sangat mendukung niat Lotito.

Negoisasi
Menurut La Lazio Siamo Noi, ini adalah ketiga kalinya Lazio mencoba bernegoisasi dengan Aimar, era Cragnoti Lazio sempat berminat kepadanya, begitupun Lotito saat dua tahun yang lalu yang mencoba mendekatinya.

Agen dari Aimar, Gutavo Mascardi mengaku telah dihubungi oleh Lotito dan menanyakan tentang Aimar. "Saya akan melakukan pertemuan dengannya di bulan November untuk membicarakan hal ini," ungkap Gustavo Mascardi kepada Il Corriere dello Sport.

Aimar sendiri masih terikat kontrak dengan Benfica hingga 2012. Tapi ada klausul buy-out pada kontraknya dengan nilai sekitar £17 juta. Jika Lazio bisa menebusnya dengan nilai tersebut, Aimar bisa melenggang ke Olympico Roma. Saat ini Aimar memiliki passport Spanyol yang membuatnya makin mudah untuk dimilki Lazio.

Karir
Sejak tahun 2008, Pablo Aimar bermain di Portugal untuk Benfica, diklub barunya ia menggantikan peran Rui Costa sebagai pengatur serangan dan memakai nomor punggung 10. Sebelumnya il mago (penyihir) adalah kompatriotnya Matuzalem saat mereka masih berbaju Real Zaragoza. Aimar adalah produk akademi River Plate, ia memulai karir eropanya bersama Valencia.

Timnas
Setelah sekian lama absen dari timnas, Pablo Aimar akhirnya kembali dipanggil Maradona saat Argentina berhadapan Peru, minggu 10/10/09. Aimar bermain dibelakang duet Messi dan Higuain, ia sukses meberikan assist untuk gol Higuain. Beberapa kali Aimar melakukan skil dan triknya, ia memperlihatkan masih memiliki umpan-umpan mautnya dan mampu membuat peluang mencetak gol.

Permainan
Pablo Aimar adalah seorang playmaker dengan sentuhan 1-2 yang cepat, memiliki kecepatan dalam dribling dan penyuplai umpan yang baik, ia bahkan bisa bermain sebagai second striker. Aimar dapat bermain di pola 4-3-1-2 atau 4-2-3-1.
pablo aimar



read more

Hasil Kualifikasi : Nyawa Argentina masih ada,...

, by idrayang



Argentina 2 Vs 1 Peru


Kembalinya beberapa nama yang sempat dilupakan oleh Maradona membawa dampak positif buat argentina. Melawan Peru dilanjutan Pra Piala Dunia, Pasukan biru langit meraih kemenangan setelah tiga partai sebelumnya selalu kalah.


Sejak menit awal Argentina berhasrat untuk segera meraih tiga poin, kolaborasi antara Di Maria, Messi dan Aimar tiada hentinya melakukan penetrasi ke pusat pertahanan Peru, sayang penyelesaian akhir yang tak sempurna membuat semua peluang kandas. Higuain yang menjadi target man selalu gagal merubah peluang menjadi gol.

Babak kedua permainan lebih terbuka, Peru kini bermain lebih menyerang dan beberapa kali mereka tercatat mampu menciptakan peluang emas, namun seperti Argentina mereka tak mampu merubahnya menjadi gol.

Sementara itu di kubu Argentina, Maradona yang berhasrat untuk segera meraih gol, memasukkan satu penyerang lagi martin palermo striker veteran kawakan dimasukkan. Hasilnya serangan yang bertubi-tubi berhasil menjadi gol kala umpan manis Pablo Aimar mampu dirubah menjadi gol oleh Higuain dimenit 48', 1-0 untuk Argentina.

Skor 1-0 nampaknya membuat puas Maradona, ia menarik Higuain dimenit 68 lalu kemudian Aimar menit ke 68, namun bencana kemudian datang ketika dimenit ke 89', gol Hernan Rengrifo membuat terhenyak publik Argentina, lewat sundulannya ia menaklukan kiper argentina. 1-1 skor imbang.

