Showing posts with label europa league. Show all posts

Review : Lazio vs Zurich

, by idrayang

 
Membuka Peluang


Harapan Lazio untuk bisa terus melaju di kompetisi Liga Eropa kembali terbuka setelah dini hari tadi waktu WIB, pasukan elang mampu unggul tipis 1-0 atas tamu mereka FC Zurich.

Sebuah gol dari Christian Brocchi membuka kebuntuan Biancoceleste dalam menggedor pertahanan tim wakil Swiss tersebut.

Sebelumnya sejak babak pertama hingga pertengahan babak kedua, kedua tim bermain monoton dan hanya beberapa kali saja mampu membuat sebuah peluang didepan gawang.

Zurich sebagai tim tamu malah lebih banyak memiliki peluang, peluang emas pertama bahkan didapatkan mereka. Beruntung Marchetti kembali muncul sebagai pahlawan setelah dengan sigap mampu memblok tendangan keras pemain Zurich.
Support Laziale...


read more

Daftar Pemain di LIGA EROPA

, by idrayang

Biancoceleste telah merilis daftar skuad yang akan dibawa edi Reja di kompetisi Liga Eropa, kejutan adalah ketika nama Marius Stankevicius bek asal Lithuania tidak terdaftar dalam nama pemain. Pemain ini memang sempat mengalami masalah cedera dan tidak bermain saat melawan Rabotnicki dibulan lalu, namun tetap saja tidak terdaftarnya Stankevicius merupakan kejutan besar. 


Lazio juga menyertakan 4 nama pemain yang asli didikan akademi sepakbola Lazio, yakni Alessandro Berardi, Tommaso Ceccarelli, Enrico Zampa and Luca Crescenzi. UEFA memang mewajibkan setiap klub untuk menyertakan pemain asli binaan mereka di setiap kompetisi UEFA.
 
Berikut daftar lengkap pemain :

GOALKEEPERS: Albano Bizzarri, Alessandro Berardi, Federico Marchetti.

DEFENDERS: Andre Goncalves Dias, Senad Lulic, Giuseppe Biava, Modibo Diakitè, Stefan Daniel Radu, Abdoulay Konko, Luca Andrea Crescenzi, Luciano Zauri.

MIDFIELDERS: Stefano Mauri, Hernanes , Francelino Matuzalem, Alvaro Gonzalez, Cristian Ledesma, Lorik Cana, Cristian Brocchi, Enrico Zampa

STRIKERS: Giuseppe Sculli, Tommaso Rocchi, Libor Kozak, Miroslav Klose, Tommaso Ceccarelli, Djibril Cisse.



Liga eropa sendiri akan dimulai pada 15 September, Lazio akan mengawali kiprah mereka di Liga Eropa dengan menghadapi Vaslui klub asal Rumania di Olimpico.

Support Laziale...


read more

Jadwal Lazio di Liga Eropa 2011/2012

, by idrayang

Fase Grup Liga Eropa telah diundi, Lazio berada di grup D bersama Sporting Lisbon (Portugal) , FC. Zurich (Zurich) dan Vaslui (Romania). Lazio akan mengawali partai pertama mereka di Liga Eropa pada tanggal 15 September 2011 melawan klub asal Rumania Vaslui di stadion Olimpico.


Berikut jadwal lengkap.
19 September
FC Zürich - Sporting Clube de Portugal
SS Lazio v FC Vaslui

29 September
FC Vaslui - FC Zürich
Sporting Clube de Portugal - SS Lazio

20 Oktober
Sporting Clube de Portugal - FC Vaslui
FC Zürich - SS Lazio

3 November
FC Vaslui - Sporting Clube de Portugal
SS Lazio v FC Zurich

1 Desember
Sporting Clube de Portugal - FC Zürich
Vaslui FC - SS Lazio

14 Desember
FC Zürich - FC Vaslui
SS Lazio vs Sporting Clube de Portugal

download jadwal lengkap versi PDF

Support Laziale...


read more

Hasil Undian Liga Eropa 2010/2011

, by idrayang

UEFA telah melakukan proses undian untuk fase grup Liga Europa UEFA, Jumat (26/8) Setelah sehari sebelumnya mengundi fase grup Liga Champions Eropa, tetap di tempat yang sama, Monaco.

Inggris yang menempatkan tiga wakil mereka di kompetisi antar klub Eropa kelas dua ini. Tottenham berada di Grup A, Stoke City menempati Grup E, dan Grup K menjadi tempat bagi Fulham.

Sementara Italia, diwakili oleh Biancoceleste dan Udinese yang baru saja gagal di playoff Liga Champion karena kalah dari Arsenal. sementara satu wakil Italia lainnya ASs Rioma sudah tersisih di babak kualifikasi karena kalah agregat dengan Slovan Bratislava.

Dari hasil undian ini, Grup I menjadi grup yang dianggap menjadi grup paling berat. Di sana bercokol sang juara Liga Europa UEFA edisi 2009-2010, Atletico Madrid dan klub besar asal Prancis, Rennes, di samping ada juga tim yang baru saja tersisih dari kualifikasi Liga Champions, Udinese. Grup ini akan terasa lebih berat lagi, jika satu tim lainnya, yakni Sion, benar-benar dihukum UEFA nantinya. Sebab, klub Skotlandia dengan tradisi juaranya, Celtic, dipersiapkan untuk menggantikan Sion.

