Tak Dapat Dipercaya..

, by idrayang

FIORENTINA 1 VS 0 LAZIO


Semua yang terjadi di partai Fiorentina vs Lazio sungguh sulit untuk dipercaya, sejak dimulai Lazio sudah menekan pertahanan Fiorentina tercatat kurang lebih 5 peluang emas yang seharusnya menjadi gol di babak pertama, beberapa kali Pandev dan Zarate tinggal berhadapan dengan Frey namun keduanya gagal menaklukan kiper Perancis tersebut.

Rossi menurunkan tridente minus Rocchi yang digantikan oleh Foggia, dan kombinasi ini terlihat bermain efektif dengan mengandalkan kecepatan dan skill mereka, ketiga penyerang ini mampu mendobrak 4 bek yang dipasang Prandelli. Lazio sejak menit 17 sudah bermain dengan hanya 10 orang setelah De Silvestri terkena kartu kuning kedua setelah pelanggarannya menarik kaos pemain Fiorentina.

Meski hampir 75 menit bermain dengan 10 orang namun Lazio masih mampu meladeni permainan Fiorentina bahkan Lazio seharusnya keluar sebagai pemenang karena sekian banyaknya peluang, namun sepertinya dewi fortuna benar-benar menjauhi Lazio, sentuhan emas dari Pandev seakan hilang ketajaman Zarate tak terlihat lagi. Finishing mereka sangat buruk. Ditambah lagi penampilan Frey yang super cemerlang dan tiang gawang yang menolong mereka saat tendangan bebas yang dilepaskan Foggia sudah hampir 100% menjadi gol.

Rossi pun beberapa kali seperti tak percaya dengan apa yang terjadi, beberapa kali peluang emas namun tak satupun yang menjadi gol.

Fiorentina Beruntung

Pelatih Fiorentina Prandelli pun mengakui bahwa timnya tak pantas meraih kemenangan, di konferensi pers setelah pertandingan ia mengakui "Fiorentina sangat beruntung, kami tak pantas menang. Sungguh kami memiliki karakter yang bagus kami telah berusaha meraih kemenangan hingga akhir pertandingan. Kami melakukan banyak kesalahan dan menjadi suatu yang berbahaya. Kami benar.. benar.. benar beruntung. Kesalahan terjadi sejak awal tapi Seba (Frey) telah menyelamatkan kami dari serbuan Lazio dan di babak kedua kami lebih tenang."

Babak kedua memang pertandingan sedikit imbang meski Lazio masih mendominasi, kedua tim saling menciptakan peluang, namun kedua kiper tim Frey di Fiorentina dan Muslera di Lazio sama-sama bermain cantik di hari itu.

Muslera bermain lain dari pertandingan sebelumnya, ia mampu beberapa kali berhasil mengkandaskan peluang Mutu dan Gilardino, bahkan Gilardino terlihat frustrasi meski akhirnya di menit-menit akhir Gilardino mampu menceploskan gawang setelah memanfaatkan bola rebound setelah Muslera menepis tendangan Adrian Mutu.

Malam yang sungguh sulit untuk dipercaya, Lazio tak pantas untuk kalah. Namun harus diakui penyerang Lazio harusnya bisa berbuat lebih baik dari yang dilakukan dipertandingan itu, Zarate dan Pandev tak seperti seorang gladiator seperti di awal-awal musim, mereka seperti kehilangan sentuhannya. Mungkinkah dipertandingan berikutnya Dewi Fortuna bakal mendekati mereka?. (idr)

Followers