Siviglia "Lazio akan selalu di hatiku"

, by idrayang




Siviglia bek tengah Lazio selama 6 musim terakhir mengaku berharap bisa menghabiskan karir sepakbolanya bersama Lazio, namun ia juga mengerti bila akhirnya ia harus pergi ke klub lain musim depan.

Siviglia mengakui 6 musim bersama Lazio adalah kenangan yang indah, "Dua gelar yang kami raih setahun yang lalu membuat saya hidup kembali, juga babak kualifikasi di Liga Champion di musim ketiga saya."

Bersama Lazio ia memang mendapatkan kepercayaan penuh untuk menjaga lini belakang Lazio, berbeda saat ia di dua tim besar lainnya yang pernah ia bela yakni Ass Rioma dan Parma, di sana ia kalah saing.

Kedatangannya di Lazio adalah di musim 2004-2005, ketika itu ia dipinjamkan dari Parma, meski usianya 31 tahun ia mendapat tempat tim tim inti Lazio yang memang ketika itu lini belakang Lazio hanya menyisakan Fernando Couto, Paolo Negro dan Massimo Oddo. Pilar Lazio seperti Jaap Stam, Sinisa Mihajlovic dan Fabrizio Favalli telah hijrah ke klub lain.

Pemain yang bertugas sebagai kapten pengganti setelah Rocchi dan Ledesma ini pernah bersengketa dengan tifosi Lazio, tepatnya di musim lalu ketika ia melakukan selebrasi setelah ia mencetak gol ke gawang Torino, selebrasinya itu seperti menyindir para tifosi yang memang saat itu sedang kecewa dengan hasil yang di raih tim, namun Siviglia mengakui itu bukan maksudnya.

"Sebuah kesalahpahaman besar. selebrasi saya setelah mencetak gol ke Torino tidak kontroversi, saya hanya ingin meriahkan publik yang dalam masa sulit.. Sayangnya itu disalahpahami. Tapi gol saya tahun ini melalui tumit ke Fiorentina memungkinkan saya untuk melakukan selebrasi damai dengan tifosi Lazio."

Siviglia juga mengerti bila skuad yang ada memang terlalu berlebih, meski ia yakin di usianya yang sekarang ia masih berguna untuk lazio setidak untuk satu musim berikutnya. Lotito tampaknya tak akan memperpanjang kontrak pemain berumur 37 tahun ini, di lini belakang sudah ada Dias, Stendardo, Biava dan Radu yang notabene jauh lebih muda dari dirinya.

Partai melawan Udinese di Olimpico dimana Lazio menang 3-1 mungkin menjadi partai terakhirnya berserahgam Lazio, namun begitu Siviglia berkata "Lazio akan selalu dihatiku, meskipun jika bertemu sebagai lawan."



Support Laziale...


Followers