Berikut hasil lengkap undian Liga Europa UEFA 2011-2012:
Group A:
Tottenham Hotspur (ENG)
Rubin Kazan (RUS)
PAOK Salonika (GRE)
Shamrock Rovers (IRL)

Group B:
Copenhagen (DEN)
Standard Liege (BEL)
Hannover (GER)
Vorskla Poltava (UKR)

Group C:
PSV Eindhoven (NED)
Hapoel Tel-Aviv (ISR)
Rapid Bucharest (ROM)
Legia Warsaw (POL)

Group D:
Sporting Lisbon (POR)
Lazio (ITA)
FC Zurich (SUI)
Vaslui (ROM)

Group E:
Dynamo Kyiv (UKR)
Besiktas (TUR)
Stoke City (ENG)
Maccabi Tel-Aviv (ISR)

Group F:
Paris Saint Germain (FRA)
Athletic Bilbao (ESP)
Salzburg (AUT)
Slovan Bratislava (SVK)

Group G:
AZ Alkmaar (NED)
Metalist Kharkiv (UKR)
Austria Vienna (AUT)
Malmo (SWE)

Group H:
Braga (POR)
Club Brugge (BEL)
Birmingham City (ENG)
Maribor (SLO)

Group I:
Atletico Madrid (ESP)
Udinese (ITA)
Rennes (FRA)
Sion (SUI)

Group J:
Schalke (GER)
Steaua Bucharest (ROM)
Maccabi Haifa (ISR)
AEK Larnaca (CYP)

Group K:
FC Twente (NED)
Fulham (ENG)
OB Odense (DEN)
Wisla Krakow (NED)

Group L:
Anderlecht (BEL)
AEK Athens (GRE)
Lokomotiv Moscow (RUS)
Sturm Graz (AUT)



Support Laziale...


read more

Selamat datang di Liga Eropa Lazio, sayonara tiki taka..

, by lazio4ever

Awal Sebuah Perjuangan



Stadion Philip II Arena,Makedonia
Pada pertandingan leg ke-2 play-off Liga Europa pasukan Biru Langit mengandaskan ambisi tuan rumah Rabotnicki dengan skor 1-3. Lazio lolos dengan agregat 9-1. Gol-gol Lazio dicetak oleh sang kapten Tommaso Rocchi dengan 2 golnya dan Hernanes.
Lazio tidak tampak canggung walaupun tampil dengan tim keduanya. Duet lini depan dipercayakan pada senior-junior yaitu Rocchi dan Kozak. Kapten Rocchi benar-benar tampil dengan kondisi puncak pada pertandingan ini,penempatan posisi serta kerja samanya dengan para gelandang menjadi mimpi buruk bagi pertahanan rabotnicki. Berbeda dengan duetnya,Kozak tampak tidak begitu fit,cenderung dipaksakan untuk bermain sehingga dia hanya seperti pelengkap di lini depan.


Lini tengah tampil nyaris sempurna dengan Matuzalem , Mauri dan duo debutan Lorik Cana dan Senad Lulic.

Justru lini belakang yang sedikit mengkhawatirkan dengan cederanya Dias serta beberapa kesalahan elementer dari Diakite serta 1 gol hadiah dari keteledoran Bizzari dalam mengantisipasi tendangan bebas lawan.
Satu kekurangan sang pelatih Reja(menurut saya sendiri) pada pertandingan ini yaitu dia tidak memberi sedikitpun kesempatan kepada elang-elang muda untuk tampil atau sekedar memupuk pengalaman. Beberapa nama pemain Primavera yang berada di bench seperti Zampa, Crescenzi dan rising star Ceccarelli sepertinya hanya akan menjadi pelengkap peraturan yang dikeluarkan oleh UEFA.
Untuk pengundian fase grup Liga Europa sendiri Lazio menempati pot unggulan ke 2 bersama tim-tim seperti Rubin Kazan, Udinese, AZ Alkmaar, Besiktas dan lain-lain.


Support Laziale...


read more

catatan rekor baru Lazio di Eropa

, by idrayang


Sukses Lazio mencukur Rabotnicki 6-0 menjadikan partai itu sebuah partai bersejarah dimana Lazio baru saja membuat rekor baru di sejarah mereka berkiprah di kompetisi Eropa. Skor telak 6-0 mengalahkan rekor sebelumnya yang pernah Lazio catat di musim 77/78 dan musim 1995/1996.

Musim 77/78 28 September 1977 Biancoceleste mengalahkan Boavista dengan skor telat 5-0 di first roung uefa Cup 77/78. Dua gol dicetak oleh Garlascheli dan tiga gol diborong oleh Giordano.

Musim 1995/1996 lagi-lagi di Uefa Cup, dan masih di first round Lazio mencukur tim asal Yunani AC Omonia. Casiraghi menjadi bintang dengan tiga golnya diikuti Rambaudi dan Signori masing-masing satu gol.

Kini Edi Reja berharap dua striker mautnya bisa meneruskan penampilan apik mereka. satu hal yang diingat dimusim ketika Biancoceleste meraih rekor 5-0 atas lawannya, sang elang harus tersingkir dari uefa cup dengan skor telak pula, musim 77/78 Lazio keok oleh Lens dengan skor 0-6 dengan agregat 2-6. Sedangkan dimusim 95/96 Lazio takluk 0-2 dikandang sendiri dan 1-2 di kandang lawan, lawan Lazio kala itu masih dari Perancis yakni Lyon.


Support Laziale...


read more

Salzburg vs Lazio : 1-2 arrrrrrrrrgggggggggggggh!!!!

, by idrayang


It's Over!!!!!!!!!!

Ballardini membuktikan kebodohannya, salah satu gelar yang mungkin bisa digapai Lazio musim ini sepertinya sudah terlepas dari tangan. Kekalahan 1-2 dari Salzburg membuat Lazio tak mungkin lagi bisa melewati posisi Villareal dan Salzburg diklasemen Grup G Liga Eropa.

Meski Lazio memulai laga dengan positif dengan dua kali gebrakan ke gawang lawan lewat Eliseu dan Mauri namun secara keseluruhan dominasi Salzburg dalam penguasaan bola membuat anak asuh Ballardini frustrasi.

