FInal Coppa : Analisis

, by idrayang


Lazio vs Sampdoria Analysis
Dua tim pembunuh raksasa di semifinal bakal saling beradu, Lazio yang sukses merontokkan Juventus dua kali di Semifinal kandang dan tandang akan berhadapan dengan Sampdoria yang menekuk Inter dengan agregat 3-1.

Kedua tim telah cukup lama tidak merasakan gelar coppa italia, LAzio terakhir merebut juara pada tahun 2004 saat masih ditukangi Pelatih muda Roberto "Mancio" Mancini, sedangkan Sampdoria terakhir merengkuhnya pada tahun 1994 dan saat itu Roberto Mancini juga termasuk dalam skuad saat itu.

Lazio dan Sampdoria sama-sama telah meraih 4 kali gelar juara, Lazio meraihnya pada tahun 1958 lewat gol Prini dan 1998 melawan AC Milan, tahun 2000 dengan mengalahkan Inter Milan dan terakhir 2004 melawan Juventus.
Sampdoria meraih 4 gelar juara dalam rentang 10 tahun yaitu 1985 1988, 1989, dan 1994, saat itu Sampdoria memiliki skuad terbaik mereka seperti
Gianluca Pagliuca, Gianluca Vialli, Roberto Mancini, Toninho Cerezo, Pietro Vierchowod and Attilio Lombardo. Keempat gelar Sampdoria tersebut dicapai saat Roberto Mancini masih berseragam Sampdoria.

Saat ini kedua tim memiliki duet striker yang dinilai memiliki masa depan cerah di seri-a , di Lazio ada Mauro Zarate dan Goran Pendev dengan didukung oleh Tommaso Rocchi sedang Sampdoria mengandalkan duet italiano yakni Antonio Cassano dan Giampaolo Pazzini.

Sampdoria dipartai terakhir seri-a memberikan ancaman untuk Lazio dengan menghantam Reggina dengan skor telak 5-0 sedang sebaliknya lazio malah bermain mengecewakan di depan publiknya sendiri setelah dikalahkan Udinese 1-3.

Final sendiri akan diadakan di Olimpico kandang dari pasukan biru langit, seharusnya ini menjadi poin plus untuk Lazio mengingat Lazio bakal mendapat dukungan maksimal dari tifosinya, meski begitu Lazio patut berhati-hati mengingat bebarapa partai kandang terakhir Lazio malah menjadi bulan-bulanan tamunya.

Delio Rossi sendiri menjanjikan perubahan pada permainan Lazio saat Final nanti, Lazio akan kehilangan Matuzalem yang absen karena sanksi. Sedang nasib Foggia dan Pandev masih belum jelas, kabar Foggia lebih baik ketimbang Pandev yang kemungkinan akan hadir di Final melalui bangku cadangan.

Juara Coppa adalah satu-satunya jalan Rossi untuk merealisasikan target Eropa yang diharapkan Lotito, setelah di liga Lazio sepertinya sudah sulit untuk bersaing ke atas. Buruknya lini belakang Lazio dan mandulnya lini depan membuat Lazio tak mampu meraih poin maksimal.

Pertemuan antara Lazio dan Sampdoria di musim ini juga berimbang Lazio berhasil menang saat menjamu Sampdoria di Olimpico, begitu juga Sampdoria yang sukses menekuk Lazio di kandang mereka.

Followers