Ketika semua asa seperti sudah hilang, dan peluang Argentina nampak sudah pudar, Martin Palermo keluar sebagai pahlawan ketika sontekannya dimenit-menit akhir pertandingan membuat nyawa Argentina untuk menuju Piala Dunia tetap terbuka. Sontak seluruh pendukung Argentina bergembira tak terkecuali Maradona yang nasibnya berada di ujung tanduk.

Hasil ini membuat Argentina naik ke posisi empat menggeser Ekuador yang tergeser pula oleh Uruguay dikarenakan kalah oleh Uruguay. Di partai Uruguay melawan Ekuador terdapat nama Fernando Muslera yang melakukan debutnya bersama timnas Urugay, meski harus kejebolan satu gol namun kemenangan 2-1 Uruguay atas Ekuador juga membuka jalan bagi Muslera untuk mencicipi Piala Dunia pertamanya. Dan itu semua di tentukan di pertandingan akhir saat Muslera berhadapan dengan para algojo argentina.

Argentina: Romero, Gutierrez, Schiavi, Heinze, E Insua, Mascherano, Perez (Palermo, 45), Di Maria, Aimar (F Insua, 76), Messi, Higuain (Di Michelis, 68)

Peru: Butron, Zambrano, Rodriguez, Prado, Vilchez, Solano (Palacios, 65), Torres, Vargas, Ballon, Ramirez, Fano (Rengifo, 72)

Man of the Match: Martin Palermo





read more

Jelang Kualifikasi Piala Dunia : Carizzo dilupakan, Pablo Aimar kembali datang

, by idrayang


Maradona telah memanggil beberapa nama-nama pemain untuk menghadapi Peru dan Uruguay dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia. Dalam daftar nama-nama tersebut tidak terdapat nama Kiper Lazio yang saat ini sedang dipinjamkan ke Zaragoza, yakni Pablo Carizzo. Maradona tampaknya telah melupakan Carizzo, untuk menjadi kiper ketiga saja ia tak dapat tempat. Welcome back el Payaso
Ada satu nama yang baru namun tak asing yang telah kembali dipanggil oleh Maradona, dialah Pablo Aimar si el Payaso aka si Badut. Pengatur serangan yang kini bermain untuk klub Benfica (portugal).

Menyusul posisi Albiceleste yang kian terdesak, Maradona memutuskan memanggil Aimar untuk meningkatkan performa tim. Ini merupakan panggilan pertama gelandang serang Benfica setelah terakhir kali membela Argentina pada Copa America 2007.
Pemanggilan Pablo Aimar ke timnas mendapat sambutan hangat dari Lionel Messi, bintang muda Argentina ini mengutarakan bahwa ia sangat senang dengan datangnya kembali Aimar. Dia optimistis, mantan bintang Valencia itu mampu memberikan kontribusi penting bagi Argentina.

Messi dkk memang terancam gagal lolos ke Piala Dunia Afrika Selatan setelah menuai hasil buruk dalam tiga pertandingan terakhir. Merosot ke peringkat lima klasemen Zona Amerika Selatan, Argentina wajib mereguk nilai penuh ketika menghadapi Peru dan Uruguay, Oktober mendatang.
"Saya selalu mengatakan betapa saya menyukai gaya permainan Aimar. Saya harap kami bisa bekerjasama guna memenangkan dua pertandingan ini," cetus Messi sebagaimana dikutip Goal, Rabu (30/9/2009).
Saat ini Pablo Aimar telah 51 membela pasukan biru langit Argentina dan semoga saja pemanggilannya kembali bisa merubah nasib buruk yang dialami Argentina belakangan ini, Argentina berada di ujung tanduk, dengan poin 22 Argentina berada di bawah Ekuador yang berada di posisi 4 dengan beda satu poin.
Satu nama sesungguhnya sangat pantas mendapatkan satu tempat di timnas Argentina yakni, Mauro Zarate. Idola Laziale ini masih belum dilirik Maradona, mungkin memang belum saatnya untuk Zarate, saat ini ia lebih baik fokus untuk Lazio.
Argentina akan menjamu Peru, Sabtu (10/10/2009) waktu setempat, sebelum bertandang ke Uruguay empat hari berselang.