Ballardini jelas-jelas tak mampu memaksimalkan skuad yang ada, hasil-hasil buruk seri-a akhirnya tertular juga ke liga eropa, Lazio tak mampu mencetak gol di babak pertama dan baru bisa membalas gol setelah sebelumnya Salzburg menjebol gawang Muslera lebih dahulu, barulah pasukan biru langit melalui Foggia mencetak gol penyeimbang.

Setelah gol tersebut kembali dominasi tuan rumah membuat Lazio sulit berkembang meski Lazio lebih banyak dalam melepaskan tendangan ke arah gawang lawan, namun semua hanya spekulasi saja. Menit ke 78 Salzburg memperlihatkan bagaimana cara bermain yang tenang dan lebih efisien, gol dari Somen Tchoyi membunuh peluang Lazio. Kerja keras Lazio dalam meraih tempat di eropa musim lalu melalui Piala Coppa menjadi sia-sia, perjalanan Biancoceleste hanya sampai disini mengingat Villareal unggul atas Levsky di pertandingan lain.

Susunan Pemain
SV Salzburg: Gustafsson, Opdam, Afolabi, Schwegler, Ulmer, Sekagya, Svento, Leitgeb, Pokrivac (Cziommer 87), Tchoyi (Zickler 83), Janko (Nelisse 90)

Lazio: Muslera, Cribari, Lichtsteiner, Radu (Rocchi 55), Diakite, Kolarov, Brocchi (Makinwa 81), Mauri, Foggia, Eliseu (Meghini 46), Zarate.


Support Laziale...





read more

Lazio vs Salzbug : data dan fakta

, by idrayang


http://www.uefa.com/ml/images/logos/70x70/50030.gifFC Salzburg - Lazio

Salzburg memiliki kesempatan besar untuk lolos kualifikasi bila mampu mengalahkan Lazio di lanjutan Liga Eropa, kemenangan akan membawa klub asal Austria itu melaju dengan mulus ke babak selanjutnya, sementara bagi Lazio ini adalah ujian berat bagi tim yang selalu menuai hasil buruk di kompetisi lokal.

Salzburg yang menjadi tuan rumah jelas berada diatas angin mengingat mereka dalam kondisi positif sedang pasukan biru langi dalam kondisi anjlok, Ballardini mau tidak mau harus memberikan kemenangan dipartai ini untuk menambah moral pemain apalagi setelah partai ini Lazio akan berhadapan dengan musuh abadinya Ass Rioma Merda di seri-a.

Selain kemenangan Lazio juga berharap Villareal terjatuh di kandang Levski Sofia demi menjaga peluang agar tetap lolos, Lazio saat ini hanya kalah head to head dengan Villareal, keduanya memiliki nilai sama di klasemen Grup G.

Pertemuan Terakhir:
Salzburg membuat kejutan saat membalikkan keadaan dari ketinggalan satu kosong menjadi unggul 2-1 atas Lazio di Olimpico saat matchday pertama Liga Eropa Grup G. Namun rekor Salzburg dalam menjamu klub-klub seri-a sangat buruk, mereka kalah empat kali dalam 4 partai tanpa mencetak satu gol pun. Sementara Lazio memenangi dua partai tandang mereka saat berlaga di Austria dengan dua kali tanpa kejebolan.

Match Background:
  • Salzburg boleh berbangga dengan rekor mereka di Liga eropa kali ini, mereka sukses meraih 4 kemenangan dan tak pernah kejebolan sekali pun sejak partai pertama mereka melawan Lazio.
  • Lazio hanya menang sekali dari enam laga tandang terakhir mereka di pentas Eropa, yakni mengalahkan Levski Sofia dengan skor telak 4-0.
Fakta Klub :
  • Salzburg dilatih oleh mantan bek nasional Belanda Hub Stevens (18 caps) yang menjuarai Piala UEFA dikala Schalke meraihnya pada musim 1996/1997, sebelumnya Stevens sempat melatih Hamburg SV dan PSV Eindhoven.
  • Mantan pemain AC CESENA yakni Ballardini menjadi pelatih Lazio setelah pemecatan Delio Rossi, sebelumnya Ballardini melatih Cagliari baru kemudian melatih Palermo di musim lalu.
  • Pemain bertahan Salzburg Rabiou Afolabi sempat dipinjamkan ke rival Lazio, yakni Napoli pada musim 2000/01 namun tidak pernah diturunkan.
  • Pemain Salzburg Sasa Ilic adalah salah skuad yang pernah menahan imbang Lazio 2-2 saat membela FK Partizan di group stage Piala UEFA 2004/2005, dimana Partizan lolos kualifikasi sementara Lazio gagal.
  • pemain Salzburg Franz Schiemer menjadi pemain paling banyak melakukan pelanggaran di empat pertandingan awal, tercatat 17 kali ia melakukan pelanggaran
  • Lazio telah kejebolan sebanyak 148 kali dari 131 penampilan di eropa.
  • Simone Inzaghi menjadi pencetak gol terbanyak Lazio di kompetisi eropa dengan 20 gol, sedang pencetak gol terbanyak Lazio di musim ini masih dipegang Mauro Zarate dengan 3 gol dengan total 18 kali melakukan tembakan ke gawang.
  • Sampai saat ini Muslera sebagai pemain inti di skuad biru langit belum sekalipun merasakan bermain di liga eropa musim ini.
  • Di partai akhir Lazio akan berhadapan dengan Levsky Sofia sementara Salzburg dijamu oleh Villareal.


read more

masih percayakah dengan Balla dan Lotito?

, by idrayang

Zarate, tak mampu mengejar ketertinggalan Lazio

Lazio harus merasakan pukulan telak di Madrigal, pasukan biru langit harus menerima pil pahit karena kalah 1-4 dari Villareal.

Kemenangan 2-1 di Olimpico tidak bisa dilanjutkan di tanah Spanyol, anak asuh Ballardini dibuat tak berkutik oleh pasukan kapal selam.

