,
by
idrayang
Lazio sukses menahan imbang juara bertahan AC Milan dikandang Rossoneri di San Siro. Meski sempat unggul 2-0 di 25 menit pertama lewat gol Klose di menit ke 12 dan Cisse di 21', Lazio harus rela skor akhir menjadi 2-2 setelah Cassano dan Ibrahimovic masing-masing di menit 28 dan 33.
Bermain di kandang Milan ternyata tidak membuat Biancoceleste bermain bertahan, para pemain Lazio terlihat pede diawal babak pertama dan mampu mngimbangi permainan dari Milan.
Milan sempat mendapat peluang pertama lewat aksi Aquilani, beruntung kiper Lazio Bizzari mampu memblok tendangan menyusur tanah Aquilani yang tinggal berhadapan dengannya.
Sebuah serangan cepat dari Lazio yang berawal dari umpan Bizzari yang mengarah langsung ke Mauri, diterima Mauri dengan dadanya, dengan cerdik Mauri melepaskan umpan tepat ke Klose yang saat itu tengah diapit dua bek Milan, dengan kelasnya striker anyar asal Jerman itu berhasil melewati Nesta dan langsung melepaskan tendangan dengan kaki kirinya yang tak bisa di raih oleh Abiatti. Lazio unggul 1-0.
Mauri kembali mengarsiteki gol kedua Lazio, sebuah umpan manisnya berhasil di teruskan lewat kepala Djibril Cisse, Lazio dengan cepat memimpin 2-0.
Sayang keunggulan 2-0 tidak bisa pertahankan oleh Lazio, Ibrahimovic dan Cassano sukses membuat Lazio gagal meraih 3 poin yang sejak lama sulit diraih bila bermain di kandang AC Milan.
DI babak kedua kedua tim silih berganti mendapat peluang emas, beberapa kali Milan melalui Cassano Pato, dan Boateng berhasil mendapatkan peluang emas, beruntung mistar gawang dan kehebatan Bizaari berhasil menyelamatkan Lazio.
Satu peluang emas Cisse berhasil digagalkan oleh Alessandro Nesta, Lazio pun harus pulang dengan satu poin, meski begitu hasil tersebut memberikan prospek bagus bagi Lazio di musim ini.
Support Laziale...
read more
,
by
idrayang
Lima partai terakhir akan menentukan langkah Lazio dalam menggapai zona Liga Champion musim depan. Setelah sukses memutus streak tiga kekalahan tandangnya di Serie A, Biancoceleste kini bertekad melanjutkan perjuangan di akhir pekan ini. Tak mudah karena lawan yang bakal dihadapi pada Sabtu (23/4) di Giuseppe Meazza adalah Inter Milan. Gli Aquilotti pasti bakal ngotot karena bonusnya adalah naik ke peringkat tiga.
Tambahan tiga poin membuat Tim Elang menyamai torehan 63 poin milik si biru hitam. Karena di Serie A penentuan klasmen saat terjadi poin yang sama mengacu pada duel head-to-head. Inter Milan pun tersingkir karena di Olimpico kalah 1-3.
Kemenangan 4-1 atas Catania akhir pekan kemarin menjadi salah satu pemecut semangat birulangit. Kemenangan tersebut memutus kebiasaan Lazio selalu kalah di tiga laga tandang terbaru, Catania sendiri tim jago kandang yang sedang dalam streak empat kemenangan di Angelo Massimino.
Support Laziale...
Berkat hasil itu, tak heran bila kini pasukan Edoardo Reja tak takut pada status Inter sebagai jago kandang. Langkah Inter Milan sendiri belakangan ini tidak begitu bagus. Selain tersingkir dari Liga Champions, peluang Scudetto juga kian menjauh seiring dengan hasil-hasil kurang memuaskan. Meski begitu Inter tetap harus di waspadai selain mereka ingin bangkit, Inter Milan Di bawah Leonardo selalu menang dalam sembilan laga kandang di Serie A.
Reja harus menurunkan skuad terbaiknya mengingat Inter Mian dihuni pemain papan atas, kombinasi Fantastic Four Lazio (Zarate, Hernanes, FLoccari dan Mauri) tetap menjadi andalan bagi Lazio. Dukungan dari lini kedua yang digalang Ledesma diharapkan bisa mencegah permainan dari lini tengah Inter Milan.
Kelelahan yang dialami oleh Inter Milan kala menghadapi ass Rioma di semifinal pertama Coppa Italia di pertengahan minggu ini wajib di manfaatkan oleh skuad Lazio.
Kemenangan menjadi jaan untuk meluluskan Lazio ke Liga Champion, para pesaing di bawah Lazio seperti Udinese dan Rioma masih sangat dekat dan bila terpeleset lazio bisa saja kembali keluar dari empa besar. Semoga sang elang kembali terbang tinggi malam ini.. FORZA LAZIO!!!!!
Perkiraan Formasi :
INTER (4-3-1-2): 1 Julio Cesar; 13 Maicon, 15 Ranocchia, 6 Lucio, 55 Nagatomo; 4 Zanetti, 19 Cambiasso, 5 Stankovic; 10 Sneijder; 7 Pazzini, 9 Eto’o.
LAZIO (4-2-3-1): 86 Muslera; 2 Lichtsteiner, 20 Biava, 6 Dias, 14 Garrido; 32 Brocchi, 24 Ledesma; 6 Mauri, 22 Floccari, 8 Hernanes; 10 Zarate.
read more