Berikut daftar nama-nama pemain yang dipanggil :

GK – Sergio Romero (AZ Alkmaar)
GK – Mariano Andújar (Catania)
GK – Diego Pozo (Colón)

D – Martín Demichelis (Bayern Munich)
D – Nicolás Pareja (Deportivo Espanyol)
D – Nicolás Otamendi (Vélez Sarasfield)
D – Pablo Zabaleta (Manchester City)
D – Emiliano Insúa (Liverpool)
D – Rolando Schiavi (Newell’s Old Boys)
D – Luciano Monzón (Boca Juniors)
D – Gabriel Heinze (Olympique Marseille)

M – Jonás Gutiérrez (Newcastle United)
M – Javier Mascherano (Liverpool)
M – Juan Sebastián Verón (Estudiantes de La Plata)
M – Enzo Pérez (Estudiantes de La Plata)
M – Angel Di María (Benfica)
M – Pablo Aimar (Benfica)
M – Mario Bolatti (Huracán)
M – Luis González (Olympique Marseille)
M – Federico Insúa (Boca Juniors)

F – Lionel Messi (Barcelona)
F – Ezequiel Lavezzi (Nápoli)
F – Carlos Tevez (Manchester City)
F – Diego Milito (Inter Milan)
F – Martín Palermo (Boca Juniors)
F – Sergio Agüero (Atlético de Madrid)
F – Gonzalo Higuaín (Real Madrid)



read more

Saran untuk Lotito : ambil Pablo Aimar

, by idrayang

Mungkin post kali ini di IndieLaziale agak melenceng dari tema blog ini, namun ini adalah sebuah ungkapan dan permohonan dari seorang fans untuk idolanya.
Saat saya buka email pagi ini ada sebuah alert dari Google, dan memang tiap harinya saya selalu mendapat alert dari google karena saya memang berlangganan dengan google untuk mendapatkan alerts dari google, yakni google alerts tentang berita terbaru klub kebanggaan saya Lazio dan kabar perjalanan Idola saya Pablo Aimar.

Dan kali ini saya mendapat berita tentang Pablo Aimar, saat membaca berita tersebut sungguh sangat menyentuh hati sebagai seorang penggemar Pablo Aimar, seorang pemain yang sejak awal mengenalnya saya sudah sangat mengaguminya sebagai seorang penggemar sepakbola.
Siapa Pablo Aimar? Mungkin diantara teman-teman sudah ada yang mengenal Pablo Aimar, namun tidak tertutup kemungkinan banyak yang belum mengenal Pablo Aimar.

Pablo Aimar adalah seorang pemain jenius, pemain yang berposisi sebagai playmaker namun juga bisa dipasang sebagai second striker atau bahkan di sayap kiri. Kejeniusannya sudah terbukti ketika ia masih muda, sebelum terjun sebagai pemain sepak bola pro Aimar memiliki kesempatan untuk masuk ke sekolah khusus kedokteran namun ia lebih memilih untuk terus menggeluti karir sepakbolanya.

Aimar adalah jebolan asli klub River Plate (argentina) tahun 1996 adalah tahun pertama ia menjadi seorang pesepakbola profesional, dan dengan cepat ia menjadi pemain inti di tim River Plate dan berhasil membawa timnya menjuarai kompetisi Clausura dan Apertura secara beruntun. Ia juga sukses menjadikan River Plate penguasa Amerika Latin dengan merengkuh gelar Copa Libertadores.