Ballardini tak mampu memotivasi timnya, padahal waktu yang ada jelas cukup untuk membalas 3 gol yang tercipta di babak pertama, namun hanya satu gol yang berhasil disarangkan lewat kaki Zarate yang baru diturunkan di babak kedua bahkan Villareal menambah satu pundi gol lewat penalti Giuseppe Rossi.

Partai keras ini diwarnai oleh dua kartu merah, satu untuk Lazio ketika Baronio dikeluarkan wasit di menit ke-4, dan dari Villareal Gonzalo Rodriguez di akhir babak kedua yang menghasilkan penalti untuk Lazio, sayang Foggia tak mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Lazio mendapatkan 6 kartu kuning sedang dua untuk Villareal, tiga penalti dihasilkan kedua tim satu Lazio (gagal) dua Villareal (sukses keduanya).


Melihat hasil-hasil buruk yang di dapat Lazio di liga Eropa maupun Seri-a, masih pantaskah Ballardini untuk mengasuh para elang-elang Lazio, dan masih dapat dipercayakah Lotito untuk memegang kendali klub?


read more

Preview : Villareal vs Lazio

, by idrayang

Duel Rossi dengan Lichtsteiner akan kembali hadir di Madrigal

Setelah kalah 1-2 di Olimpico di Matchday ke-3, Villarreal tahu mereka tidak akan mudah untuk lolos ke babak berikutnya LIga eropa UEFA Europa jika gagal mengalahkan S.S. Lazio. Mereka akan mencoba membalas dendam ketika menjamu Lazio di El Madrigal.

Villareal kalah 1-2 di pertemuan pertama, mereka harus menerima pil pahit setelah Rocchi mencetak gol di injury time meski saat itu Lazio bermain hanya dengan 10 pemain di 25 menit terakhir.

Namun sejak itu permainan anak asuh Ernesto Valverde meningkat di liga Spanyol, di Liga domestik mereka menang atas Malaga 2-1, setelah imbang dengan Puertollano Copa del Rey, mereka membantai Tenerife 5-0 di minggu terakhir untuk membuat sejarah kemenangan terbesar dalam lima tahun terakhir.

Lazio jelas harus hati-hati apalagi kondisi mereka berbalik dengan Villareal, Biancoceleste terpuruk diseri-a dan tak mampu meraih kemenangan lagi sekian lama. MEski Lazio dalam kondisi krisis bek Villareal Ivan Marcano tak mau meremehkan pasukan biru langit

"If we lose against Lazio we're almost out, and it would be a shame because we have high hopes in this competition.They (Lazio) are having problems, but in the first leg they showed that they have very dangerous players on the counter-attack."


Lazio berada diatas Villareal di klasemen group, unggul tiga poin atas klub spanyol tersebut berkat kemenangan atas Villareal dan Levski Sofia.

Lazio memberikan kepuasan kepada tifosi atas penampilannya di Liga Eropa, sayang mereka gagal memperlihatkan kemampuan mereka di liga domestik. Hanya menang dua kali di 11 partai seri-a membuat pasukan Ballardini berada pada posisi 15 di klasemen dan hanya dua poin diatas zona degradasi.

Di partai ini Lazio harus kehilangan banyak pemain seperti Guglielmo Stendardo yang harus absen karena cedera lutut di saat Lazio imbang dengan Siena di seri-a kemarin. Pemain lain yang cedera adalah Julio Cruz, Ousmane Dabo and Mourad Meghni, sementara Francelino Matuzalem mendapat larangan bermain setelah kartu merah yang didapatkannya di partai pertama.

Kemungkinan Formasi


Villarreal: (4-4-2)

13 Diego López;
18 Angel Lopez, 2 Gonzalo, 20 Marcano, 5 Capdevila;
10 Cani, 21 Bruno, 6 Eguren, 7 Pires;
22 Rossi, 12 Nilmar. A

cadangan: (1 Oliva, 4 Godin, 17 Venta, 24 Escudero, 14 Fuster, 23 J.Pereira, 9 Llorente)



Lazio (4-2-3-1)
1 Bizzarri;
2 Lichtsteiner, 13 Siviglia, 25 Cribari, 26 Radu;
99 Perpetuini, 33 Baronio;
5 Mauri, 17 Foggia, 7 Eliseu;
9 Rocchi.
Cadangan : (86 Muslera, 11 Kolarov, 3 Scaloni, 32 Brocchi, 18 Makinwa, 10 Zarate)


diskualifikasi : Matuzalem


cedera : Dabo, stendardo, Cruz, Meghni



Wasit: Knut Kircher (Ger)


read more

Lazio vs Villareal 2-1 : Dramatis

, by idrayang


Gol Tommaso Rocchi di menit-menit akhir pertandingan membawa Lazio untuk pertama kali sejak dua bulan lalu berhasil meraih 3 poin di Olimpico di partai yang dramatis.

Dramatis
Rocchi menjebol gawang Villareal di menit kedua tambahan waktu , sebelumnya Mauro Zarate memberikan keunggulan untuk Lazio sebelum akhirnya Sebastián Eguren menyamakan kedudukan di babak pertama. Matuzalem harus dikeluarkan wasit dimenit 68 dan membuat tim tamu diatas angin namun Rocchi membuat hasil berkata lain saat sontekan mautnya Rocchi membuat Lazio berada di posisi kedua di Group G, tiga poin diatas Villarreal.

Peluang demi peluang
Villarreal memulai dengan kepercayaan tinggi, dengan lima peluang di sepuluh menit pertama saat Robert Pirès (dua kali) Nilmar, Eguren dan Senna hampir saja membuat Klub asal Spanyol tersebut memimpin. Lazio hanya butuh satu peluang untuk membuat gol pertama mereka ketika Julio Cruz memberikan umpan manis ke Zárate, yang menyelesaikannya dengan tenang dari jarak 10 meter.

Gol Kejutan
Lima menit sebelum istirahat, tim kapal selam membuat gol kejutan ketika umpan dari Joao Capdevila berhasil di terima dengan manis oleh Eguren yang merubahnya menjadi gol tanpa bisa dihalau oleh Bizzari.

Tactical affair
Permainan kedua tim makin berkembang, adu strategi terjadi antara kedua pelatih di babak kedua, Villareal yang mengandalkan umpan-umpan taktis berhadapan dengan serangan balik cepat Lazio. Sundulan Pasquale Foggia melebar di menit ke 48, tembakan Nilmar masih bisa dihalau Albano Bizzarri pada menit 56 dan tendangan Zarate membentur tiang setelah solo run sebelum akhirnya sundulan Eguren masih melebar. Otak Ballardini harus bekerja ekstra keras karena Matuzalem dikeluarkan wasit di menit 68.

Akhir Drama
Biancoceleste memastikan kemenangan mereka di Olimpico ketika striker pengganti Tommaso Rocchi membayar kepercayaan pelatih, sontekan mautnya memanfaatkan umpan terukur Kolarov membunuh harapan tifosi Villareal.





read more

Hasil Liga Eropa : Hari Ketiga

, by idrayang


Fulham 1 - AS Roma 1 (Europa League, October 22, 2009)
Sundulan Brede Hangeland membawa tuan rumah unggul setelah menerima umpan corner, Jeremy Menez gagal melaksanakan tendangan penalti sebelum akhirnya Marco Andreolli menyamakan kedudukan.

Benfica 5 - Everton 0 (Europa League, October 22, 2009)
Javier Saviola membuka pesta gol Benfica lewat tendangan vollinya. Sementara Cardozo menyelesaikan 2 umpan manis Di Maria dan berbuah 2 gol, Bek Benfica Luisao mencetak satu gol setelah sundulan mejebol gawang Everton menerima sepak pojok Aimar. Gol Javier Saviola menjadi penutup pesta.

Celtic 0 - Hamburg 1 (Europa League, October 22, 2009) striker Swedia Marcus Berg menjadi pahlawan lewat gol tunggalnya.

Shakhtar Donetsk 4 - Toulouse 0 (Europa League, October 22, 2009)
Penalti Fernandinho dan sebuah gol Adriano membuat Shakhtar Donetsk memimpin dua gol atas Toulouse dalam 24 menit. Sebelum turun minum sundulan Tomas Hubschman memberi gol ketiga dan awal babak kedua Adriano kembali mencetak gol.

RB Salzburg 1 - Levski Sofia 0 (Europa League, October 22, 2009)
Dusan Svento mencetak satu-satunay gol dengan tendangan kaki kiri yang keras.
BATE Borisov 2 - AEK Athens 1 (Europa League, October 22, 2009)
Ismael Blanco membuat tamu memimpin lewat penaltinya tetapi Aleksandr Pavlov menyamakan lewat tendangan jarak jauh. Aleksandr Alumona menjadi penentu kemenangan buat tim tuan rumah.

Steaua Bucharest 0 - Fenerbahce 1 (Europa League, October 22, 2009)
Mantan sayap Sheffield United Colin Kazim-Richards menyelesaikan umpan Roberto Carlos dan menjadikannya satu-satunya gol di partai ini.
Athletic Bilbao 2 - Nacional 1 (Europa League, October 22, 2009)
Ruben Micael membawa klub portugal memimpin sebelum Joseba Etxeberria menyamakan dan akhirnya dibabak kedua Fernando Llorente membuat Bilbao unggul.

Valencia 1 - Slavia Prague 1 (Europa League, October 22, 2009)
Riste Naumov membuat kejutan ketika golnya membuat Praha memimpin. David Navarro menjadi pahlawan setelah berhasil menyamakan kedudukan.

Sheriff 2 - Twente 0 (Europa League, October 22, 2009)
Wilfreid Benjamin Balima dan Franca Jymmy menjadi pahlawan lewat gol mereka.

Austria Vienna 2 - Werder Bremen 2 (Europa League, October 22, 2009)
mantan striker Chelsea Claudio Pizarro membawa Bremen unggul lewat dua golnya, beruntung Emin Sulimani dan Thiago Schumacher menyelamatkan tuan rumah.

Hapoel Tel Aviv 5 - Rapid Vienna 1 (Europa League, October 22, 2009)
Andreas Dober lebih dulu membuat Hapoel memimpin namun Steffen Hofmann menyamakan kedudukan. Di babak kedua Hapoel membantai lewat Zurab Menteshashvili, Itay Shechter, Gil Vermouth dan Maaran Lala.
Ventspils 1- Sporting Lisbon 2 (Europa League, October 22, 2009)
Miguel Veloso cetak gol, Laizans mengembalikan kedudukan untuk tuan rumah namun Joao Moutinho membuat pendukung Ventspils meradang.

Club Brugge 2 - Partizan Belgrade 0 (Europa League, October 22, 2009)
Ivan Perisic menjadi pembuka gol, dan Rajko Brezancic menjadi penutup.
Hertha Berlin 0 - Heerenveen 1 (Europa League, October 22, 2009)
Hernan Losada membuat tuan rumah menangis sebelum istirahat.

Ajax 2 - Dinamo Zagreb 1 (Europa League, October 22, 2009)
Striker Uruguay Luis Suarez mencetak gol di menit ketiga, Dennis Rommedahl mencetak di menit ke 90. Ivan Tomecak mencetak gol penghibur.

Galatasaray 4 - Dinamo Bucharest 1 (Europa League, October 22, 2009)
Harry Kewell, Shabani Nonda (2) dan Elano (penalty) menjadi penentu Galatasaray. Bostina mencetak gol tuk Dinamo.