Full name Pablo Cesar Aimar
Date of birth November 3, 1979
Place of birth Rio Cuarto, Argentina
Height 5.7FT - 1.70M
Playing position Attacking midfie

5 musim di Argentina dengan berbagai keberhasilannya membuatnya dianggap sebagai salah satu pemain muda terbaik di Argentina dan salah satu penerus Diego Maradona. Bahkan Maradona sendiri "mencap" Aimar adalah "penerus sah sebagai pemain terbaik dunia". Bahkan sampai Aimar di Benfica ia masih memuji Pablo.

"Petualangan di Eropa"

Petualangannya di eropa diawali di negara Spanyol, saat ia di transfer oleh Valencia pada bulan Januari 2001 dengan nilai transfer £13 juta,

"Pablo adalah satu-satunya pemain yang saya rela membayar untuk menontonnya," Ucapan Diego Maradona saat Ia di beli oleh Valencia.


Saat itu Valencia mampu dibuatnya menjadi salah satu tim besar Spanyol dan menjadi saingan berat Barcelona dan Real Madrid bahkan Alex Ferguson sempat mengakui bahwa tim-tim liga inggris patut mewaspadai permainan seorang Pablo Aimar. Dan memang, dua kali bertemu Valencia di fase grup Liga Champion 2000-2001 MU hanya meraih hasil imbang. Ucapan Ferguson terbukti setelah dibabak knock out dua wakil inggris Arsenal dan Leeds United di buat tak berkutik meski Pablo aimar tidak mencetak gol di partai tersebut. Namun sayangnya Aimar gagl merengkuh gelar juara setelah kandas di Final oleh tim asal Jerman, Bayern Munchen lewat adu penalti.

Kehebatan Aimar belum berhenti, musim berikutnya Valencia menjuarai Liga Spanyol di musim 2001-2002 dengan 33 main dan 4 gol, banyak yang percaya tanpa sosok Aimar sebagai pengatur serangan dimana Valencia kerap memakai pola 4-4-1-1 ataupun 4-2-3-1 belum tentu Valencia meraih hasil tersebut.
"Saya mencintai sepakbola indah, mungkin anda bisa mengatakan bahwa saya terlahir untuk sepakbola yang indah" Ucap Aimar saat ia kembali ke lapangan dengan berhasil menunjukkan kelasnya setelah cedera panjang yang menghampirinya.
Memang akhirnya cedera yang terus menghampirinya membuatnya kehilangan sentuhan dan tak mampu berbicara banyak dilapangan. Dan itu pula yang membuatnya tersingkir dari Valencia, sehingga dijual ke Real Zaragoza lalu akhirnya ia mendarat di Benfica.

Timnas argentina

Di timnas Pablo bermain sejak 1999, dan bermain 50 kali dengan 8 gol dan berpartisipasi di dua piala dunia (2002 dan 2006)

Kini, dimana sebenarnya posisi Pablo Aimar di dunia sepakbola?

sebuah pertanyaan yang sebenarnya mudah dijawab namun sulit untuk diterima yang ditulis oleh komentator Goal.com tersebut.

Mungkin benar apa yang ditulis oleh komentator tersebut dimana musim 2006 ketika ia ditransfer ke Zaragoza menjadi satu catatan penting jatuhnya mental Pablo.

"Every Aimar fans would love to see the player back where he belongs, making headlines and playing in big games; his every-so-often smile, silky play and sudden tricks are dearly missed."
Ya saya akui sungguh rindu melihat kembali seorang Pablo Aimar menampilkan permainannya, mungkinkah musim depan ia akan berada di level yang seharusnya? musim transfer telah kembali dibuka, berharap mungkin Lotito membaca tulisan ini dan tersentuh hatinya untuk mentransfernya dari Benfica untuk menjadi salah satu gladiator Lazio musim depan, dengan nomor 21 di punggungnya untuk meneruskan keperkasaan Simone Inzaghi dimasa jayanya,.. semoga saja.

pablo aimar


read more

Followers