Lille 3 - Genoa 0 (Europa League, October 22, 2009)
Ludovic Obraniak, Robert Vittek dan Eden Hazard menjadi mimpi buruk untuk salah satu wakil Italia tersebut.

FC Timisoara 0 - Anderlecht 0 (Europa League, October 22, 2009)
PSV Eindhoven 1 - FC Copenhagen 0 (Europa League, October 22, 2009)
Jonathan memberikan kemenangan untuk PSV di menit 71.
CSKA Sofia 0 - FC Basel 2 (Europa League, October 22, 2009)

Sparta Prague 2 - CFR Cluj 0 (Europa League, October 22, 2009)
Panithinaikos 1 - Sturm Graz 0 (Europa League, October 22, 2009)
Dimitris Salpigidis mencetak gol lewat penalti.


read more

Menuju Lazio vs Villareal : The History

, by idrayang


Setelah beberapa tahun sempat mampir ke kota Roma, Villareal akan segera kembali ke Olimpico dalam lanjutan kompetisi Liga eropa grup G melawan Lazio.
Kedua tim pernah bertemu di fase grup Piala UEFA musim 2004/2005, tepat tanggal 21 Oktober 2004 saat itu Lazio dengan pelatihnya Domenico Caso imbang 1-1 melawan Villareal yang dilatih oleh Manuel Pellegrini (sekarang melatih Real Madrid).

Formasi saat itu adalah :
Lazio:
Sereni, Siviglia*, Dabo* (Giannichedda, 57), Zauri, Manfredini (Rocchi*, 46), Pandev*, Liverani, Inzaghi*, Oddo, Negro, Šerić (Di Canio, 66).

Villarreal:
Reina, Rodríguez, Cazorla* (Josico, 77), Riquelme, Roger (Font, 73), Quique Álvarez, Venta*, Battaglia, José Mari, Arzo (Armando Sá, 87), Alcantara.

(*masih ada di tim sekarang)

Antara Lazio dengan Klub Spanyol
  • Hanya Barcelona yang mampu mengalahkan Lazio di Olimpico, yakni saat babak kedua kompetisi Piala UEFA 1975/1976 dengan skor 3-0. Sejak itu Lazio 2 kali menag dan 4 kali seri dengan tim asal Spanyol di Olimpico.
  • Villareal mencatat dua kali seri dan emapat kali kekalahan saat berkunjung ke Italia.
  • Lazio selalu mencetak gol di 12 pertandingan Eropa terakhir sebagai tuan tumah. Tim terakhir yang tak bisa dijebol oleh Lazio adalah Chelsea yang mengalahkan Lazio 4-0 di fase grup Liga Champion 4 November 2003.
  • Kekalahan atas FC Salzburg memutuskan kemenangan tiga kali berturut-turut Villareal (10 gol dan dua kemasukan)

Fakta menarik

  • Stefan Radu, bek tengah dan kiri Lazio akan merayakan ulang tahunnya yang ke 23 tepat pada hari pertandingan
  • Striker Villareal, Giuseppe Rossi adalah partner Tommaso Rocchi (kapten Lazio) di timnas Italia saat kompetisi Olimpiade
  • Lionel Scaloni, akan berhadapan dengan mantan rekannya di tim yang berbeda Joan Capdevila (RC Deportivo La Coruña, 2000-06) dan Ariel Ibagaza (RCD Mallorca, 2008).
  • Dalam tiga pertandingan melawan tim Italia sebagai pelatih Athletic dan Espanyol, Valverde selalu menang - dua kali di kandang dan satu tandang.



read more

Levski Sofia vs Lazio : Raport Pemain

, by idrayang


Raport para pemain Lazio saat melawan Levski Sofia (versi La Lazio Siamo Noi)

Bizzari : 6
2 kali memblok tendangan dari pemain Levski Sofia, bermain cukup baik setelah sempat melakukan kesalahan saat Lazio menjamu Salzburg di Olimpico.

Licthsteiner : 6
Untuknya tidak ada kata istirahat, pemain yang selalu jadi andalan Ballardini di lini belakang Lazio. Bermain ngotot saat bertahan dan mencoba sesekali menyerang.

Cribari : 6.5
Mendapat kritikan karena kebodohannya di partai melawan salzburg, namun malam ini ia bermain tenang dan membuat aman lini belakang.

Radu : 6.5
Banyaknya pemain cedera, membuatnya mendapat porsi bermain secara kontiniu, ini membuatnya semakin percaya diridan tenang.

Eliseu : 6.5
Membayar kepercayaan Ballardini dengan baik, meski dipasang sebagai bek kiri namun ia bermain tenang. Kecepatannya menjadi andalan dan mampu bekerja sama baik dengan Zarate.

Baronio : 6.5
Hampir setiap saat bola mengalir ke kakinya, seorang yang mampu mengatur tempo permainan.

Perpetuini : 6
Satu-satunya pemain muda yang diturunkan Ballardini, untuk pertama kalinya bermain sejak menit pertama dan full selama 90 menit.

Meghni : 7
Pergerakannya dengan atau tanpa bola membuat kocar-kacir pertahanan lawan, driblingnya menakjubkan. dan golnya dimenit ke 67 menunjukkan bakatnya yang masih terpendam.

Matuzalem : 6.5
Mencetak gol ke-200 Lazio, dan performance yang bagus dari pemain Brazil.

Zarate : 6.5
Kembali mencetak gol setelah golnya ke Palermo, kerjasamanya dengan Rocchi berjalan baik. Satu gol dan satu assist, selalu bergerak untuk membuat ruang bagi pemain lain.

Rocchi : 6.5
Sejak menit awal selalu merepotkan barisan pertahanan lawan. Golnya di menit ke 73, menunjukan ketenangannya sebagai striker veteran.

Pemain pengganti :

Dabo : 6
Foggia : 6 (dua assist yang sangat cemerlang)
Mauri : -


read more

Hasil lengkap Liga Eropa

, by idrayang


Hasil lengkap Liga Eropa
01/10/2009
PFC Levski Sofia0 - 4S.S. Lazio
FC Salzburg2 - 0Villarreal CF
FC Twente0 - 0FC Steaua Bucureşti
FC Sheriff0 - 1Fenerbahçe SK
AEK Athens FC1 - 0SL Benfica
FC BATE Borisov1 - 2Everton FC
Toulouse FC2 - 2Club Brugge KV
FC Shakhtar Donetsk4 - 1FK Partizan
FC København1 - 0AC Sparta Praha
PSV Eindhoven1 - 0CFR 1907 Cluj
Werder Bremen3 - 1Athletic Club Bilbao
FK Austria Wien1 - 1CD Nacional
RSC Anderlecht1 - 1AFC Ajax
FC Timişoara0 - 3NK Dinamo Zagreb
SK Slavia Praha1 - 5LOSC Lille Métropole
Valencia CF3 - 2Genoa CFC
Hamburger SV4 - 2Hapoel Tel-Aviv FC
Celtic FC1 - 1SK Rapid Wien
Sporting Clube de Portugal1 - 0Hertha BSC Berlin
FK Ventspils0 - 0SC Heerenveen
AS Roma2 - 0PFC CSKA Sofia
Fulham FC1 - 0FC Basel 1893
FC Dinamo 1948 Bucureşti0 - 1Panathinaikos FC
Galatasaray AŞ1 - 1SK Sturm Graz


read more

Review : Levski Sofia vs Lazio 0-4

, by idrayang


Kemenangan Manis

Kemenangan manis di raih pasukan biru langit, menghadapi tuan rumah Levski Sofia, Lazio sukses menceploskan 4 gol tanpa balas. Ini merupakan kemenangan pertama Lazio di fase group liga eropa. Di partai ini Matuzalem mencetak gol ke-200 Lazio sekaligus gol pembuka pesta Lazio.

Setelah hasil beberapa partai yang sangat mengecewakan, Lazio berhasil menepis semua keraguan dengan kemenangan besar malam tadi. Dengan hanya bermodalkan 3 bek yang tersisa, Ballardini mampu meracik team dengan baik, hasilnya permainan yang solid dan 4 gol yang indah.

Alternatif Kedua
Dipertandingan ini Ballardini menggunakan alternatif kedua dengan tetap mempertahankan pakem 4-4-2 dan mencoba Eliseu sebagai bek kiri, ditemani Lictsteiner, Radu dan Cribari. Lini tengah dipercayakan kepada Matuzalem, Meghni, Baronio serta pemain muda Perpetuini. Zarate dan ROcchi menjadi andalan didepan.

Gol Babak Pertama
Sejak awal Lazio telah memiliki peluang emas, sayang kiper Levski Sofia, Dimitrov mampu menghempaskan peluang dari Baronio serta Rocchi. Namun tak perlu menunggu lama, di menit ke 22' melalui serangan balik cepat, Zarate memberikan umpan kepada Matuzalem yang dengan cepat melepaskan tendangan keras yang tak mampu ditahan DImitrov, dan GOLLLLLLLLLLL 1-0 untuk Lazio. Gol Matuzalem ini juga sekaligus gol ke-200 Lazio dipentas eropa.

Gol kedua Lazio lahir dari kaki Mauro Zarate, di akhir babak pertama menerima Rocchi dari sisi kanan pertahanan Levsky Sofia, Zarate langsung melakukan tendangan first time yang tak mampu dijangkau Dimitrov. 2-0 Lazio memimpin.

Kepastian kemenangan
Memasuki babak kedua Levski Sofia melakukan dua pergantian pemain, dan mereka pun melakukan lebih banyak serangan dan terus menekan Lazio.
Menit ke 55', Dabo masuk menggantikan Baronio.
Menit ke 62', Zarate yang terlalu sering mendapat permainan kasar digantikan oleh Foggia. Hasilnya menit ke 67', Meghni menambah pundi gol Lazio setelah menerima umpan manis dari Foggia. 3-0 untuk Lazio.
Foggia kembali mengancam lewat tendangan jarak jauhnya sekitar 40 meter dari gawang, sayang hanya menghasilkan tendangan corner.
Namun Dimitrov kembali harus memungut bola dari gawangnya untuk keempat kalinya, saat Foggia kembali melepaskan umpan jauh, dan ketika bek Yordan Miliev tergelincir saat mencoba memblok umpan itu, Rocchi yang menerima langsung membayar kesalahannya dimenit awal pertandingan dengan melewati Dimitrov dan menceploskan bola ke gawang yang telah lowong. 4-0 Lazio menang.


Levski Sofia (4-4-1-1):
Dimitrov, Topuzakov (1'st Miliev), Geneve, Rabeh, Minev, Ze Soares, Bardon, Sarmov, Joazinho; Tasevski (1'st Tabakov), Hristov (25'st Yovov).


Cadangan : Hubchev, Wagner, Semyonovich, Baltanov.

Lazio (4-4-2): Bizzarri; Lichtsteiner, Cribari, Radu, Perpetuini; Meghni, Baronio (9'st Dabo), Matuzalem (28' Mauri), Eliseu; Zàrate (15'st Foggia), Rocchi.

Cadangan : Muslera, Luciani, Cavanda, Sevieri.

Referee: Ivanov (Rus)


Pencetak gol : 22' Matuzalem, 46' Zàrate, 67' Meghni, 73' Rocchi

kartu kuning : Lichtsteiner, Benzoukane, Bardon
Penonton : 15,000



read more

Menuju Levsky Sofia vs Lazio : Kemungkinan Formasi

, by idrayang


Kemungkinan Formasi

Levski Sofia (4-4-1-1)

31 Dimitrov; 15 Benzoukane, 5 Rabeh, 2 Genev, 14 Minev; 21 Ze Soares, 27 Bardon, 8 Sarmov, 20 Joazinho, 22 Tasevski; 99 Hristov.

Cadangan : (41 Hubchev, 25 Wagner, 55 Miliev, 70 Simonovic, 43 Tabakov, 30 Baltanov, 10 Yovov)
Pelatih : Dostanic

absen : Petkov, Mitrev, Tiberkanine

Lazio (4-3-1-2)

1 Bizzarri; 2 Lichtsteiner, 25 Cribari, 52 Luciani, 26 Radu; 6 Dabo, 8 Matuzalem, 5 Mauri, 7 Eliseu; 10 Zarate, 9 Rocchi.
Cadangan : (86 Muslera, 46 Cavanda, 99 Perpetuini, 42 Sevieri, 33 Baronio, 23 Meghni, 17 Foggia)
Pelatih : Ballardini

Absen : Scaloni, Siviglia, Diakitè, Brocchi, Cruz, Makinwa
Akumulasi : Kolarov

Wasit : Ivanov (Rus)


read more

Menuju Levsky Sofia vs Lazio : Kesempatan untuk Luciani

, by idrayang


Menghadapi Levsky Sofia, kemungkinan kesempatan untuk Alessio Luciani bek muda Lazio untuk tampil sangat besar. Ballardini kepada La Lazio Siamo Noi mengungkapkan bahwa ia akan memberikan kesempatan kepada Luciani.
Luciani adalah Kapten tim Primavera Lazio, dan kini ia berkesempatan menjajal kemampuannya di tim senior setelah Ballardini kehilangan banyak pemain belakangnya dan hanya menyisakan 3 pemain.
Sementara itu Ballardini juga berucap bahwa ia akan kembali memasang Kiper Albani Bizzari, meski di pertandingan pertama sempat melakukan blunder namun Ballardini akan memberikan kesempatan sekali lagi.


read more

Menuju Levsky Sofia vs Lazio

, by idrayang



Lazio akan segera kembali melanjutkan petualangan mereka di Liga eropa, Dipertandingan perdana Lazio kalah 1-2 oleh Salzburg di Olimpico. Kini mereka akan menghadapi Klub Belgia Levski Sofia.

Kondisi tim Lazio sedang buruk, Ballardini dipastikan kehilangan banyak pemain inti di posisi pemain bertahan. Sevilla, Faraoni, Scaloni absen karena cedera, Kolarov terkena akumulasi kartu, Del Nero yang kini bertransformasi menjadi seorang bek kiri baru tidak terdaftar di liga eropa sama halnya dengan Stendardo, Artipolli serta Bonetti, terakhir Diakite diragukan untuk tampil besok. Ballardini kini hanya memiliki 3 pemain untuk mengisi lini belakang mereka adalah Lichtsteiner, Cribari serta Radu.

Kini Ballardini hanya memiliki sedikit alternatif guna menghadapi masalah ini, yakni mencoba untuk mengadaptasi seorang gelandang bertahan menjadi seorang bek sentral (seperti halnya yang pernah dialami oleh Giannicheda) atau memberikan kesempatan pemain muda untuk menggantikan peran pemain inti atau mencoba pakem baru yakni pola 3-5-2?.

Untuk alternatif pertama, Ballardini mungkin bisa mencoba Dabo untuk mengisi posisi lowong di lini belakang. Namun resikonya mungkinkah Dabo bisa bermain bagus di posisi yang jelas-jelas bukan favoritnya, seperti yang pernah di lakoni oleh Giannicheda. Mungkin juga Eliseu di berikan kesempatan untuk mengisi posisi bek kiri.

Alternatif kedua bila Ballardini memberikan kesempatan untuk pemain muda, kemungkinan kesempatan itu diberikan kepada kapten tim Primavera Lazio Alessio Luciani. atau mungkin Perpetuini dicoba untuk beradaptasi sebagai bek sentral?.

Alternatif ketiga mungkin lebih simpel, Ballardini mengubah pola 4-4-2 menjadi 3-5-2 dengan Lichtsteiner, Cribari dan Radu di belakang. disini sosok Lictsteiner menjadi pertanyaan mengingat dia adalah bek kanan dan bakal beradaptsi menjadi bek central dengan pola tiga bek. Dengan tiga bek berarti lima gelandang bisa diisi dengan Mauri, Eliseu atau Foggia sebagai sayap di kanan dan kiri. Pilihan di tengah bisa Dabo, Meghni, Matuzalem, Baronio atau Perpetuini minus Brocchi yang masih di landa cedera. Didepan, dua striker bakal jatuh kepada Zarate dan Rocchi setelah Cruz dipastikan absen.

Daftar pemain yang dibawa :
1) Gonzo, 86) Muslera, 25) Cribari, 26) Radu, 2) Lichtsteiner, 6) Dabo, 23) Meghni, 8) Matuzalem, 5) Mauri, 99) Perpetuini, 7) Eliseu, 17) Foggia, 10) Zarate, 33) Baron, 9) Rocchi, 42) Sevier, 52) Luciani, 46) Cavanda


read more

Menuju Levski Sofia vs Lazio

, by idrayang


Di akhir Latihan sore yang dijalani tim Lazio, Pelatih pasukan biru langit tersebut mengeluarkan daftar nama pemain yang akan dibawanya saat menghadapi Levski Sofia dilanjutan Liga Eropa nanti :

1) Gonzo, 86) Muslera, 25) Cribari, 26) Radu, 2) Lichtsteiner, 6) Dabo, 23) Meghni, 8) Matuzalem, 5) Mauri, 99) Perpetuini, 7) Eliseu, 17) Foggia, 10) Zarate, 33) Baron, 9) Rocchi, 42) Sevieri, 52) Luciani, 46) Cavanda

(sslazio.it)


read more

Followers